Jakarta, Desapenari.id – Wah, ada kabar gembira nih buat kamu yang lagi nyari destinasi liburan Lebaran 2026! Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ngajak kita semua buat mampir ke Pantai Malalayang, atau yang sekarang hits disebut Malalayang Beach Walk, di Manado, Sulawesi Utara. Dijamin, liburanmu bakal makin berkesan!
Kementerian PU baru saja menuntaskan penataan kawasan wisata pantai ini, sehingga kini tampil jauh lebih rapi, asyik dikunjungi, dan pastinya instagramable banget! Bayangkan, sambil menikmati semilir angin laut, kamu bisa bersantai di kawasan yang sudah didesain khusus untuk kenyamanan pengunjung.
Yang bikin makin keren, setelah penataan Tahap II selesai, total panjang kawasan Malalayang Beach Walk yang sudah tertata kini mencapai 2 kilometer lho! Panjang banget, kan? Cocok buat kamu yang hobi jalan santai atau sekadar ingin menikmati pemandangan laut sembari menghabiskan waktu bersama keluarga.
Proses penataan Tahap II ini ternyata sudah berlangsung sejak Oktober 2023 hingga Desember 2024 lalu. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari penataan Tahap I yang sebelumnya telah rampung pada 2022. Jadi, bisa dibilang, kawasan ini adalah hasil dari perencanaan matang yang terus disempurnakan.
Menteri PU, Dody Hanggodo, dengan penuh semangat mengungkapkan bahwa penataan Kawasan Pantai Malalayang ini tidak hanya sekadar mempercantik wajah Kota Manado. Lebih dari itu, kata dia, ini adalah upaya nyata untuk menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan aktivitas wisata dan peluang usaha.
“Kami menghadirkan fasilitas publik yang representatif, sehingga kawasan Malalayang kami harapkan bisa menjelma menjadi destinasi unggulan. Tujuannya jelas, untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan sekaligus membuka peluang usaha yang luas bagi masyarakat lokal,” ujar Dody dalam keterangan resmi yang dirilis pada Selasa (24/03/2026). Pernyataan ini jelas menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata.
Dukung Ekonomi Lokal, Buka Lapangan Usaha Baru!
Penataan Kawasan Pantai Malalayang ini dilaksanakan melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Utara, yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Cipta Karya. Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya besar untuk menghadirkan infrastruktur pariwisata yang tidak hanya mengutamakan kenyamanan pengunjung, tetapi juga secara aktif memperkuat ekonomi lokal. Jadi, saat kamu berwisata di sini, secara tidak langsung kamu juga ikut mendukung pertumbuhan usaha masyarakat sekitar!
Pada tahap II ini, tim Kementerian PU membangun promenade sepanjang 800 meter yang mampu menampung hingga 1.000 pengunjung per hari. Bayangkan, ruang publik seluas itu siap menyambut kedatanganmu! Namun, bukan hanya promenade saja yang menjadi daya tarik. Kawasan ini juga kini dilengkapi dengan berbagai fasilitas publik yang bikin betah.
Kementerian PU melengkapi kawasan ini dengan taman bermain anak yang seru, teater kecil dan besar untuk beragam kegiatan seni, jembatan pejalan kaki yang artistik, dermaga tambatan perahu yang fungsional, tugu nelayan sebagai ikon kebanggaan, view deck untuk spot foto terbaik, toilet umum yang bersih, kios kuliner yang siap memanjakan lidah, wedding hall yang romantis, menara wisata untuk melihat pemecah ombak dari ketinggian, diving center bagi para pecinta bawah laut, hingga tugu jam yang estetik. Lengkap, kan?
Ada Pemecah Ombak, Kawasan Makin Aman!
Tidak hanya fokus pada penataan Pantai Malalayang, Kementerian PU juga melakukan penataan di kawasan Bunaken. Mereka meningkatkan jalan kawasan, membangun gerbang yang megah, pedestrian yang nyaman, dan dermaga yang kokoh. Semua ini untuk memperkuat aksesibilitas wisata bahari di Sulawesi Utara, sehingga wisatawan bisa lebih mudah menjelajahi keindahan bawah laut Bunaken yang mendunia.
Dalam setiap proses penataan, Kementerian PU selalu memperhatikan dua hal sekaligus: kenyamanan wisatawan dan kebutuhan masyarakat sekitar. Mereka paham betul bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan seimbang dengan kepentingan warga lokal.
Di beberapa titik, kawasan ini juga dilengkapi dengan infrastruktur pemecah ombak. Kehadiran pemecah ombak ini bukan tanpa alasan. Kementerian PU memasangnya sebagai bagian dari upaya menjaga integritas kawasan pantai. Dengan begitu, kawasan ini tidak hanya indah, tetapi juga lebih adaptif terhadap kondisi lingkungan dan aman dari ancaman abrasi.
Pantai Malalayang sendiri berlokasi strategis di Jalan Laut Sulawesi, Malalayang Dua, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara. Dari pusat kota, kamu hanya perlu waktu sekitar 10 menit dengan jarak tempuh kurang lebih 4 kilometer. Sangat mudah dijangkau, kan?
Melalui penataan kawasan wisata seperti Pantai Malalayang ini, Kementerian PU berharap masyarakat bisa menikmati ruang publik yang lebih nyaman selama libur Lebaran. Selain itu, sektor pariwisata yang terus bergerak positif ini diharapkan mampu menjadi mesin penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Jadi, tunggu apa lagi? Siapkan rencana liburanmu dan jadikan Malalayang Beach Walk sebagai destinasi wajib saat Lebaran nanti!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

