JAKARTA, Desapenari.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan terobosan yang bakal memanjakan warganya! Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta secara resmi meluncurkan call center dengan nomor super gampang diingat, 1500813, yang dirancang khusus untuk menjadi solusi instan bagi berbagai masalah transportasi di Ibu Kota. Layanan anyar ini diharapkan mampu memangkas waktu penanganan keluhan masyarakat yang selama ini seringkali berbelit-belit.
Lebih menariknya lagi, layanan yang diberi nama catchy “Satu Nomor Solusi Transportasi Jakarta” ini tidak main-main karena menyuguhkan lima layanan andalan yang seluruhnya bisa dinikmati tanpa biaya alias gratis total! Salah satu layanan yang paling menyita perhatian publik adalah fasilitas pemanduan khusus untuk kendaraan pengangkut jenazah, sebuah inovasi yang selama ini jarang sekali ditemui di kota-kota besar lainnya di Indonesia.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dengan antusias menjelaskan bahwa masyarakat kini tidak perlu bingung lagi ketika menghadapi kendala di jalan raya. Masyarakat cukup menghubungi nomor ajaib tersebut dan petugas Dishub yang profesional akan langsung bergerak cepat memberikan bantuan maksimal di lapangan. “Fungsi dan manfaat dari call center 1500813 yang mengusung satu nomor solusi transportasi Jakarta adalah melayani lima jenis layanan,” tegas Pramono dengan penuh semangat saat ditemui dalam acara peluncuran yang digelar meriah di kawasan Bundaran HI, Minggu (10/8) kemarin.
Lantas, apa saja keistimewaan yang ditawarkan oleh call center revolusioner ini? Pertama, layanan derek kendaraan secara cuma-cuma yang akan sangat membantu pengendara yang mengalami mogok atau kecelakaan ringan. Kedua, tersedia pemanduan kondisi darurat untuk situasi-situasi kritis di jalanan. Ketiga, yang paling diistimewakan adalah pemanduan kendaraan jenazah yang selama ini menjadi momok menakutkan bagi keluarga yang ditinggalkan. Keempat, masyarakat juga bisa memanfaatkannya untuk menyampaikan pengaduan terkait sarana dan prasarana lalu lintas yang rusak atau bermasalah. Terakhir, kelima, call center ini siap siaga menangani kejadian atau musibah tak terduga yang terjadi di lapangan.
Pramono tidak memungkiri bahwa layanan pemanduan jenazah menjadi salah satu unggulan yang paling banyak menyedot perhatian publik. Menurutnya, pengangkutan jenazah kerap kali menjadi persoalan pelik dan mendesak yang sering dihadapi oleh warga Jakarta. Biaya yang tidak sedikit dan birokrasi yang rumit kerap menambah beban psikologis keluarga yang sedang berduka. Oleh karena itu, dengan hadirnya layanan ini, semua kekhawatiran tersebut bisa teratasi secara tuntas dan manusiawi. “Yang berikutnya adalah pemanduan kendaraan jenazah, sehingga dengan demikian hal yang selalu salah satu problem utama di Jakarta adalah pengangkutan jenazah, dilakukan secara pemanduannya secara gratis,” ungkap Pramono dengan nada optimis.
Dengan layanan premium ini, keluarga yang tengah berduka tidak perlu pusing memikirkan koordinasi dengan berbagai pihak. Cukup dengan satu panggilan ke 1500813, petugas Dishub akan langsung mengawal dan memandu iring-iringan kendaraan jenazah menuju pemakaman dengan aman dan lancar. Layanan ini diharapkan mampu memberikan ketenangan batin bagi keluarga yang ditinggalkan, karena mereka bisa fokus menjalani prosesi pemakaman tanpa diganggu oleh urusan lalu lintas yang merepotkan.
Pramono menambahkan bahwa call center canggih ini beroperasi non-stop selama 24 jam penuh tanpa henti setiap harinya. Dengan demikian, kapan pun warga Jakarta membutuhkan pertolongan, baik itu tengah malam buta atau subuh sekalipun, petugas selalu siap sedia membantu. Untuk memastikan kelancaran pelayanan, Dishub DKI mengerahkan sumber daya manusia yang kompeten, yakni sebanyak 52 petugas handal yang bertugas secara bergantian dalam tiga shift kerja. “Layanan ini ada 52 petugas yang melayani 24 jam secara terus-menerus, 7 hari seminggu,” tambah Pramono meyakinkan.
Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, turut menjelaskan secara rinci mengenai komitmen kecepatan respond dalam layanan ini. Pihaknya memasang target ambisius agar petugas dapat hadir di lokasi kejadian dalam waktu maksimal 15 menit setelah laporan resmi diterima oleh operator call center. Target ini jelas merupakan peningkatan signifikan dibandingkan layanan serupa yang pernah ada sebelumnya. “Jadi durasinya sampai petugas datang adalah 15 menit,” tegas Budi saat ditemui di lokasi peluncuran.
Untuk mewujudkan target super cepat tersebut, Dishub DKI menyiapkan infrastruktur telekomunikasi yang memadai. Pihaknya menyediakan empat line khusus pada sistem call center sehingga masyarakat tidak perlu khawatir mengalami antrean panjang atau sambungan putus ketika sedang membutuhkan bantuan darurat. Ketersediaan beberapa line ini diharapkan mampu menampung volume panggilan yang tinggi, terutama pada jam-jam sibuk atau ketika terjadi kejadian luar biasa di jalan raya. “Dan kami menyediakan ada beberapa line di sana, ada empat line di sana dan ini untuk membantu supaya tidak ada antrean di dalam call center tersebut,” jelas Budi lebih lanjut.
Meskipun menetapkan target respons 15 menit yang sangat cepat, Budi tetap bersikap realistis dengan kondisi di lapangan. Pihaknya menyadari bahwa waktu kedatangan petugas sangat bergantung pada situasi lalu lintas yang tidak menentu dan kondisi geografis lokasi kejadian. Kemacetan parah di beberapa titik Jakarta tentu akan mempengaruhi kecepatan mobilisasi petugas. Namun, Budi berjanji bahwa seluruh upaya maksimal akan terus dilakukan agar petugas bisa tiba di lokasi secepat mungkin dan tepat waktu.
Yang paling membahagiakan bagi warga Jakarta adalah fakta bahwa seluruh layanan dalam call center 1500813 ini diberikan secara cuma-cuma alias gratis tanpa pungutan biaya sepeser pun. Hal ini tentu menjadi kabar gembira di tengah tingginya biaya hidup di Ibu Kota. Warga tidak perlu lagi merogoh kocek dalam-dalam untuk membayar jasa derek atau biaya koordinasi pengurusan jenazah. Semua biaya operasional ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui anggaran Dishub.
Inovasi ini mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan masyarakat, terutama para pengguna jalan yang kerap kali menjadi korban kemacetan dan kecelakaan. Mereka menilai langkah Dishub DKI ini sangat progresif dan humanis, karena tidak hanya fokus pada aspek teknis lalu lintas, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan kemanusiaan. Layanan pemanduan jenazah dinilai sebagai terobosan yang menunjukkan kepedulian tinggi pemerintah terhadap warganya yang sedang mengalami musibah duka.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

