CIANJUR, Desapenari.id – Hujan deras yang terus mengguyur Kabupaten Cianjur kembali bikin pusing para pengguna kereta api. Kali ini, dampaknya sungguh fatal! Bayangkan, intensitas curah hujan yang super tinggi di wilayah Kabupaten Cianjur baru-baru ini secara langsung merusak salah satu jalur transportasi favorit warga. Akibatnya, operasional kereta api pun terganggu parah.
Lantas, di mana tepatnya lokasi kejadian nahas ini? Ternyata, jalur rel di petak jalan Cibeber–Lampegan mengalami penggerusan atau dalam bahasa lokal disebut gogosan. Peristiwa mengerikan ini disebabkan oleh terjangan air hujan yang begitu deras pada Rabu (22/4/2026).
Demi Keselamatan, KAI Langsung Ambil Tindakan Drastis
Mengetahui kondisi memprihatinkan ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung pun gerak cepat. Mereka tidak mau ambil risiko. Oleh karena itu, pihak KAI dengan tegas memutuskan untuk membatalkan seluruh perjalanan KA Siliwangi. Relasi Sukabumi–Cipatat (PP) untuk hari Kamis (23/4/2026) pun resmi dihentikan sementara. Keputusan ini semata-mata demi menjamin keselamatan para penumpang setia KAI.
Tragedi di Tengah Proses Perbaikan: Air Bah Kembali Menggerus Rel
Nah, tragisnya, insiden penggerusan jalur KA ini terjadi tepat di KM 73+9/0 petak jalan Cibeber–Lampegan. Coba tebak? Lokasi tersebut sebenarnya sedang dalam tahap perbaikan intensif oleh tim KAI. Namun, sialnya, debit air yang meningkat drastis akibat hujan deras kembali mengikis struktur jalur rel yang sudah rapuh.
Menurut Manajer Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, pembatalan ini bukan keputusan dadakan. Pihaknya langsung memutuskan setelah pemantauan kondisi lapangan menunjukkan hasil yang mengkhawatirkan. Risiko terhadap keselamatan perjalanan sudah di depan mata, sehingga tidak ada pilihan lain selain membatalkan operasional.
“Kami terus memantau perkembangan kondisi di lapangan, terutama pada titik terdampak di KM 73+9/0 petak jalan Cibeber–Lampegan. Hujan deras yang terjadi hari ini menyebabkan debit air meningkat dan kembali menggerus struktur jalur yang sedang dalam proses perbaikan,” jelas Kuswardojo dalam keterangan resminya, Kamis (23/4/2026).
Tercatat! 6 Perjalanan dalam Sehari Dibatalkan Secara Total
Dampak dari kerusakan jalur ini sebenarnya sudah mulai terasa sejak Rabu malam. Coba simak, KA Siliwangi (345) relasi Cipatat–Sukabumi terpaksa berhenti di tengah jalan. Kereta tersebut hanya dijalankan hingga Stasiun Cibeber, tanpa melanjutkan perjalanan ke Sukabumi. Pasti para penumpang kecewa berat, ya?
Nah, untuk hari Kamis ini, PT KAI mengambil keputusan yang lebih ekstrem. Mereka membatalkan total enam perjalanan KA Siliwangi. Bayangkan, enam perjalanan dalam sehari lenyap begitu saja! Tidak main-main, KAI benar-benar serius mengutamakan keselamatan di atas segalanya.
“Demi keselamatan perjalanan kereta api, kami memutuskan untuk membatalkan perjalanan KA Siliwangi (345) hari Rabu, 22 April 2026 serta seluruh perjalanan KA Siliwangi untuk keberangkatan hari ini Kamis, 23 April 2026,” tambah Kuswardojo dengan nada tegas.
Saat ini, kabar baiknya, tim prasarana KAI Daop 2 Bandung sudah dikerahkan ke lokasi kejadian. Mereka tengah melakukan penanganan intensif dan gotong royong memperbaiki jalur. Harapannya, jalur dapat segera pulih dan dilalui kembali secara normal.
Kabar Gembira! KAI Siapkan Refund 100 Persen untuk Penumpang
Meski situasi sedang kacau, PT KAI tidak lupa bertanggung jawab. Mereka menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan. Sebagai bentuk kompensasi yang menarik perhatian, penumpang yang terdampak pembatalan dapat melakukan pengembalian bea tiket atau refund 100 persen!
Ini kesempatan emas bagi calon penumpang yang sudah beli tiket. Namun, perhatikan baik-baik ketentuan pengembalian tiket KA Siliwangi berikut ini:
Pertama, bea tiket dikembalikan sebesar 100 persen, meskipun biaya pemesanan tidak termasuk. Artinya, uang Anda kembali utuh! Kedua, masa klaim pembatalan berlaku hingga 7×24 jam dari jadwal keberangkatan. Jadi jangan sampai melewatkan batas waktu ini, ya! Ketiga, proses pembatalan dapat dilakukan dengan mudah. Anda bisa mendatangi loket stasiun atau mengakses layanan pelanggan resmi KAI.
Pesan Penting: Pantau Terus Informasi dari KAI
Sebagai penutup, masyarakat diimbau untuk terus memperbarui informasi operasional kereta api. Jangan sampai ketinggalan berita terbaru! Gunakan kanal resmi PT KAI untuk mengantisipasi perubahan jadwal akibat kondisi cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah ini.
Tetap waspada dan utamakan keselamatan, ya!

