JAKARTA, Desapenari.id – Seorang driver ojek online (ojol) harus berakhir di rumah sakit dengan luka berdarah-darah, setelah secara brutal dipukuli oleh seorang karyawan showroom mobil di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Lebih mencengangkan lagi, ternyata pemicu amuk sadis ini hanyalah sebuah penilaian bintang satu di aplikasi! Peristiwa panas ini meledak pada Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 11.16 WIB, mengguncang lokasi yang biasanya identik dengan kemewahan dan transaksi mobil mewah.
Menurut Kapolsek Metro Penjaringan, Kompol Agus Ady, yang dikonfirmasi pada Rabu (7/1/2026), jelas bahwa korban adalah driver ojol berinisial MA. Sementara itu, terduga pelaku yang kini berada dalam jeratan hukum adalah seorang karyawan showroom berinisial JW. Pada awalnya, kronologi kejadian berlangsung seperti orderan biasa. Pertama-tama, pelaku JW memesan makanan melalui aplikasi layanan pesan antar, kemudian orderan tersebut diterima oleh korban MA. Sebelum berangkat, MA dengan transparan sudah menginformasikan bahwa nantinya akan ada biaya parkir sepeda motor, dan pelaku pun menyetujuinya tanpa masalah.
Sesampainya di lokasi showroom, MA kembali menegaskan biaya parkir sebesar Rp 3.000. Pada saat itu, pelaku JW pun memberikan uang parkir tersebut. Namun, sebuah kejutan tak terduga menanti MA setelah ia meninggalkan lokasi. Begitu ia mengecek telepon genggamnya, langsung terpampanglah kenyataan pahit: pelaku JW telah memberikan penilaian bintang satu terhadap akunnya di aplikasi. Perlu Anda pahami, dalam ekosistem ojol, bintang satu adalah “hukuman” yang sangat merugikan karena secara otomatis dapat mematikan kesempatan mendapatkan orderan selanjutnya.
Akibatnya, darah MA pun naik. Dengan perasaan dikhianati setelah semua transaksi berjalan lancar, ia memutuskan untuk kembali ke showroom guna mengklarifikasi masalah tersebut. Sayangnya, niat klarifikasi justru berubah menjadi bencana. Bukannya berdiskusi baik-baik, pertemuan kedua belah pihak malah berujung pada keributan sengit. Tanpa ampun, amarah JW meledak lebih dahsyat. Secara brutal, ia lalu menghajar kepala MA menggunakan sebuah botol, sehingga menyebabkan luka serius di bagian kepala sebelah kiri korban. Akibat pukulan keji itu, MA langsung roboh dan harus dilarikan dengan segera ke Rumah Sakit Pluit untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Bahkan, lukanya cukup parah hingga membutuhkan delapan jahitan di bagian kepalanya. Namun, cerita tidak berhenti di situ. Begitu kabar pemukulan ini menyebar di kalangan komunitas ojol, gelombang kemarahan pun tak terbendung. Tak lama kemudian, sekitar 30 pengemudi ojek online langsung bergerak mendatangi showroom tersebut. Mereka menunjukkan solidaritas tinggi untuk rekan mereka yang menjadi korban, serta menuntut keadilan. Menyikapi situasi yang mulai tegang ini, Polsek Metro Penjaringan tidak tinggal diam. Akhirnya, mereka meredakan keadaan dengan menerjunkan 10 personel ke lokasi untuk mengamankan situasi dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Setelah situasi bisa dikendalikan, pihak kepolisian lalu membawa korban MA dan pelaku JW ke Polsek Metro Penjaringan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Selanjutnya, korban diarahkan untuk segera membuat laporan polisi (LP) secara resmi terkait penganiayaan yang ia alami. Saat ini, proses hukum sedang berjalan. Seperti yang ditegaskan Kompol Agus Ady, “Penanganan penyelidikan dan penyidikan masih berproses.” Artinya, pelaku JW menghadapi konsekuensi serius atas tindakan kekerasannya yang tidak proporsional tersebut.
Sebagai penutup, insiden ini tentunya menjadi peringatan keras bagi semua pihak. Bagi konsumen, berikanlah penilaian yang adil dan komunikasikan masalah dengan kepala dingin. Bagi pekerja layanan, jalankan protokol pengaduan yang ada. Sebab, satu bintang satu tidak boleh dibayar dengan delapan jahitan di kepala. Keadilan harus ditegakkan, dan kekerasan, dalam bentuk apa pun, tidak bisa dibiarkan menjadi solusi. Pada akhirnya, masyarakat menunggu proses hukum yang transparan agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi di masa depan.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

