SAMARINDA, Desapenari.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Samarinda akhirnya membekuk sepasang suami istri berinisial Z (35) dan Y (29). Keduanya menjadi tersangka dalam kasus pencurian fantastis senilai 40.000 dolar AS atau sekitar Rp 625 juta! Uang sebesar itu ternyata milik bos Z sendiri. Lebih mencengangkan lagi, uang hasil kejahatan tersebut mereka habiskan untuk memuaskan gaya hidup super mewah dalam waktu singkat.
Polisi pun berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang membuat mata terbelalak, mulai dari mobil, motor, iPhone 17 Pro Max terkini, hingga tas-tas branded ternama. Kisah ini bermula dari laporan sang korban yang merasa tabungan dolarnya berkurang drastis. Setelah penyelidikan mendalam, unit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda berhasil mengungkap fakta mengejutkan.
Ternyata, pelaku utama adalah orang kepercayaan korban sendiri! AKP Agus Setyawan, Kasat Reskrim Polresta Samarinda, membeberkan bahwa Z memanfaatkan akses dan kepercayaan dari majikannya secara licik. “Pelaku Z ini mengambil uang dollar milik korban sedikit demi sedikit dari dalam tas korban. Aksi tersebut dia lakukan berulang kali tanpa sepengetahuan korban,” jelas Agus saat dikonfirmasi, Senin (2/1/2026).
Lebih detail lagi, Agus menyebutkan total uang yang berhasil digasak Z mencapai USD 40.000 dengan pecahan USD 100. “Kalau dikonversi, nilainya sangat besar. Uang itu kemudian pelaku tukarkan ke rupiah di sejumlah tempat penukaran valuta asing,” tambahnya. Namun, aksi ini tidak dilakukan Z sendirian. Dia ternyata melibatkan sang istri, Y, dalam proses pencucian uang haram tersebut.
Hebohnya, Z memberikan alasan palsu kepada istrinya! Z mengaku bahwa uang dollar tersebut merupakan hasil gaji dan tabungannya dari kerja. Meskipun sempat mencurigai karena penghasilan suaminya tidak mungkin sebesar itu, Y akhirnya tetap membantu menukarkan uang tersebut. “Y mengetahui bahwa uang tersebut ditukarkan di beberapa money changer, baik di Samarinda maupun Balikpapan. Total uang yang berhasil mereka cairkan mencapai Rp 625.243.200,” tegas Agus.
Dengan uang sefantastis itu, pasangan ini langsung kalap berbelanja! Polisi mencatat, dana hasil kejahatan mereka habiskan untuk memborong perhiasan emas, membeli telepon genggam kelas premium, membayar angsuran mobil dan motor, mengoleksi tas-tas bermerk mahal, hingga membiayai liburan ke luar daerah. “Ini murni untuk kepentingan pribadi. Tidak ada yang mereka gunakan untuk kebutuhan mendesak. Semuanya untuk konsumtif dan gaya hidup,” tegas Agus dengan nada prihatin.
Setelah berhasil melacak, polisi pun mengamankan kedua tersangka beserta segunung barang bukti mewah. Barang-barang itu diamankan karena diduga kuat dibeli dari hasil tindak pidana. Mari kita intip apa saja yang berhasil polisi sita: satu unit mobil Daihatsu Ayla tahun 2021, satu unit sepeda motor Honda PCX tahun 2025, beberapa unit telepon genggam canggih seperti Samsung Galaxy S24 FE, iPhone 17 Pro Max, dan Samsung Galaxy Z Flip 7. Tidak ketinggalan, perhiasan emas berupa gelang, anting, dan liontin lengkap dengan nota pembelian, serta tas-tas bermerek Calvin Klein, Chanel, dan Balenciaga yang harganya selangit. Uang tunai sisa dan kuitansi penukaran dollar juga menjadi barang bukti yang menguatkan.
Kedua tersangka kini sudah mendekam di tahanan Mapolresta Samarinda. Mereka polisi jerat dengan Pasal 476 KUHP tentang tindak pidana pencurian. Pengungkapan kasus ini, menurut Agus, harus menjadi pelajaran berharga bagi semua orang. “Kepercayaan itu amanah. Ketika disalahgunakan, konsekuensinya pidana. Kami pastikan proses hukum akan berjalan tegas dan profesional,” tuturnya dengan tegas.
Sebagai penutup, Polresta Samarinda juga memberikan imbauan penting kepada masyarakat. Masyarakat diharapkan lebih waspada dalam menyimpan barang berharga, khususnya di lingkungan kerja. Selain itu, masyarakat harus segera melapor jika menemukan indikasi tindak pidana agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat. Kasus pasutri pencuri ini membuktikan bahwa kejahatan kerah putih bisa dilakukan oleh orang terdekat, dan gaya hidup mewah yang instan seringkali menyimpan drama pidana yang pahit akibatnya.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

