Desapenari.id – Kabar gembira akhirnya datang dari Kota Bandung! Pemerintah Kota Bandung kini tengah memacu proses final penentuan pengelola baru Bandung Zoo. Menurut informasi hangat yang berhasil dihimpun, siapa pun pemenangnya akan segera diumumkan dalam waktu dekat. Ya, Walikota Bandung, Muhammad Farhan, secara tegas memastikan bahwa babak akhir pemilihan pengelola kebun binatang kebanggaan warga Bandung ini benar-benar sudah di depan mata. Bahkan, beliau menyebut bahwa pengumuman resmi tinggal menunggu hasil final dari Kementerian Kehutanan. Tentu saja, hal ini membuat publik penasaran siapa yang akan memenangkan tender bergengsi tersebut.
Untuk mempercepat proses penentuan, Farhan langsung tancap gas melakukan pembahasan serius bersama Kementerian Kehutanan. Mereka fokus mendalami proses penilaian terhadap calon-calon pengelola lembaga konservasi Bandung Zoo. Hasil dari penilaian tersebut diperkirakan baru akan diterima oleh pemkot pada awal Juni 2026. Dengan penuh keyakinan, Farhan menyampaikan, “Bandung Zoo, insya Allah, akan segera diumumkan pemenangnya. Saya sudah melakukan diskusi intensif dengan Kementerian Kehutanan, dan mereka pun sudah memberikan penilaiannya.” Pernyataan ini ia lontarkan usai melaksanakan Salat Idul Adha di Masjid Agung Al-Ukhuwah, pada Rabu (27/5/2026). Dari sini terlihat bahwa proses evaluasi telah memasuki babak krusial.
Lebih lanjut, Farhan mengungkapkan bahwa kepastian mengenai pihak mana yang resmi memperoleh izin sebagai lembaga konservasi diperkirakan akan diketahui publik antara tanggal 1 hingga 3 Juni 2026. Ia optimistis bahwa dalam rentang waktu tersebut, seluruh keraguan akan sirna. “Insya Allah, pada tanggal 1, 2, atau 3 Juni, saya akan mendapatkan kabar resmi dari Kementerian Kehutanan tentang pemenang yang pasti. Dialah yang akan mendapatkan izin lembaga konservasi,” tegas Farhan. Namun demikian, antusiasme masyarakat sedikit tertahan karena pengumuman final pemenang baru akan diumumkan pada rentang tanggal 5 hingga 12 Juni 2026. Jadi, masyarakat masih harus bersabar beberapa hari lagi.
Sebelum sampai di tahap ini, proses pengadaan pengelola sempat tersendat oleh kendala administrasi. Farhan menjelaskan bahwa persoalan tersebut sama sekali bukan karena tidak adanya peminat. Faktanya, peminat justru cukup banyak dan serius. Masalah utama muncul ketika proses negosiasi ulang harus dilakukan, dan hal itu memaksa perubahan dokumen lelang. Perubahan dokumen lelang tidak bisa dilakukan secara instan atau serta-merta. Akibatnya, dokumen yang sudah diperbarui harus diajukan kembali dalam bentuk lelang ulang. Dengan kata lain, prosedur administrasi ini memakan waktu lebih lama dari perkiraan awal. Namun, semua kendala itu kini telah dilewati.
Sekarang, mari kita lihat siapa saja jagoan yang tengah bersaing mati-matian! Farhan dengan gamblang menyebutkan bahwa saat ini terdapat tiga kandidat kuat yang tengah beradu strategi dan reputasi. Ketiga nama besar itu adalah Gembira Loka Zoo, Faunaland, dan Taman Safari Indonesia. Mereka semua sudah resmi mengajukan diri sebagai calon pengelola baru. Ketiganya bukanlah pemain baru di dunia konservasi dan rekreasi satwa. Mereka memiliki rekam jejak panjang dan fasilitas mumpuni. Pertarungan pun diprediksi bakal berlangsung sengit, karena setiap kandidat pasti mengusung keunggulan masing-masing. Lalu, siapa yang paling unggul di mata Kementerian Kehutanan? Semua mata kini tertuju pada awal Juni 2026.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

