Desapenari.id – Para pelancong yang berencana liburan seru atau sekadar transit penerbangan melewati Bandara Internasional Don Mueang di Kota Bangkok, Thailand, mendadak harus memutar otak dan merombak total seluruh persiapan perjalanan penerbangan mereka. Pasalnya, otoritas pengelola bandara sibuk tersebut baru saja mengetok palu kebijakan keamanan baru yang terbilang sangat radikal dan dipastikan bakal mengubah kebiasaan lama para wisatawan. Oleh karena itu, kamu yang kerap bepergian ke Negeri Gajah Putih ini wajib banget menyimak informasi krusial ini agar agenda perjalanan liburanmu tidak mendadak hancur berantakan hanya akibat tertahan lama di area pemeriksaan keamanan penerbangan.
Tepat mulai tanggal 1 November 2026 mendatang, pihak pengelola bandara tersebut secara resmi akan menyingkirkan penggunaan alat detektor logam genggam yang selama ini biasa diayunkan petugas dan menggantinya dengan metode pemeriksaan fisik secara langsung alias pat-down pada titik pemeriksaan tertentu. Alhasil, setiap calon penumpang penerbangan yang melintas bakal merasakan rabaan tangan langsung dari petugas keamanan sewaktu mereka melintasi area pemeriksaan khusus tersebut.
Pemeriksaan Fisik Dilakukan Setelah Pemindaian
Berdasarkan warta mengejutkan yang dirilis oleh media ternama The Nation pada Selasa tanggal 27 Oktober 2026, penerapan prosedur baru yang sangat ketat ini sebenarnya bertujuan utama untuk membentengi keamanan penerbangan dari ancaman bahaya potensial. Selain itu, langkah tegas ini diambil oleh pengelola bandara guna menyelaraskan standar pemeriksaan keselamatan bandara setempat agar sejalan dengan Peraturan Nomor 113 besutan Otoritas Penerbangan Sipil Thailand atau CAAT. Tak hanya itu, otoritas penerbangan setempat juga merujuk langsung pada rekomendasi keselamatan penerbangan internasional yang diterbitkan oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional atau ICAO. Maka dari itu, aturan baru ini murni merupakan standar keselamatan penerbangan kelas dunia yang wajib dipatuhi oleh seluruh maskapai dan calon penumpang tanpa terkecuali demi keselamatan bersama.
Dalam skema alur pemeriksaan baru yang siap menguji kesabaran ini, kamu sebagai calon penumpang pada awalnya bakal dipersilakan melangkahkan kaki melewati gerbang detektor logam berjalan atau WTMD seperti biasa. Bahkan, di beberapa jalur pemeriksaan tertentu, petugas keamanan akan langsung mengarahkan kamu untuk masuk ke dalam bilik pemindai tubuh canggih atau body scanner. Selanjutnya, teknologi pemindai canggih ini akan bekerja secara otomatis untuk mendeteksi apakah ada benda asing berbahan logam atau barang berbahaya lain yang tersembunyi rapat di balik pakaian yang kamu kenakan.
Setelah kamu selesai melintasi lorong mesin pemindai utama tersebut, petugas keamanan tidak akan lagi mengibaskan tongkat detektor logam genggam ke sekeliling tubuhmu dari atas sampai bawah. Sebaliknya, petugas akan langsung mengeksekusi tindakan pemeriksaan fisik secara manual dengan cara meraba bagian-bagian tubuh tertentu yang memicu indikasi kecurigaan pada mesin pemindai. Oleh sebab itu, kamu beserta seluruh rombongan wisatawan wajib banget mematuhi setiap instruksi teknis yang diarahkan oleh para petugas keamanan yang bersiaga di lokasi agar seluruh proses pemeriksaan tidak makin menyita waktu berhargamu.
Persiapan Penumpang untuk Memperlancar Pemeriksaan
Di sisi lain, pergeseran prosedur pemeriksaan keamanan yang terbilang cukup mengejutkan ini diprediksi kuat bakal memicu antrean mengular serta memakan durasi waktu pemeriksaan yang jauh lebih lama dari biasanya. Lebih-lebih lagi, potensi kemacetan antrean ini bakal memuncak tajam ketika jumlah gelombang calon penumpang meningkat drastis pada jam-jam sibuk penerbangan pagi maupun sore hari. Meskipun demikian, sebagaimana dikutip dari koran ternama The Straits Times pada Selasa tanggal 27 Oktober 2026, pihak manajemen bandara secara tegas memberikan jaminan bahwa seluruh proses rabaan fisik tersebut akan senantiasa berjalan sesuai kaidah baku. Bahkan, jajaran staf keamanan berjanji bakal tetap bersikap profesional, sopan, serta menjunjung tinggi norma dan rasa hormat terhadap hak-hak privasi setiap penumpang.
Guna membantu memangkas potensi kendala dan menghindari kepanikan saat mengantre, pihak pengelola bandara sangat menyarankan agar para calon penumpang bergerak lebih cepat dengan melucuti seluruh perhiasan atau benda berbahan logam sewaktu masih berada di dalam barisan antrean. Selain itu, kamu juga wajib menyiapkan dan merapikan seluruh barang bawaan kabinmu sebelum melangkah mencapai meja pemeriksaan utama. Alhasil, ketika giliranmu tiba, kamu sudah benar-benar siap dan tidak perlu membongkar tas secara mendadak di depan petugas yang sedang bertugas.
Bahkan, berbagai jenis perlengkapan pribadi yang sering tidak kita sadari seperti jaket tebal, ikat pinggang berkepala logam, jam tangan, telepon seluler, hingga alas kaki atau sepatu berpotensi kuat harus kamu lepas untuk melewati pemeriksaan sinyal sinar-X secara terpisah. Oleh karena itu, makin cepat kamu melepas benda-benda tersebut dan menaruhnya ke dalam keranjang pemindai, makin lancar pula kamu bisa melewati rintangan pemeriksaan keamanan bandara yang serba ketat ini.
Sementara itu, bagi para calon penumpang yang memiliki kondisi kesehatan khusus yang berisiko mengganggu proses rabaan fisik—misalnya sedang mengalami cedera fisik, menggunakan perangkat medis buatan yang diimplan dalam tubuh seperti alat pacu jantung, ataupun sedang mengandung alias hamil—sangat diwajibkan untuk menyampaikan informasi krusial tersebut kepada petugas keamanan sejak awal. Maka dari itu, setelah menerima informasi tersebut, para petugas dapat memberikan penanganan khusus serta menerapkan metode pemeriksaan alternatif yang jauh lebih aman, nyaman, dan ramah bagi kondisi fisikmu.
Oleh sebab itu, para pelancong mancanegara maupun lokal sangat perlu memperhitungkan secara cermat potensi pembengkakan waktu pemeriksaan ini ketika menyusun rencana jam keberangkatan dari hotel menuju ke bandara. Sebab, proses pemeriksaan fisik secara manual ini secara alami bakal menyedot alokasi waktu yang tidak sedikit jika kita bandingkan dengan cara lama yang sekadar mengandalkan sapuan detektor genggam kilat.
Pada akhirnya, menyisihkan alokasi waktu tunggu yang sangat melimpah sebelum jadwal penerbanganmu tiba serta selalu bersikap kooperatif mengikuti semua instruksi petugas di lapangan akan menjadi kunci utama agar seluruh proses penerbanganmu berjalan lancar tanpa gangguan, sehingga liburan idamanmu di Thailand tetap terasa seru dan bebas dari masalah stres!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

