SEMARANG, Desapenari.id – Peringatan keras dilayangkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) kepada seluruh penumpang! Stopkontak di dalam kereta api bukanlah mainan, apalagi tempat mencolokkan peralatan elektronik sembarangan. Pihak KAI dengan tegas melarang penggunaan alat-alat berdaya besar, dan larangan ini bukan tanpa alasan. Perlu Anda ketahui, insiden viral seorang penumpang nekat memasak mi instan menggunakan kompor listrik di dalam gerbong kereta baru-baru ini menjadi pemicu utama dikeluarkannya pengingat tegas tersebut. Setelah kejadian itu, tentu saja kekhawatiran besar muncul di kalangan manajemen KAI.
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, langsung angkat bicara. Menurut penegasannya, fasilitas kelistrikan yang tersedia di dalam kereta hanya dirancang khusus untuk perangkat-perangkat berdaya rendah. Jadi, jangan heran jika hanya HP, laptop, earphone, dan tablet yang boleh mengisi daya di sana. “Selain gadget-gadget tersebut, dengan tegas kami melarang penumpang menggunakan stopkontak kereta untuk keperluan lain, apalagi alat elektronik rumah tangga,” ujar Luqman dengan lugas pada Rabu (22/4/2026). Oleh karena itu, mulailah bijak memanfaatkan fasilitas umum ini.
DAFTAR HITAM ELEKTRONIK! Jangan Pernah Mencolokkan Barang-Barang Ini ke Stopkontak Kereta, Kalau Tidak Mau Celaka!
Lebih lanjut, Luqman memberikan penjelasan teknis yang sangat penting. Penggunaan perangkat dengan daya listrik besar, menurutnya, berpotensi besar mengganggu sistem kelistrikan kereta secara keseluruhan. Akibatnya, perjalanan Anda dan ratusan penumpang lain bisa terancam bahaya! Jadi, catat baik-baik, berikut ini adalah contoh alat elektronik yang masuk daftar hitam dan dilarang keras digunakan pada stopkontak kereta:
- Hair dryer (pengering rambut) – Jangan coba-coba merapikan rambut di atas kereta!
- Catokan rambut – Mau rambut lurus atau keriting, tahan dulu sampai tujuan, ya!
- Rice cooker – Ini bukan dapur pribadi, jadi jangan masak nasi di dalam gerbong!
- Kompor listrik – Contoh paling fatal seperti yang viral! Jangan ditiru!
- Teko listrik – Rebus air? Bisa-bisa seluruh gerbong mati listrik!
- Kipas angin – Meski cuaca panas, tetap gunakan fasilitas AC kereta saja.
Selain alat-alat di atas, KAI juga memberikan peringatan tambahan yang sering disepelekan. Penumpang juga tidak diperbolehkan mengisi daya powerbank langsung melalui stopkontak kereta. Mengapa? Karena kebiasaan ini ternyata ikut membebani sistem kelistrikan secara signifikan. “Semua larangan ini kami terapkan karena dapat mengganggu kenyamanan penumpang lainnya,” tegas Luqman lagi. Lebih dari itu, potensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api adalah prioritas utama yang harus kami jaga.
INI DIA SOLUSINYA! Lakukan 4 Hal Penting Ini Saat Mengisi Daya di Kereta Agar Aman dan Selamat Sampai Tujuan
Sebagai gantinya, KAI dengan hangat mengimbau seluruh pelanggan untuk menggunakan fasilitas listrik secara lebih bijak. Fokuskan penggunaan stopkontak hanya untuk kebutuhan pengisian daya gadget utama Anda, seperti ponsel, tablet, dan laptop. Jangan tergoda untuk menyalurkan hobi memasak atau merapikan rambut di atas kereta, karena risikonya sangat fatal.
Khawatir yang lebih besar muncul jika penggunaan listrik secara berlebihan dilakukan bersamaan. Mari kita bayangkan, jika sepuluh penumpang serentak menyalakan kompor listrik dan rice cooker, apa yang terjadi? Sistem kelistrikan kereta pasti akan kelebihan beban. Akibatnya, bisa memicu korsleting yang langsung berdampak buruk pada kelancaran perjalanan kereta. Jadi, demi keselamatan bersama, mari kita patuhi aturan sederhana ini.
Selain itu, Luqman juga memberikan tips praktis untuk keamanan ekstra. Pertama, pastikan kepala charger Anda tidak dalam kondisi panas sebelum mencolokkannya. Kedua, segera cabut kabel charger setelah daya gadget terisi penuh. Kebiasaan kecil ini sangat diperlukan untuk menghindari potensi korsleting yang membahayakan. Dengan melakukan dua langkah sederhana ini, Anda sudah turut menjaga keselamatan seluruh gerbong.
Tak hanya itu, sikap saling menghargai juga sangat diperlukan. Luqman mengingatkan penumpang untuk menggunakan stopkontak secara bergantian apabila posisinya berdekatan dengan orang lain. Jangan egois dan memonopoli colokan! Jika Anda melihat ada penumpang lain yang sedang membutuhkan, berikan giliran dengan lapang dada. Dengan cara ini, perjalanan akan terasa lebih nyaman bagi semua pihak.
DARURAT? BEGINI CARANYA! Langsung Hubungi Petugas Jika Melihat Pelanggaran atau Kendala di Stopkontak Kereta
Nah, bagaimana jika Anda mengalami kendala selama perjalanan? Jangan pernah diam saja! Segera hubungi kondektur yang bertugas di kereta Anda. Mereka sudah siap siaga membantu penumpang yang kebingungan. Untuk memudahkan Anda, nomor kontak petugas tersebut tersedia di dinding setiap gerbong. Jadi, jangan malas untuk melihat sekeliling.
Beragam saluran pengaduan juga telah disediakan KAI untuk keluhan Anda. Anda bisa menyampaikan keluhan melalui Contact Center KAI yang terpercaya. Selain itu, tim media sosial mereka juga aktif menerima pesan. Jangan lupa, email resmi cs@kai.id juga siap menampung keluhan Anda. Untuk yang lebih praktis, WhatsApp di nomor 08111-2111-121 atau telepon langsung ke (021) 121 adalah pilihan tercepat. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak melapor!
“Kami juga berpesan dengan penuh harap kepada seluruh pelanggan,” pungkas Luqman di akhir pernyataannya. “Selalu patuhi aturan yang telah ditetapkan, jaga ketertiban bersama, dan rawatlah fasilitas kereta api serta stasiun dengan baik. Ingatlah, layanan kereta api adalah fasilitas umum milik kita semua, dan menjaganya adalah tanggung jawab bersama demi kenyamanan dan keselamatan bersama.”
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

