SUKABUMI, Desapenari.id – Jajaran penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi saat ini lagi gencar-gencarnya mengusut tuntas dugaan praktik penimbunan bahan bakar minyak bersubsidi jenis Pertalite yang mendadak bikin heboh warga di wilayah Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Langkah hukum tegas ini diambil aparat pasalnya aksi borong BBM bersubsidi secara ilegal jelas-jelas sangat merugikan masyarakat kecil serta merusak tata kelola rantai distribusi resmi yang sudah ditetapkan pemerintah. Akibat penyelewengan energi yang meresahkan ini, aparat kepolisian langsung bergerak cepat menyisir lokasi penimbunan demi memastikan ketersediaan BBM bersubsidi tetap terjaga aman buat warga lokal yang memang benar-benar membutuhkan pasokan harian.
Dalam penanganan skandal besar ini, tim penyidik berhasil mengamankan satu unit truk ukuran menengah yang diduga kuat menjadi armada utama buat mengangkut cairan Pertalite dalam skala raksasa. Pengangkutan BBM bersubsidi tersebut ternyata nggak menggunakan truk tangki standar resmi Pertamina, melainkan memanfaatkan ratusan jerigen plastik berkapasitas besar yang disusun menumpuk secara tersembunyi di dalam bak. Tindakan tegas aparat ini sekaligus menjadi peringatan keras buat para spekulan nakal yang nekat mempermainkan jatah barang subsidi milik publik demi meraup keuntungan finansial secara tak sah.
Selanjutnya, jajaran kepolisian langsung membawa barang bukti berupa armada truk beserta seluruh muatannya ke markas komando guna memperlancar proses verifikasi hukum dan pengujian materiil di lapangan. Tak cuma menyita kendaraan pengangkut, para penyidik juga lagi gencar memeriksa sejumlah saksi kunci yang diduga kuat mengetahui alur transaksi gelap tersebut, mulai dari proses pembelian di SPBU sampai mekanisme pengisian jerigen berulang kali. Alhasil, proses pemeriksaan maraton ini diharapkan mampu membongkar jaringan mafia BBM yang kerap meresahkan warga Sukabumi dan sekitarnya.
Berdasarkan hasil pantauan langsung di lokasi pada Jumat (16/10/2026), truk barang bukti itu tampak terparkir rapi di area parkir belakang Mapolres Sukabumi di bawah pengawasan ketat petugas penegak hukum. Kendaraan pengangkut BBM ilegal yang disita tersebut merupakan satu unit truk Hino Dutro 300 kelir putih yang mengusung plat nomor B 9768 XWY. Keberadaan truk tersebut mendadak jadi pusat perhatian publik pasalnya kapasitas angkutnya yang lumayan jumbo dinilai sanggup menampung ribuan liter BBM subsidi dalam sekali jalan tanpa terdeteksi petugas patroli.
Fakta menariknya lagi, pada dinding samping bak truk tersebut tertempel stiker logo bertuliskan “KOPERASI DESA” yang diduga kuat sengaja dipasang buat mengelabui petugas pengawas di jalan raya. Padahal, muatan BBM melimpah di dalam bak truk itu ditutup sangat rapat menggunakan terpal tebal berwarna biru gelap agar tak memancing kecurigaan warga maupun aparat yang melintas di jalur utama. Penggunaan kedok stiker lembaga desa ini disinyalir menjadi modus baru yang sengaja dimanfaatkan oknum nakal demi memuluskan aksi kejahatan penyedotan Pertalite subsidi secara sistematis.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi, Iptu Dudi Suharyana, secara resmi membenarkan penangkapan truk misterius yang memboyong cairan Pertalite dalam jumlah yang sangat fantastis tersebut. Pihaknya menegaskan kalau temuan ini bukan sekadar kasus penimbunan skala kecil, melainkan aksi penyalahgunaan BBM bersubsidi berskala besar yang berpotensi membobol kuota bahan bakar bagi masyarakat kurang mampu di daerah. Pernyataan terbuka ini sekaligus mempertegas komitmen jajaran Polres Sukabumi dalam mengusut tuntas praktik mafia BBM sampai ke akar-akarnya tanpa pandang bulu.
Meskipun barang bukti fisik sudah berhasil diamankan di markas kepolisian, jajaran penyidik hingga detik ini masih terus mendalami keterlibatan jaringan pihak-pihak lain yang ikut bermain di balik layar. Polisi fokus menelusuri dari SPBU mana aja Pertalite tersebut dibeli, siapa oknum operator yang meloloskan pengisian ratusan jerigen tersebut, hingga ke mana arah penyaluran akhir bahan bakar bernilai tinggi tersebut. Penyelidikan mendalam ini krusial banget dilakukan agar seluruh rantai kejahatan distribusi minyak ilegal ini bisa ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.
“Proses penyelidikan lagi kami jalankan secara maraton dengan menginterogasi pihak-pihak terkait yang terlibat langsung maupun tak langsung dalam aksi ini. BBM jenis Pertalite tersebut dibeli memanfaatkan jerigen lalu diangkut pakai truk warna putih, jumlahnya nggak main-main karena berada di atas 100 jerigen,” tegas Iptu Dudi Suharyana saat membeberkan rincian kasus di hadapan media. Keterangan resmi ini memperjelas betapa rapinya persiapan para pelaku dalam mengumpulkan ribuan liter Pertalite tanpa mengantongi izin niaga resmi dari pemerintah pusat.
Berdasarkan data pemeriksaan sementara, pasokan BBM bersubsidi dalam jumlah melimpah itu rencananya mau dijual kembali dan didistribusikan ke para pengecer eceran di berbagai sudut wilayah Kabupaten Sukabumi demi mendulang untung pribadi. Alhasil, praktik jual beli ilegal ini sangat berpotensi memicu kelangkaan Pertalite di SPBU resmi serta merugikan para konsumen miskin yang benar-benar berhak. Kendati demikian, Polres Sukabumi memastikan kalau perkara ini masih berada dalam tahap penyelidikan intensif guna mengumpulkan alat bukti tambahan sebelum menetapkan para tersangka secara resmi sesuai regulasi hukum yang berlaku.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

