KUPANG, Desapenari.id – Sungguh di luar dugaan! BBNP NTT baru saja membongkar skandal besar yang bikin merinding. Ternyata, seorang narapidana di Medan menjadi dalang utama peredaran narkoba di Sumba, NTT. Aksi licik si bandar dari balik penjara ini pun akhirnya tercium juga!
Selanjutnya, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan tegas mengungkap jaringan narkotika yang beroperasi di wilayah Sumba. Setelah penyelidikan mendalam, petugas menemukan fakta mengejutkan: seorang warga binaan (napi) di Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medang ternyata mengendalikan semuanya.
Si narapidana berinisial MAP ini diduga kuat sebagai otak di balik operasi ilegal tersebut. Dari sel penjara, MAP dengan leluasa mengatur distribusi narkotika ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk kepulauan terpencil di Sumba, NTT! Gila, kan?
Kronologi Mencekam: Tangkap Satu, Terungkap Jaringan Besar!
Pertama-tama, semuanya berawal dari keberhasilan petugas pada tahun lalu. Kepala BNNP NTT, Brigjen Pol Yulianus Yulianto, menjelaskan bahwa kasus ini mulai terkuak setelah ia dan timnya menangkap seorang warga berinisial A. Penangkapan dramatis itu terjadi di Kabupaten Sumba Barat Daya tepat pada 15 September 2024.
“Ini baru permulaan, gengs! Dari penangkapan pertama itu, petugas kami langsung mengamankan barang bukti yang bikin geleng-geleng kepala,” ujar Yulianus dengan tegas saat ditemui di kantornya, Rabu (7/5/2026).
Lebih lanjut, ia merinci bahwa barang bukti yang disita adalah narkotika golongan I jenis ganja seberat 529 gram! Bayangkan, hanya dari satu tangan saja sudah sebanyak itu.
Kemudian, tim BNNP NTT tidak berhenti di situ. Mereka langsung melakukan pengembangan penyelidikan secara intensif. Hasilnya? Sebuah kejutan besar! Petugas berhasil mengidentifikasi nama-nama lain dalam jaringan tersebut, dan puncaknya adalah terungkapnya sosok MAP.
MAP sendiri bukanlah orang sembarangan. Ia adalah seorang napi kasus narkotika yang sudah mendekam di Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan sejak tahun 2022. Luar biasa, dari dalam penjara pun ia masih bisa beraksi!
“MAP ini kami duga keras sebagai sang pengendali utama, bos besar yang menyetir peredaran narkotika dari balik jeruji besi,” imbuh Yulianus dengan nada geram. “Jaringannya menyebar ke berbagai wilayah Indonesia, dan NTT khususnya Sumba jadi salah satu target utamanya.”
Eksekusi Berani: Petugas Jemput Paksa Bandar dari Dalam Lapas!
Setelah semua bukti mengerucut, petugas BNNP NTT pun bertindak cepat. Tanpa buang waktu, mereka langsung berkoordinasi dengan pihak Lapas Tanjung Gusta Medan untuk mengamankan tersangka.
Dan terjadilah momen yang mendebarkan! Tim gabungan BNNP NTT kemudian menjemput MAP langsung dari dalam selnya. Dengan pengawalan super ketat, si bandar narkoba ini resmi dikeluarkan dari lapas pada tanggal 28 April 2026.
Saat ini, MAP sudah dipindahkan ke wilayah hukum Kejaksaan Negeri Sumba Barat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Proses hukum pun segera bergulir.
Tahap II: Bandara Udara Dibawa ke Kejaksaan dengan Barang Bukti Lengkap!
Selanjutnya, proses penyerahan tersangka dan barang bukti atau yang biasa disebut tahap II digelar dengan khidmat. Acara penting ini berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Sumba Barat yang berada di Waikabubak pada Kamis (30/4/2026), sekitar pukul 13.00 WITA.
Mengapa proses ini bisa berjalan mulus? Tentu saja karena berkas perkara sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh jaksa peneliti. Tidak ada celah sedikit pun bagi si bandar untuk kabur dari jeratan hukum!
Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNNP NTT, Kombes Pol Sonny W. Siregar, dengan percaya diri menjelaskan situasi terkini. “Ini adalah tahap akhir dari proses penyidikan, teman-teman,” ujar Sonny di sela-sela acara penyerahan.
“Setelah ini, semua dokumen dan si tersangka beserta barang bukti kami serahkan sepenuhnya kepada Kejaksaan Negeri Sumba Barat. Kini, giliran mereka yang akan melanjutkan proses hukum sesuai dengan prosedur yang berlaku,” tambahnya tegas.
Komitmen Membara: BNNP NTT Siap Gempur Bandar Manapun!
Di akhir pernyataannya, BNNP NTT kembali menegaskan komitmennya yang tidak pernah padam. Lembaga ini bertekad untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap peredaran gelap narkotika, khususnya di wilayah Sumba dan seluruh daerah di NTT.
Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada dan ikut serta memberantas peredaran gelap narkoba. Jangan biarkan bandar-bandar seperti MAP bermain kotor dari balik penjara! Bersama BNNP NTT, kita ciptakan NTT yang bersih dari narkoba.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

