BOGOR, Desapenari.id – Keamanan sebuah sekolah dasar di kawasan Rumpin, Bogor, sukses dibobol oleh kawanan maling yang beraksi nekat. Lebih miris lagi, aksi mereka berlangsung lancar dan meninggalkan kerugian materi yang tidak sedikit bagi dunia pendidikan. Tanpa basa-basi, kelompok pencuri ini membobol SDN 03 Sukasari dan membawa kabur beberapa barang elektronik vital, dengan total kerugian yang fantastis mencapai jutaan rupiah!
AWAL MULA TERUNGKAPNYA KASUS
Kapolsek Rumpin, Kompol Suyoko, akhirnya membeberkan kronologi terungkapnya peristiwa memilukan ini. Rupanya, segalanya berawal dari kewaspadaan seorang petugas kebersihan sekolah yang bernama Suparta. Pada Sabtu (10/1/2026) pagi yang seharusnya tenang, Suparta sedang menjalankan rutinitasnya membersihkan ruang guru. Namun, ia langsung disergap rasa kecurigaan karena mendapati sebuah kenyataan yang tak biasa: kipas angin dinding yang seharusnya terpasang, sudah raib tak berbekas!
Tanpa menunggu lama, Suparta pun segera melakukan pengecekan lebih luas ke area sekitar. Ia lantas menelusuri ruangan belakang dan menemukan kejanggalan yang semakin menegaskan nalurinya. Betapa terkejutnya dia saat melihat lemari penyimpanan telah bergeser dari posisi semula dan sebuah jendela terbuka lebar, seolah menjadi pintu keluar-masuk yang dipilih para pelaku. Spontan, dengan sigap, dia segera menghubungi salah satu guru di sekolah tersebut untuk melaporkan penemuannya yang mencemaskan ini.
BARANG BUKTI YANG LENYAP
Kemudian, kedua orang itu pun memutuskan untuk memeriksa ruangan lebih teliti. Mereka akhirnya membuka lemari yang bergeser tadi, dan benar saja! Sebuah proyektor, yang merupakan aset penting untuk kegiatan belajar mengajar, telah lenyap dari tempat penyimpanannya. Pada titik ini, sudah jelas bahwa sekolah menjadi korban aksi pencurian yang terencana. Selanjutnya, pihak sekolah tidak tinggal diam dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Rumpin untuk mendapatkan penanganan hukum.
POLISI GERAK CEPAT OLAH TKP
Mendapatkan laporan tersebut, aparat kepolisian langsung bergegas menuju lokasi kejadian. Mereka dengan cepat melakukan pengamanan dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh. Setelah proses olah TKP, polisi pun memastikan daftar barang yang menjadi korban pencurian. “Barang yang hilang satu unit proyektor dan satu kipas angin dinding. Total kerugian kurang lebih Rp 9 juta,” tegas Kompol Suyoko dalam keterangan resminya pada Minggu (11/1/2026).
Saat ini, polisi masih terus melanjutkan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas dan menyergap para pelaku kejahatan ini. Berdasarkan analisis sementara, polisi memperkirakan aksi pencurian ini terjadi pada malam hari atau dini hari. “Perkiraan kejadian pencurian Jumat malam antara pukul 21.00 WIB sampai dengan Sabtu pukul 06.00 WIB,” pungkas Kapolsek. Masyarakat pun dihimbau untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat hal mencurigakan di sekitar lingkungan pendidikan.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

