Narapidana TPPU Dikeroyok Massa di Dalam Lapas Palangka Raya

PALANGKA RAYA, Desapenari.id – Sebuah insiden brutal baru saja mengguncang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng). Sungguh mengejutkan, seorang narapidana (napi) kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) justru menjadi korban pengeroyokan sadis di dalam lapas! Akibatnya, korban pun harus menderita luka-luka di sekujur tubuhnya.

Tanpa basa-basi, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Kalteng, I Putu Murdiana, langsung membenarkan peristiwa mengerikan ini. Lebih detail, ia membeberkan bahwa peristiwa itu telah terjadi pada Minggu (28/12/2025) lalu di lingkungan Lapas Kelas II A Palangka Raya. Yang lebih mencengangkan, kejadian ini berlangsung tepat di depan blok para narapidana kasus narkotika. Sebenarnya, pada hari itu blok memang sedang dibuka karena ada program pembinaan kepribadian.

“Hebohnya, pengeroyokan ini terjadi persis pada pukul 09.00 WIB di depan Blok B (Blok Narkotika) saat buka blok,” beber Putu saat dikonfirmasi, Senin (5/12/2025). “Waktu itu, sedang ada program pembinaan kepribadian pada kegiatan rutin ibadah pagi di gereja Lapas,” tambahnya untuk menegaskan kronologi.

Pada momen tersebut, korban yang diketahui bernama Hendra Jaya sedang berjalan tenang di depan Blok B untuk melaksanakan ibadah pagi ke gereja. Akan tetapi, suasana tenang itu langsung berubah mencekam sesaat ia sampai di jalan antara Blok B dan C. Tiba-tiba, Hendra dihadang oleh sejumlah orang yang sudah menunggu. Kemudian, dalam sekejap, ia langsung dikeroyok secara brutal oleh massa yang terdiri dari warga binaan dari Blok B dan C.

Yang membuat kita bergidik, Putu mengungkapkan bahwa jumlah pelaku diperkirakan mencapai 10 sampai 15 orang! Sementara ini, pihaknya memang belum bisa memastikan jumlah pasti yang terlibat karena keributan yang terjadi. Namun demikian, ada kabar baik karena dua orang pelaku inti telah berhasil dikenali dan diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Jumlah warga binaan yang diduga melakukan pengeroyokan berjumlah kurang lebih 10 sampai 15 orang,” jelas Putu. “Berdasarkan informasi dari korban dan saksi, dua orang pelaku utama telah kami amankan untuk pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut,” pungkasnya.

Diduga Dipicu Dendam Lama!

Nah, saat kejadian berlangsung, respon petugas jaga terbilang cepat. Petugas dari Blok A (Maksimum Sekuriti), Blok B (Narkoba), dan Blok C (Pidum) langsung turun tangan melakukan tindakan peleraian untuk menghentikan pengeroyokan tersebut.

Setelah melakukan investigasi singkat, Putu kemudian membongkar motif di balik insiden ini. Ternyata, berdasarkan pemeriksaan sementara, peristiwa pengeroyokan ini dipicu oleh alasan sepele yaitu ketidaksukaan terhadap korban. Tidak hanya itu, yang lebih serius, juga diduga ada dendam pribadi yang sudah berlangsung lama dan akhirnya meledak di tempat itu. “Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan kejadian ini karena alasan ketidaksukaan terhadap korban,” jelas Putu. “Selain itu, kami juga menduga ada motif dendam pribadi yang sudah lama mengendap,” tambahnya tegas.

Akibat dari pengeroyokan brutal itu, Hendra tentu saja mengalami luka di beberapa bagian anggota tubuhnya. Segera setelah kejadian, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke klinik lapas untuk mendapatkan perawatan intensif. “Kami sudah mengamankan Hendra Jaya,” jelas Putu. “Korban pengeroyokan tersebut kami bawa ke Klinik Lapas untuk perawatan luka, pemberian obat, dan observasi kondisi kesehatannya,” tutupnya memberikan update kondisi korban.

Analisis Mendalam: Lingkungan yang Rentan & Pentingnya Pengawasan

Peristiwa ini, secara terang-terangan, menyingkap sebuah fakta pilu tentang kerentanan keamanan di dalam lapas. Meskipun petugas bertindak cepat, aksi koordinasi massa sebanyak 15 orang menunjukkan adanya celah pengawasan, terutama pada momen ‘buka blok’ yang seharusnya diawasi ekstra ketat. Pada dasarnya, program pembinaan kepribadian seperti ibadah seharusnya menjadi momen perdamaian, bukan justru berubah menjadi ajang balas dendam.

Selanjutnya, kita perlu mencermati motif “dendam pribadi yang sudah lama”. Motif ini mengindikasikan bahwa konflik antar warga binaan mungkin tidak terdeteksi atau tidak terselesaikan dengan baik oleh pihak lapas sebelumnya. Konflik laten yang dibiarkan bisa menjadi bensin yang siap meledak kapan saja, seperti yang akhirnya terjadi pada Hendra. Oleh karena itu, sistem deteksi dini konflik dan mediasi antar napi harus diperkuat.

Di sisi lain, pengelompokan narapidana berdasarkan jenis kasus (seperti Blok Narkotika) bisa saja menciptakan dinamika kelompok yang eksklusif dan potensial untuk tindakan kekerasan terhadap ‘orang luar’. Selain itu, narapidana kasus non-kekerasan seperti pencucian uang seringkali ditempatkan bersama dengan narapidana kasus berat, yang secara potensial meningkatkan risiko menjadi korban.

Rekomendasi untuk Pencegahan di Masa Depan

Pertama-tama, pengawasan pada saat perpindahan warga binaan dan kegiatan massal harus ditingkatkan secara signifikan, mungkin dengan penambahan personel dan teknologi CCTV yang real-time. Kedua, program pembinaan dan konseling harus lebih pro-aktif dalam mengidentifikasi dan mendamaikan konflik antar warga binaan sebelum eskalisasi.

Ketiga, perlu ada pertimbangan ulang tentang pola penempatan narapidana berdasarkan profil risiko, bukan hanya jenis kasusnya. Terakhir, transparansi investigasi kasus ini harus dijaga. Dua pelaku yang sudah diamankan harus diperiksa secara mendalam untuk mengungkap jaringan pelaku sebenarnya dan memastikan semua yang terlibat mendapatkan sanksi yang setimpal. Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap sistem pemasyarakatan bisa kembali dibangun.

Kesimpulannya, insiden pengeroyokan terhadap Hendra Jaya ini adalah alarm keras. Alarm yang menyuarakan bahwa Lapas Palangka Raya, dan mungkin banyak lapas lain, membutuhkan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan, pengawasan, dan manajemen konflik internal. Ke depannya, kita semua berharap insiden mengerikan seperti ini tidak terulang lagi dan fungsi pemasyarakatan untuk rehabilitasi benar-benar bisa berjalan dalam lingkungan yang aman.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

More From Author

KKB Merambah ke Nabire, Kapolda Pasang Status Siaga

Kantor di Sleman Digerebek Polisi, Diduga Pusat Scamming Internasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Partner Kita

aatoto Arena39 slot gacor TOTO SLOT slot online toto slot resmi Slot Thailand MPOSAKTI Slot777 Motoslot Aatoto MOTOSLOT motoslot SLOT THAILAND LIGAJAWARA168 aatotoresmi Slot777 aatoto motoslot MOTOSLOT Motoslot mposakti ARENA39 slot thailand Arena39 Arena39 slot gacor motoslot Aatoto ARENA39 Arena39 aatoto aatoto SLOT THAILAND Ligajawara168 https://www.ligajawara168.org LIGAJAWARA168 LIGAJAWARA168 ARENA39 Arena39 ligajawara168 ligajawara168 Game Online Aatoto judi bola online Ligajawara168 Mposakti Mposakti Arena39 Arena39 Arena39 Mposakti Mposakti Ligajawara168 Ligajawara Mposakti Mposakti ligajawara168 SLOT GACOR motoslot asli motoslot motoslotofficial motoslotresmi motoslot motoslot Link Alternatif aatoto aatoto Motoslot Motoslot CAS55VIP AATOTO daftar cas55 CAS55_OFFICIAL Cas55 CAS55 aatoto CAS55 CAS55VIP slot gacor hari ini Arena39 Piu Arena39 Link Alternatif ARENA39 Thailand Thailand Thailand SLOTTHAILAND SLOTTHAILAND slotthailand aatoto aatoto login aatoto aatoto Aatoto Website Gaming aatoto slot Mposakti mposakti Mposakti SLOTTHAILAND Slot Hoki mposakti MPOSAKTI LINK MPOSAKTI info-terkini88 https://se7enlineradio.ub.ac.id/wp-content/today/ RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT GAME ONLINE GAME ONLINE GAME ONLINE GAME ONLINE GAME ONLINE GAME ONLINE GAME ONLINE GAME ONLINE GAME ONLINE GAME ONLINE RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT stabilitas sistem pg soft mahjong ways pola bermain mahjong ways pemain senior kerangka berpikir strategi kasino digital timing putaran mahjong ways stabil mahjong ways untuk pemain baru pola bermain kasino online terencana panduan pola harian mahjong ways adaptasi baccarat digital modern flow spin mahjong ways modern strategi flow kasino online RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT