MEDAN, Desapenari.id – Geger! Seorang perwira polisi berpangkat Kompol berinisial DK kini terancam sanksi berat usai videonya yang bikin geleng-geleng kepala menyebar luas di media sosial. Apa isinya? DK terlihat dengan santuy menghisap vape yang diduga mengandung narkoba sambil bermesraan dengan seorang wanita yang bukan istrinya!
Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Ferry Walintukan, dengan tegas mengungkapkan bahwa Kompol DK bakal menghadapi sanksi disiplin yang tidak main-main. “Setelah videonya viral di mana-mana, kami langsung menahan DK di tempat khusus (patsus),” jelas Ferry dengan nada serius.
Lanjutnya, “Pasti dia melanggar kesusilaan karena tindakannya sudah mencoreng citra kepolisian. Minimal dia kena tindakan disiplin atau sanksi kode etik, tidak bisa lolos begitu saja!” tegas Ferry saat dihubungi melalui telepon seluler pada Jumat (1/5/2026).
Peristiwa Setahun Lalu Kembali Diungkap
Ferry kemudian menjelaskan bahwa kejadian memalukan itu sebenarnya sudah terjadi tahun lalu. Saat itu, DK masih menjabat sebagai Kanit 1 Subdit III Ditresnarkoba Polda Sumut. “Video itu rekaman dari tahun lalu, kemungkinan besar antara Januari atau Februari,” ungkap Ferry sembari menggelengkan kepala.
Yang lebih ngenes, berdasarkan pengakuan DK kepada pihak berwenang, dia melakukan semua itu saat tengah menyelidiki kasus narkoba! DK berkilah bahwa perbuatan kontroversialnya itu merupakan bagian dari upaya mencari informasi di lapangan.
Namun, Ferry dengan sigap membantah alasan tersebut. “Maaf ya, tindakan DK yang bermesraan dengan wanita itu sama sekali tidak bisa dibenarkan, apapun alasannya!” serunya dengan tegas.
Dipatsus! Propam Bergerak Cepat
Pihak kepolisian pun langsung bertindak tanpa menunggu lama. “Kami dari pimpinan langsung memerintahkan pemeriksaan, dan setelah melihat bukti videonya, kami putuskan untuk mematsus DK karena tindakannya melanggar kesusilaan dan tidak pantas sebagai seorang perwira,” tambah Ferry.
Apa itu patsus? Tempat khusus yang disediakan untuk menahan anggota bermasalah selama proses pemeriksaan berlangsung. DK pun kini harus merasakan dinginnya sel tahanan internal.
Urine Negatif, Tapi Masih Diselidiki Lebih Dalam
Menariknya, hasil tes urine DK menunjukkan negatif. Namun, Propam Polda Sumut tidak langsung puas dengan hasil tersebut. Mereka tetap melakukan pencocokan data dari berbagai sumber lain untuk memastikan apakah DK pernah mengkonsumsi narkoba atau tidak.
“Yang menjadi masalah utama, misalnya saja dulu dia pernah mengonsumsi narkoba, tapi sudah berlalu setahun. Sekarang dicek sudah tidak ada lagi jejaknya. Sekarang kan sudah Januari 2026, tapi kami tidak berhenti di sini. Kami terus mendalami kasus ini karena masih ada data-data lain yang bisa kami kumpulkan,” tandas Ferry dengan penuh keyakinan.
Potongan Video yang Bikin Publik Geram
Sebelum kabar ini merebak, video pendek yang memperlihatkan perwira menengah Polda Sumut, Kompol DK, dengan gaya tak lazim sudah menjadi perbincangan hangat netizen. Dalam rekaman tersebut, DK terlihat menghisap vape sambil bermesraan dengan teman wanitanya di jalan umum!
Bahkan, di salah satu potongan video, masyarakat bisa melihat DK berjalan sempoyongan seperti orang kehilangan keseimbangan sambil tetap setia menghisap vape-nya. Tak hanya itu, tubuh DK juga tampak menggigil hebat hingga teman wanitanya harus membopongnya pergi dari lokasi.
Sanksi Etik Tak Terhindarkan
Para pengamat kepolisian menilai bahwa kasus Kompol DK ini akan menjadi ujian serius bagi komitmen institusi Polri dalam membersihkan oknum-oknum yang mencoreng nama baik korps.
“Sanksi etik seharusnya dijatuhkan seberat-beratnya. Seorang penyidik narkoba malah ketahuan bermesraan dengan wanita lain sambil diduga mengisap vape berbahaya. Ini ironi yang sangat memalukan,” ujar salah satu pengamat kepolisian yang enggan disebutkan namanya.
Sementara itu, pihak kepolisian terus berjanji akan memproses kasus ini hingga tuntas. “Kami tidak akan mentolerir pelanggaran sekecil apapun, terutama yang sudah viral dan merusak citra institusi,” pungkas Ferry.
Publik pun kini menanti dengan penasaran: berapa lama Kompol DK akan mendekam di patsus? Dan yang lebih penting, apakah vape yang diisapnya benar-benar mengandung narkoba atau ada penjelasan lain di balik videonya yang viral itu? Semua pertanyaan ini baru akan terjawab setelah proses pemeriksaan internal selesai dilakukan.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

