MEDAN, Desapenari.id — Serangan brutal yang diduga dilakukan oleh geng motor berhasil menggemparkan warga Deli Serdang! Sebuah gudang peternakan di Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, menjadi sasaran amukan puluhan pemuda bersenjata tajam dan petasan. Aksi biadab ini terekam jelas oleh kamera CCTV, lalu videonya pun langsung menyebar liar dan viral di berbagai platform media sosial.
Ketika video singkat namun mengerikan itu diputar ulang, tampak puluhan pemuda dengan gagah berani mengendarai sepeda motor sambil memegang senjata tajam. Mereka datang bergerombol menuju gudang, lalu melancarkan serangan bertubi-tubi. Petasan mereka lemparkan ke dalam area gudang, sementara kendaraan yang terparkir dengan berani mereka rusak menggunakan senjata tajam. Suasana malam yang tenang berubah menjadi kacau balau dalam sekejap!
“Geng motor ngamuk serang gudang di wilayah hukum Polsek Medan Tembung! Satu orang babak belur dibacok, tiga unit motor digasak paksa!”
Itulah bunyi narasi menegangkan dari akun yang pertama kali mengunggah video tersebut. Tidak heran jika warganet langsung gempar dan ramai membagikannya.
PENJAGA GUDANG CERITAKAN DETIK-DETIK MENEGANGKAN
Ruslan, pria berani yang bertugas sebagai penjaga gudang industri, dengan suara bergetar menceritakan kembali kejadian nahas itu. Menurutnya, serangan gila-gilaan ini terjadi pada Kamis (30/4/2026) dini hari, saat kebanyakan orang sedang terlelap. Saat itu, Ruslan baru saja beranjak menuju gudang dengan mengendarai sepeda motornya. Namun, nasib buruk sudah menanti di belakangnya.
“Rupanya saya sudah dikejar dari belakang sama mereka (geng motor) tanpa saya sadari!”
ujar Ruslan dengan ekspresi masih ketakutan saat ditemui di lokasi pada Jumat (1/5/2026).
Begitu menyadari ada yang tidak beres, Ruslan dengan sigap langsung tancap gas menuju gudang. Dia berteriak histeris meminta bantuan kepada rekannya yang sedang berjaga di dalam. Tanpa membuang waktu, dia segera menutup pintu gerbang besi sekuat tenaga. Tapi para pelaku yang sudah kebakaran jengkel tidak mau kalah. Mereka tetap mengejar dari luar, lalu dengan kasar melempari batu dan petasan ke arah gudang. Ruslan pun nekat berusaha mengusir mereka seorang diri, meskipun jumlahnya sudah puluhan.
GEROMBOLAN BALIK LAGI DENGAN KEKUATAN PENUH
Namun, kelegaan Ruslan hanya berlangsung sebentar. Tak lama kemudian, geng motor itu datang lagi dengan jumlah yang lebih ramai dan lebih agresif. Mereka seperti tidak kenal ampun! Kali ini, mereka langsung menyerang gudang dengan kekuatan penuh hingga mendobrak gerbang secara paksa. Besi gerbang yang kokoh pun berhasil mereka jebol.
“Karena kami kalah jumlah dengan sangat telak, akhirnya masuklah mereka dengan leluasa menyerang kami. Semua kendaraan dan properti di dalam habis dirusak tanpa sisa!”
tutur Ruslan sambil menggelengkan kepala.
Dia kemudian menunjukkan bekas-bekas kerusakan. Menurut pengakuannya, dua orang rekannya menderita luka menganga akibat terkena sabetan kelewang. Mereka terluka saat nekat mempertahankan gerbong gudang dari amukan gerombolan tersebut. Darah mengucur di mana-mana, dan pemandangan itu sungguh memilukan.
“Ini semua terekam CCTV! Beberapa sepeda motor kami dirusak dengan brutal. Bahkan, ada satu ponsel dan tiga unit sepeda motor langsung dilarikan begitu saja oleh pelaku!”
imbuh Ruslan dengan nada kesal.
LANGSUNG DILAPORKAN KE POLISI! DITUNGGU TINDAKAN TEGAS!
Atas kejadian yang sungguh keterlaluan ini, pihak pengelola gudang tidak tinggal diam. Tanpa menunda-nunda, mereka segera membuat laporan resmi ke Polrestabes Medan. Laporan tersebut kini sudah terdaftar dengan nomor: STTLP/B/1753/IV/2026/SPKT/Pokrestabes Medan.
Ruslan berharap dengan sangat agar para petugas kepolisian segera bergerak cepat menangkap para pelaku biadab ini. Karena jika dibiarkan, aksi serupa tentu akan terus meresahkan warga dan pelaku usaha lainnya.
“Kami percaya polisi pasti bertindak tegas! Jangan sampai geng motor ini bebas berkeliaran lagi!”
pungkasnya penuh harap.
Serangan ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak. Keamanan lingkungan, terutama di kawasan industri dan peternakan, harus benar-benar diperketat. Jangan sampai aksi kekejaman geng motor berulang lagi di kemudian hari.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

