JAKARTA, Desapenari.id – Sebuah peristiwa memilukan mengguncang Jalan Margasatwa Raya, Pondok Labu, Jakarta Selatan, pada Kamis (12/2/2026) siang. Seorang pejalan kaki bernama S (27) harus meregang nyawa setelah terlindas bus Transjakarta. Kejadian ini sontak menyita perhatian publik dan memicu pertanyaan besar tentang keselamatan di jalan raya. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana pihak Transjakarta merespons insiden ini?
Pihak manajemen Transjakarta langsung bergerak cepat pasca-kejadian. Sebagai langkah konkret, mereka membebastugaskan sopir yang mengemudikan bus nahas tersebut. Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat PT Transportasi Jakarta, Tjahyadi, mengonfirmasi hal ini pada Jumat (13/2/2026). Ia menjelaskan bahwa tindakan tegas ini merupakan bagian dari prosedur keselamatan perusahaan yang tidak bisa ditawar.
“Kami berkomitmen penuh terhadap keselamatan,” ujar Tjahyadi. “Oleh karena itu, manajemen segera mengambil keputusan untuk membebastugaskan sementara pramudi yang terlibat. Ini adalah bentuk kepatuhan kami terhadap prosedur internal,” tambahnya menjelaskan.
Bukan hanya berhenti di situ, Transjakarta juga menunjukkan tanggung jawab moralnya. Mereka memastikan akan menanggung seluruh biaya yang timbul akibat kecelakaan ini. Mulai dari biaya perawatan di rumah sakit, penyediaan ambulans, hingga santunan duka cita untuk keluarga korban. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian dan empati perusahaan di tengah duka yang mendalam.
“Kami memahami bahwa tidak ada yang bisa menggantikan kehilangan nyawa. Namun, sebagai bentuk tanggung jawab, kami pastikan seluruh biaya penanganan di Rumah Sakit, penyediaan ambulans, hingga pemberian santunan duka bagi keluarga korban kami tanggung sepenuhnya. Kami harap ini bisa memberikan sedikit dukungan di masa sulit ini,” tutur Tjahyadi dengan nada prihatin.
Sementara itu, dari sisi hukum, Transjakarta menyatakan sikap kooperatif. Mereka menyerahkan sepenuhnya proses penyidikan kepada pihak kepolisian, dalam hal ini Polda Metro Jaya. Perusahaan berjanji akan membuka semua akses data yang diperlukan untuk mengusut tuntas kasus ini.
Sikap transparan ini mereka buktikan dengan menyerahkan semua data pendukung. Yang paling krusial, mereka memberikan rekaman CCTV dari dalam dan sekitar bus. Langkah ini mereka ambil untuk membantu polisi mengungkap kronologi kejadian secara jelas dan terang. “Kami ingin kasus ini terang benderang,” tegas Tjahyadi. “Karena itu, kami bersikap kooperatif dengan menyerahkan seluruh data pendukung, termasuk rekaman CCTV,” pungkasnya.
Tidak hanya fokus pada penanganan pasca-insiden, Transjakarta juga berjanji akan meningkatkan kewaspadaan. Mereka bertekad untuk mencegah agar tragedi serupa tidak terulang lagi di masa depan. Pihak manajemen akan memastikan seluruh pramudi beroperasi sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat.
Detik-Detik Mencekam: Pejalan Kaki Tewas di Tempat
Sebelumnya, peristiwa nahas ini terjadi pada Kamis siang yang cerah. Korban, S, seorang pejalan kaki, tengah berada di Jalan Margasatwa Raya. Saat itu, sebuah bus Transjakarta koridor 1E melaju dari arah yang sama menuju Jalan Pondok Labu Raya. Tanpa diduga, kecelakaan fatal pun terjadi.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, membeberkan kronologi singkat kejadian. Ketika bus tiba di pemberhentian atau halte Taman DDN, korban yang berada di sekitar lokasi tiba-tiba terlindas. Bagian roda belakang bus Transjakarta itulah yang menjadi penyebab tewasnya S seketika.
“Akibat dari kecelakaan lalu lintas tersebut, seorang pejalan kaki mengalami luka parah dan meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP),” jelas Ojo saat dikonfirmasi pada hari yang sama.
Pemandangan memilukan terlihat di lokasi. Sebelum petugas tiba, warga sekitar sempat menutupi jasad korban dengan kertas kardus. Jenazah S kemudian mereka evakuasi dan bawa ke RSUP Fatmawati untuk penanganan lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi semua pihak, baik pengemudi kendaraan umum maupun pejalan kaki, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan di jalan. Investigasi kepolisian masih terus berjalan untuk menentukan penyebab pasti dan ada tidaknya kelalaian dalam kecelakaan ini. Semua mata kini tertuju pada proses hukum yang berlangsung.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

