Rombongan Emak-emak Geruduk Gedung DPRD Nunukan, Protes Surat Relokasi Pasar Tani

NUNUKAN, Desapenari.id – Suasana lobi gedung DPRD Nunukan, Kalimantan Utara, yang biasanya sepi, tiba-tiba berubah jadi lautan emosi pada Kamis (7/5/2026). Sebab, rombongan emak-emak datang bergerombol sambil membawa spanduk besar yang bertuliskan “Tolak Pindah Pasar Tani”. Bukan cuma satu dua, tapi ratusan pedagang ini kompak mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) supaya punya hati nurani. Mengapa? Karena rencana relokasi yang mereka nilai kelewat buru-buru dan jelas-jelas melanggar aturan main.

Surat Kaleng Bermeterai Pemda, Ternyata Ilegal!

Coba bayangkan, hati para pedagang sedang tenang-tenangnya berjualan, eh tiba-tiba mereka menerima surat pengumuman dari Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Nunukan. Surat itu memerintahkan mereka pindah ke Tanah Merah pada tanggal 10 Mei 2026. Masalahnya, hingga detik ini, belum ada satu pun Surat Keputusan (SK) resmi yang ditandatangani Bupati Nunukan! Logika mereka pun langsung terpantik: “Pakai dasar apa pemerintah menyuruh kami pindah?”

Karena merasa dipermainkan, para pedagang pun tak tinggal diam. Juru bicara Pasar Tani, Abdul Kadir, langsung angkat bicara dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dipimpin oleh Ketua Komisi 2 DPRD Nunukan, Andi Fajrul Syam. Dengan tegas dia menyatakan, “Kami bahkan belum pernah di-hearing di DPRD, tiba-tiba surat pemberitahuan melayang agar 10 Mei kami pindah ke Tanah Merah. Sementara Bupati belum keluarkan SK soal begini.” Seruan Abdul Kadir ini sukses membuat ruang rapat semakin memanas.

Bukan Solusi, tapi Malah “Gali Lubang Tutup Lubang”

Selain mempersoalkan legalitas surat yang dianggap abal-abal, lokasi relokasi di area jalan raya Jalan Bahari, Tanah Merah, juga membuat para emak-emak naik pitam. Juru bicara pedagang lainnya, Abdi, dengan lugas membongkar kontradiksi kebijakan Pemda. Dia menjelaskan bahwa jika berjualan di alun-alun dianggap melanggar aturan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Perda Ketertiban Umum, lalu kenapa mereka malah dipindahkan ke pinggir jalan raya? Bukankah itu sama saja, bahkan lebih parah?

“Bayangkan, memindahkan kami ke jalan raya justru melanggar UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan dan UU LLAJ Nomor 22 Tahun 2009,” tegas Abdi di hadapan para anggota dewan. “Bukannya sama-sama melanggar hukum? Pelajaran apa sih yang bisa kami petik dari kebijakan yang semrawut begini? Kalau begini caranya, namanya menyelesaikan masalah dengan masalah lainnya,” sambungnya sambil geleng-geleng kepala. Sorak-sorai pedagang pun langsung mengiringi pernyataan tegas Abdi.

Pemda Akhirnya Ngaku, “SK Belum Ada, Pak”

Menghadapi kemarahan massa, giliran Pemkab Nunukan yang angkat bicara. Asisten 1 Pemkab Nunukan, Muhammad Amin, dengan jujur mengakui bahwa Bupati Nunukan, Irwan Sabri, memang belum menandatangani SK relokasi tersebut. Wah, ternyata pengakuan ini seperti tamparan keras bagi pihak dinas yang sudah nekat mengeluarkan surat pengumuman. Amin lantas menjelaskan bahwa Pemda sebenarnya masih menunggu hasil rekomendasi dari rapat bersama DPRD hari ini sebelum menerbitkan payung hukum yang sah.

“Pemda tak akan memindahkan tanpa kajian yang mempertimbangkan aspek keselamatan. Titik relokasi sudah kami kaji bersama OPD dan Satlantas Polres Nunukan,” jelas Amin berusaha menenangkan. Dia menambahkan bahwa jalan di Tanah Merah merupakan domain kabupaten, sehingga peruntukannya dapat diatur melalui regulasi daerah. Namun, penjelasan ini tak serta-merta meredakan amarah para pedagang yang sudah merasa terusik.

DPRD Pun Ikut Murka, Teriakan Teguran Menggema!

Tak cuma emak-emak yang marah, anggota DPRD Nunukan, Samuel Parangan, ikut memberikan teguran keras kepada Kepala DKUKMPP Nunukan, Muhtar. Dengan nada tinggi, Samuel menilai penggunaan logo Pemda pada surat pengumuman tanpa adanya SK Bupati adalah tindakan sembrono yang bisa menjerumuskan kepala daerah sendiri. “Bayangkan, surat dengan logo Pemda itu artinya diketahui dan mewakili Bupati. Ternyata SK belum ada, itu sama saja menjerumuskan Bupati ke dalam masalah besar,” cetus Samuel.

Tak berhenti di situ, anggota dewan lainnya, Saddam Husein, memberikan pandangan kritisnya. Dia mengakui bahwa keberadaan pasar di alun-alun memang dilematis dan sudah menyalahi tujuan awal pembentukan Pasar Tani sejak tahun 2019. Namun, dalam nada yang lebih tegas, Saddam menekankan pentingnya komunikasi yang matang dan kesiapan payung hukum sebelum tindakan eksekusi dilakukan. “Jangan asal pindah! Pikirkan dulu nasib pedagang kecil ini,” ujarnya.

Hasil Rapat: Relokasi Batal, SK Wajib Terbit Dulu!

Setelah perdebatan sengit yang berlangsung berjam-jam, akhirnya Rapat Dengar Pendapat (RDP) menghasilkan satu kesepakatan bulat yang membuat para emak-emak tersenyum lega. Rencana relokasi Pasar Tani yang semula dijadwalkan pada Minggu, 10 Mei 2026, resmi ditunda! Ya, ditunda tanpa batas waktu yang jelas.

Para pedagang pun sepakat bahwa relokasi baru akan dilakukan setelah Bupati Nunukan mengeluarkan SK resmi terkait alih fungsi lahan di Tanah Merah sebagai titik relokasi baru. Dengan kata lain, tanpa SK, tak ada satu pun pedagang yang akan bergeser sedikit pun dari tempatnya saat ini. Akhir cerita, kebijakan gegabah yang nyaris memicu konflik besar ini pun berakhir dengan kemenangan di pihak para ibu-ibu pemberani Nunukan. Mereka pulang dengan kepala tegak, sementara DPRD dan Pemda kini harus bekerja ekstra untuk memperbaiki kesalahan komunikasi yang nyaris merugikan banyak pihak. 

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

More From Author

Hasil Skrining BBKK Surabaya: Satu Calon Jemaah Haji Positif TBC, Batal Berangkat

Kunjungi Fasilitas Pandawara, Eddy Soeparno Beri Apresiasi dan Dukungan Biaya Energi Bersih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot88 slot777 slotgacor slot gacor slot gacor slot online slot88 slot gacor slot online Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live studi dinamika wild west gold pragmatic play eksplorasi mahjong ways pg soft simbol fitur kajian probabilitas mahjong ways 2 statistik analisis teknologi gates of olympus multiplier pengamatan pola sweet bonanza kombinasi simbol model evaluasi risiko mahjong wins 3 transformasi sistem interaktif starlight princess digital penelusuran mekanisme lucky neko distribusi simbol analisis volatilitas wild bounty showdown intensitas fitur pendekatan data sugar rush 1000 multiplier kombinasi kajian statistik fortune mouse frekuensi fitur evaluasi sistem digital wild west gold simulasi eksperimen analitik mahjong ways 2 kombinasi simbol riset perilaku pemain sweet bonanza x1000 multiplier pemodelan probabilistik gates of olympus volatilitas teknologi algoritmik pg soft mahjong wins 3 studi komparatif lucky neko fortune mouse volatilitas pemantauan data starlight princess frekuensi fitur analisis sistem wild bounty showdown statistik integrasi analisis probabilitas machine learning pg soft Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Analisis Data Starlight Princess Pendekatan Probabilistik Pengamatan Pola Hasil Mahjong Ways 2 Kajian Teknologi Permainan Aztec Gems Eksperimen Statistik Pada Fruit Party Analisis Sistem Pembayaran Perlindungan Data Game Pendekatan Machine Learning Mahjong Ways Studi Komparatif Gates Olympus Dan Sweet Bonanza Pemanfaatan Simulasi Monte Carlo Wild West Gold Riset Perilaku Digital Pada Mahjong Wins 3 Evolusi Algoritma Game Online Mahjong Ways 2 Analisis Ritme Permainan Wild West Gold Kajian Statistik Mahjong Ways Soroti Variasi Hasil Eksplorasi Fitur Bonus Sweet Bonanza Pemodelan Probabilitas Gates Of Olympus Studi Perilaku Pemain Pada Lucky Neko Perkembangan Teknologi Digital Mahjong Wins 3 Evaluasi Mekanisme Scatter Starlight Princess Pemetaan Volatilitas Wild Bounty Showdown Kajian Distribusi Simbol Fortune Mouse Transformasi Sistem Interaktif Sugar Rush 1000 Cascading Reels Transformasi Budaya Menghancurkan Silo Organisasi Scatter Win Kolaborasi Lintas Fungsi Memicu Sinergi Tim untuk Menciptakan Nilai Expanding Wild Pemberdayaan Talenta Melipatgandakan Potensi Karyawan Multiplier Mania Skalabilitas Solusi Mempercepat Dampak Positif Free Spins Autonomi Tim Memberi Ruang Eksperimen Tanpa Beban Buy Pass Akselerasi Produk Memangkas Waktu Pemasaran Stacked Symbols Konsistensi Operasional Membangun Keandalan Bonus Round Sprint Strategis Menciptakan Momen Puncak Kinerja Win Exchange Barter Kompetensi Mengoptimalkan Sumber Daya Progressive Multiplier Pertumbuhan Eksponensial Mendorong Efek Berlipat Wild Reels Kepemimpinan Adaptif Menggerakkan Organisasi Jackpot Insight Data Driven Decision Meraih Kemenangan Besar melalui Analitik Tumble Win Continuous Improvement Menciptakan Siklus Perbaikan Berkelanjutan Mystery Symbol Inovasi Terbuka Membuka Ruang Kreativitas Tak Terduga Hyper Bonus Energi Kolaboratif Memicu Gelombang Semangat Kerja Tim Turbo Mode Agilitas Eksekusi Mempercepat Implementasi Proyek Lucky Spin Pengambilan Risiko Terukur Mendorong Keberanian Berinovasi dengan Manajemen Feature Buy Investasi Talenta Muda Mempercepat Pengembangan Pemimpin Golden Bet Strategic Fokus Menentukan Prioritas Utama dengan Alokasi Epic Win Budaya Merayakan Keberhasilan Membangun Semangat Kolektif https:RTP LIVE https:RTP LIVE https:RTP LIVE https:RTP LIVE https:RTP LIVE https:RTP LIVE https:RTP LIVE https:RTP LIVE https:RTP LIVE https:RTP LIVE Menguak Rahasia Mesin Cetak Uang Strategi Pola Mahjong Ways 2 Tidak Sekadar Hoki Strategi Bermain Forge of Wealth PGSoft Raider Janes Crypt of Fortune Fitur Legend Level yang Bisa Mengguncang Jewels of Prosperity Kilau Jackpot dari Mekanisme Cluster Groundhog Harvest Rahasia Kemenangan Beruntun Berkat Journey To The Wealth Mengoptimalkan Fitur Multiplier Senjata Rahasia Pemain Pro Dekoding Mekanisme Cascading Wins di Game PGSoft Mahjong Ways Antara Strategi dan Keberuntungan Menggabungkan Simbol Emas Treasures of Aztec Menjelajahi RTP Tinggi dan Fitur Wild Fenomena PGSoft 2026 Mitos atau Fakta Menakar Waktu Terbaik RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE