Paman Ungkap Soal Kerry Pamer Usai Beli Terminal BBM Merak

JAKARTA, Desapenari.id – Muhamad Kerry Adrianto Riza, anak konglomerat minyak Mohamad Riza Chalid, ternyata pernah memamerkan terminal bahan bakar minyak (TBBM) Merak kepada pamannya sendiri, Irawan Prakoso. Dengan bangga, ia menunjukkan “mainan barunya” yang katanya baru saja ia beli.

Irawan Prakoso mengungkapkan hal ini saat jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan dirinya sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara yang menimpa Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina Persero periode April 2012-2014, Hanung Budya Yuktyanta, serta mantan VP Supply dan Distribusi PT Pertamina (Persero), Alfian Nasution.

“Iya, dia dengan bangga sekali bilang begini, ‘Om, ini saya punya ini nih, sudah nih saya beli (terminal BBM).’ Ya sudah, ya hanya begitu saja,” kenang Irawan saat memberikan kesaksian di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Irawan menerangkan bahwa terminal BBM tersebut dimiliki Kerry melalui bendera PT Orbit Terminal Merak (PT OTM). Ia pun dengan tegas membantah dakwaan jaksa yang menyebut dirinya turut berperan melanggengkan upaya memasukkan penyewaan terminal BBM ke Pertamina. Menurutnya, yang ia tahu hanyalah bahwa tangki-tangki besar itu adalah milik keponakannya.

“Yang saya tahu hanya tangki itu miliknya Kerry,” tegas Irawan di hadapan majelis hakim.

Saat jaksa mencecar lebih lanjut, Irawan terus konsisten membantah bahwa ia pernah bertemu dengan Alfian dan Hanung untuk membahas soal terminal BBM Merak. Jaksa pun tak tinggal diam dan menggali lebih dalam.

“Jadi intinya saudara tidak pernah bertemu dengan Pak Hanung dan Pak Alfian terkait OTM? Tidak pernah diminta melakukan penawaran?” cecar jaksa dengan nada tegas.

Dengan tenang, Irawan menjawab, “Tidak pernah.”

Jaksa kemudian mengingatkan Irawan akan risiko memberikan keterangan palsu. Mengutip Pasal 291 KUHP Baru, setiap orang yang memberikan keterangan palsu terancam pidana penjara 7 tahun. Peringatan ini disampaikan sebagai bentuk kewaspadaan agar kesaksian yang diberikan benar-benar sesuai fakta.

“Berarti saudara menyangkal adanya pertemuan dengan Pak Hanung dan Pak Alfian?” tanya jaksa sekali lagi untuk memastikan.

“Iya,” jawab Irawan singkat namun mantap.

Tekanan Mengerikan dari “Atas” yang Membayangi Hanung

Mundur ke sidang sebelumnya pada Senin (20/10/2025), ada fakta mengejutkan yang terungkap dari mulut Hanung Budya Yukyanta sendiri. Saat itu, ia masih berstatus terdakwa dalam berkas perkara terpisah, tetapi keterangannya justru menjadi bola api yang menyambar kasus ini.

Hanung mengaku merasakan tekanan luar biasa dari pihak Mohamad Riza Chalid. Ia mengungkapkan hal ini dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dibacakan oleh JPU Triyana Setia Putra di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

“Apabila saya tidak menandatangani persetujuan OE atau HTS, penunjukan pemenang langsung yaitu PT Oiltanking Merak dan penandatanganan perjanjian jasa penerimaan penyimpanan dan penyerahan BBM dengan PT Oiltanking Merak, saya akan dicopot karena tekanan dari Mohamad Riza Chalid,” ujar jaksa Triyana membacakan pernyataan Hanung.

Yang lebih mengejutkan lagi, Hanung mengungkapkan bahwa tekanan ini secara gamblang ia rasakan saat sosok Irawan Prakoso, yang disebut-sebut sebagai orang kepercayaan Riza Chalid, mendatanginya. Kedatangan Irawan membawa pesan kekecewaan Riza Chalid terkait lambatnya proses penyewaan storage Oiltanking Merak yang sebelumnya diajukan oleh Gading Ramadhan Joedo, yang tak lain adalah orang kepercayaan sekaligus afiliasi Riza Chalid.

“Tekanan tersebut saya rasakan saat itu dan salah satunya sinyalnya adalah kedatangan Irawan Prakoso sebagai orang kepercayaan Mohamad Riza Chalid yang menyampaikan kekecewaan Mohamad Riza Chalid terkait proses rencana sewa storage Oiltanking Merak yang diajukan oleh Saudara Gading Ramadhan Joedo selaku Dirut PT Oiltanking Merak yang merupakan afiliasi dan salah satu kepercayaan dari Mohamad Riza Chalid,” lanjut jaksa Triyana membacakan BAP.

Namun, ketika jaksa mengonfirmasi langsung kepada Hanung, pria ini mengakui bahwa tekanan tersebut sebatas perasaan dan dugaannya semata. Ia tidak memiliki bukti konkret yang menunjukkan adanya ancaman verbal secara langsung.

“Yang pasti secara verbal itu tidak terucap, tetapi mohon maaf saya sebagai manusia punya perasaan, saya berpikir kurang lebih seperti itu, tapi saya tidak ada bukti bahwa itu memang terjadi atau (tekanan ini) semacam perasaan saya saja,” jawab Hanung dengan nada sedikit ragu.

Hanung juga mengaitkan tekanan ini dengan mulusnya kariernya saat itu. Ia menyebut bahwa dorongan dari Riza Chalid turut berperan dalam promosi jabatannya menjadi Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina pada tahun 2014.

Kerugian Negara Fantastis Menggiring Dua Petinggi ke Meja Hijau

Kasus yang menjerat Alfian Nasution dan Hanung Budya Yukyanta ini masih satu rangkaian dengan perkara sebelumnya yang sudah menjerat Muhamad Kerry Adrianto Riza dan kawan-kawan selaku beneficial owner PT OTM dan PT JMN.

Proyek penyewaan terminal BBM milik PT OTM ini ternyata menyedot uang negara dalam jumlah yang sangat fantastis. Kerugian keuangan negara akibat proyek ini ditaksir mencapai angka Rp 2,9 triliun.

Muhamad Kerry Adrianto Riza sendiri telah divonis bersalah dengan hukuman 15 tahun penjara ditambah denda Rp 1 miliar subsider 190 hari kurungan. Tak hanya itu, ia juga diwajibkan membayar uang pengganti senilai Rp 2,9 triliun yang jika tidak dibayar akan diganti dengan pidana kurungan selama 5 tahun penjara.

Tak hanya Kerry, Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT JMN, Dimas Werhaspati, serta Komisaris PT JMN dan Direktur Utama PT OTM, Gading Ramadhan Joedo, juga ikut diseret ke kursi pesakitan. Keduanya divonis 13 tahun penjara dengan denda Rp 1 miliar subsider 190 hari kurungan.

Lebih mencengangkan lagi, para terdakwa dalam perkara ini diyakini telah menyebabkan kerugian keuangan negara hingga Rp 25.439.881.674.368,30 atau sekitar Rp 25,4 triliun ditambah 2.732.816.820,63 dolar AS atau setara 2,7 miliar dolar AS. Angka ini benar-benar membuat publik geleng-geleng kepala.

Kini, publik menanti bagaimana majelis hakim akan memutus nasib Alfian Nasution dan Hanung Budya Yukyanta, dua petinggi Pertamina yang diduga ikut terlibat dalam pusaran kasus besar ini. Sidang pun masih terus berlanjut dengan serangkaian fakta-fakta baru yang semakin menguak tabir kelam di balik pengelolaan terminal BBM strategis di Merak.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

More From Author

Kapal Tanker Raksasa Bermuatan Penuh Jadi Target Serangan Drone di Teluk Persia

Ratusan Pasukan Elite AS Tiba di Timur Tengah, Bergabung dengan Ribuan Marinir di Dekat Iran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Slot Online BALI19 situs toto slot resmi toto slot online situs toto slot toto slot gacor BALI19 aatoto BALI19 AATOTO BALI19 BALI19 BALI19 MOTOSLOT MPOSAKTi BALI19 BALI19 BALI19 AATOTO AATOTO BALI19 BALI19 MPOSAKTI BALI19 AATOTO slot777 mposakti aatoto mposakti MPOSAKTI ARENA39 MPOSAKTI MPOSAKTI Slot88 mposakti mposakti mposakti MOTOSLOT MOTOSLOT MOTOSLOT MOTOSLOT aatoto toto slot LIGAJAWARA168 Slot Gacor Hari Ini Arena39 slot gacor TOTO SLOT slot online toto slot resmi Slot Thailand MPOSAKTI Slot777 Motoslot Aatoto MOTOSLOT motoslot SLOT THAILAND LIGAJAWARA168 aatotoresmi Slot777 aatoto motoslot MOTOSLOT Motoslot mposakti ARENA39 slot thailand Arena39 Arena39 slot gacor motoslot Aatoto ARENA39 Arena39 aatoto aatoto SLOT THAILAND Ligajawara168 https://www.ligajawara168.org LIGAJAWARA168 LIGAJAWARA168 ARENA39 Arena39 ligajawara168 ligajawara168 Game Online Aatoto judi bola online Ligajawara168 Mposakti Mposakti Arena39 Arena39 Arena39 Mposakti Mposakti Ligajawara168 Ligajawara Mposakti Mposakti ligajawara168 SLOT GACOR motoslot asli motoslot motoslotofficial motoslotresmi motoslot motoslot Link Alternatif aatoto aatoto Motoslot Motoslot CAS55VIP AATOTO daftar cas55 CAS55_OFFICIAL Cas55 CAS55 aatoto CAS55 CAS55VIP slot gacor hari ini Arena39 Piu Arena39 Link Alternatif ARENA39 Thailand Thailand Thailand SLOTTHAILAND SLOTTHAILAND slotthailand aatoto login aatoto aatoto Aatoto Website Gaming aatoto slot Mposakti mposakti Mposakti SLOTTHAILAND Slot Hoki mposakti Rtp Live Rtp Live Rtp Live bali19campany RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE Scatter Aztec Gems Gates of Olympus Mahjong Ways 2 Sweet Bonanza Lucky Neko Aztec Game Gatot Kaca Mahjong Wins 3 Buy Spin Free Spin Bonanza Spin Lucky Neko Aztec Gems Grid Mahjong Ways Scatter Olympus Spin Cepat vs Santai Multiplier Bonanza Koi Gate Aztec Spin Pola Mahjong Ways Spin Adaptif Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Mahjong Ways dalam Integrasi Koleksi Strategi Mosaic Optimalisasi Jurnal Bereputasi dengan Pola Multiplier Sweet Bonanza dan Manajemen Referensi Cerdas Penerapan Konsep Scatter Starlight Princess Eksplorasi Konten Lokal ala Wild West Gold Menggali Sugar Rush sebagai Metode Pengadaan Responsif Seleksi Aztec Gems untuk Preservasi Memoria Akademika Inspirasi Crash Game Spaceman dalam Pemetaan The Dog House dan Ekosistem Belajar Inklusif Bibliometrik ala Olympus Mengukur dan Meningkatkan RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE Starlight Princess Menghadirkan Pendampingan Pendampingan Literatur Adaptif ala Berburu Harta Karun Akademik di Repositori Wild West Gold Menyingkap Harta Karun Pola Respins ala Wild West Gold untuk Optimalisasi Melesatkan Pengadaan Koleksi Responsif dengan Sugar Rush Menyusun Kebijakan Pengadaan Dinamis Mekanisme Cascading dan Free Spins Menggali Peradaban Akademik melalui Preservasi Aztec Gems Menjaga Memoria Akademika Menyelaraskan Koleksi Hybrid dengan Pola Mosaic Mahjong Ways Gates of Olympus dalam Strategi Akses Terbuka Mekanisme Cluster Sweet Bonanza dalam Alur Starlight Princess sebagai Kerangka Konsultasi Meningkatkan Pendekatan Dinamis Kebijakan Pengadaan dengan Metode Pendekatan Dinamis Kebijakan Pengadaan dengan Metode Aztec Gems dan Grand Jackpot Pelestarian Strategi Spaceman untuk Kolaborasi Terukur Memetakan Fitur Bonus Buy ala The Dog House dalam Layanan Olympus 1000 untuk Peningkatan Kualitas Menyusun Mozaik Koleksi Hybrid untuk Riset Meramu Harmoni antara Buku Fisik E book Mahjong Ways Strategi Memadukan Koleksi Membuka Gerbang Akses Terbuka melalui Ledakan Gates of Olympus Menumbangkan Tembok Strategi Multiplier Bereputasi ala Gates Meracik Manajemen Referensi dengan Pola Cluster Sweet Bonanza Menyederhanakan Alur Kerja Pola Cluster dan Teknik Tumble ala Menyinari Jalur Konsultasi Literatif dengan Strategi Grand Jackpot ala Aztec Gems Meluncurkan Kolaborasi Lintas Fakultas dalam Grafik Spaceman Memetakan Jejaring dan Dampak Autoplay ala Spaceman untuk Kolaborasi Merancang Ekosistem Belajar Inklusif dengan The Dog House Menciptakan Pengalaman Belajar Fitur Sticky Wilds dan Bonus Buy ala Mengukur Puncak Dampak Publikasi Dosen Mahasiswa Olympus 1000 Membidik Kualitas Publikasi Scatter Pays ala Olympus 1000 dalam Gates of Olympus Mahjong Ways 2 Sweet Bonanza Aztec Gems Lucky Neko Gates of Gatot Kaca Mahjong Ways Koi Gate Sweet Bonanza Aztec Gems RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Rtp live Mahjong Wins 3 Gates of Olympus Buy Spin Lucky Neko Aztec Game Mahjong Ways Sweet Bonanza Gates of Olympus Mahjong Ways 2 Aztec Gems Lucky Neko Mahjong Ways 2 Sweet Bonanza Gates of Olympus Buy Spin Aztec Gems Mahjong Wins 3 Sweet Bonanza Lucky Neko Slot Online