BATU, Desapenari.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu, Jawa Timur, hingga saat ini terus mengobrol panas dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Obrolan mereka serius banget, soal rencana pembangunan pagar pengaman di Jembatan Cangar. Kenapa? Karena baru-baru ini, jembatan tersebut menjadi lokasi bunuh diri untuk kedua kalinya dalam waktu berdekatan! Duh, serem banget, kan?
Saat ini, sinkronisasi anggaran dan kajian teknis masih menjadi fokus utama dalam rencana pembangunan pagar pengaman di Jembatan Cangar. Pemerintah masih pusing tujuh keliling menyamakan persepsi soal duit dan konstruksi.
Plt Wali Kota Batu Buka Suara: “Ini Nggak Bisa Asal Jadi!”
Plt Wali Kota Batu, Heli Suyanto, dengan tegas mengungkapkan bahwa proses pembahasan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur saat ini nggak cuma muterin masalah uang. Lebih dari itu, mereka juga pusing memikirkan aspek teknis konstruksi yang harus dihitung secara matang dan nggak bisa setengah-setengah.
Menurut Heli, penambahan pagar pembatas tidak bisa dilakukan sembarangan. Jangan sampai pagar yang dipasang malah bikin jembatan ambruk! Makanya, tim ahli harus menyesuaikan desain pagar dengan kekuatan dan desain awal jembatan. Gila, kan, repotnya?
Nggak Mau Asal Jadi, Pemkot Batu Lakukan Kajian Mendalam Biar Nggak Timbulkan Risiko Baru!
Oleh sebab itu, Pemkot Batu pun melakukan kajian mendalam. Mereka nggak mau fungsi pengamanan berjalan tapi malah menimbulkan risiko baru yang lebih bahaya. Malu besar, kan, kalau pagar malah bikin jembatan rubuh?
“Saat ini masih dalam tahap sinkronisasi anggaran serta kajian teknis,” ujar Heli dengan nada serius, Rabu (29/4/2026). “Kami ingin penambahan pagar tersebut tidak membebani struktur jembatan. Namun yang terpenting, pagar itu tetap efektif mencegah tindakan berbahaya,” tambahnya.
Meskipun sudah banyak yang bertanya-tanya, Heli belum dapat menyampaikan gambaran secara teknis mengenai pagar pengaman tersebut. Pasalnya, semuanya masih dalam bentuk kajian awal dan belum final.
“Mengenai teknisnya nanti kita sampaikan lagi,” terang Heli sambil memohon pengertian. “Karena sekarang masih tahap pengkajian, jadi kami belum bisa bocorin detailnya,” pungkasnya.
Bukan Cuma Pagar! CCTV Juga Bakal Dipasang di Tempat Rawan!
Selain fokus pada pemasangan pagar pembatas, Pemkot Batu juga mengusulkan penambahan CCTV di tempat-tempat rawan. Langkah ini diambil untuk memantau aktivitas mencurigakan dan mencegah aksi nekat di kemudian hari.
Soal jumlah titik pemasangan CCTV, pihak Pemkot Batu mengaku masih melakukan pembahasan ulang. Mereka nggak mau buru-buru dan salah sasaran.
Patroli Rutin Digencarkan, Tapi Petugas Nggak Bisa Jaga 24 Jam!
Selain fokus pada pembangunan pagar dan CCTV, Pemkot Batu juga melakukan sejumlah langkah pendukung untuk meningkatkan keamanan di kawasan Jembatan Cangar. Salah satu langkah andalan mereka adalah patroli rutin oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Perhubungan.
“Patroli sudah kami lakukan secara berkala,” pungkas Heli. “Namun, kami sadar betul bahwa petugas tidak bisa berjaga selama 24 jam penuh. Makanya butuh pagar dan CCTV,” tutupnya.
Kilas Balik: Dua Aksi Nekat dalam Sebulan Bikin Geger!
Diberitakan sebelumnya, dua kasus bunuh diri di Jembatan Kembar Cangar terjadi dalam kurun waktu kurang dari satu bulan. Sungguh waktu yang sangat singkat dan mengejutkan!
Kasus pertama terjadi pada Selasa (31/3/2026). Seorang pria berinisial MMA (24) asal Mojokerto nekat melompat dari jembatan. Belum reda duka, kasus kedua menyusul pada Kamis (23/4/2026). DPW (24) asal Lumajang menggunakan modus serupa, yakni melompat dari jembatan. Tragis!
Ini Sudah Jadi Atensi Serius! Pemkot dan Provinsi Gerak Cepat!
Kasus bunuh diri beruntun ini jelas menjadi atensi serius bagi Pemkot Batu maupun Pemerintah Provinsi. Mereka sama-sama sepakat untuk segera merealisasikan penambahan pagar pembatas. Harapannya, kejadian serius dan menyedihkan ini tidak terulang kembali di kemudian hari.
Butuh Bantuan? Kamu Nggak Sendirian!
Pesan penting dari kami: Bunuh diri bisa terjadi saat seseorang mengalami depresi berat dan merasa nggak ada yang peduli. Jika Anda atau teman Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan jangan putus asa! Kamu tidak sendiri di dunia ini.
Layanan konseling bisa menjadi pilihan tepat untuk meringankan keresahan yang ada. Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau alternatif layanan konseling lainnya, kamu bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:
➡️ https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/ ⬅️
Ingat, hidup ini berharga. Ada banyak orang yang siap membantu kamu melewati masa sulit.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

