SENTANI, Desapenari.id – Hujan deras yang mengguyur habis-habisan Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, kini membawa petaka! Debit air Danau Sentani tiba-tiba meroket drastis dan sudah melampaui batas normal pada Sabtu (28/3/2026). Air pun dengan cepat merangsek masuk ke pemukiman warga di sejumlah kampung pesisir, mulai dari Distrik Sentani Timur hingga terus meluas ke Distrik Waibu. Akibatnya, puluhan rumah warga kini mulai terendam air.
Langkah Cepat BPBD: Kami Pantau Terus!
“Kami langsung terjun ke lapangan dan memonitor secara intensif,” tegas Kepala BPBD Kabupaten Jayapura, Lefin Ragainaga, saat dikonfirmasi awak media. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hujan yang terjadi beberapa hari terakhir ini masuk kategori ekstrem. “Semua air hujan ini akhirnya mengalir deras menuju Danau Sentani dan menyebabkan danau itu langsung meluap,” ungkapnya.
Kengerian Warga: Jangan Sampai Banjir 2019 Terulang!
Kondisi mencekam ini sontak membuat aktivitas warga di sekitar Danau Sentani lumpuh total. Rasa khawatir pun mulai merayap di benak warga. Pasalnya, mereka masih menyimpan trauma mendalam akan bencana banjir bandang dahsyat yang pernah meluluhlantakkan kawasan ini pada tahun 2019. Tak heran, setiap rintik hujan kini langsung membuat warga was-was.
Update Terkini: Belum Ada Korban Jiwa, Namun Warga Tetap Diminta Siaga!
Meskipun situasi semakin genting, hingga saat ini pihak berwenang belum menerima laporan resmi mengenai korban jiwa atau data pasti jumlah rumah yang terdampak luapan air tersebut. Namun, bukan berarti kita bisa lengah!
Lefin Ragainaga kembali menyampaikan bahwa pihaknya kini tengah berkoordinasi secara intens untuk melakukan pembersihan dan normalisasi di muara Danau Sentani. “Kami fokuskan penanganan di muara Danau Sentani yang berada di Kali Jaifuri,” terangnya. “Kami rencanakan segera melakukan penanganan teknis untuk mengatasi luapan ini,” tambahnya.
Peringatan Keras: Hujan Masih Ekstrem, Warga Harus Siaga 24 Jam!
BPBD pun mengeluarkan peringatan keras bagi masyarakat yang bermukim di sekitar Danau Sentani. “Kami imbau seluruh warga untuk tetap waspada,” pesan Lefin. “Curah hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. Jika air danau terus meluap, segera mengamankan diri ke daratan yang lebih tinggi,” pungkasnya dengan nada tegas.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

