JAMBI, Desapenari.id — Aparat kepolisian benar-benar kehilangan kesabaran dan akhirnya melepaskan tembakan membabi buta ke arah roda mobil bandar narkoba. Aksi dramatis itu terjadi saat tim dari Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi berhasil menggagalkan peredaran gelap paket setan di Jalan Lintas Sumatera KM 32, tepatnya di Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, pada Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Wah, serem banget, ya? Bayangkan, malam-malam di jalan lintas, tiba-tiba ada kejar-kejaran ala film action!
Nah, dalam penggerebekan mencekam yang berlangsung cepat itu, petugas dari Ditresnarkoba Polda Jambi langsung mengamankan barang bukti yang bikin melongo. Bukan main, polisi berhasil menyita 20 kilogram narkotika jenis sabu-sabu. Angka yang fantastis, kan? Tapi tunggu, belum selesai sampai di situ. Polisi juga turut mengamankan 20.241 butir ekstasi dengan logo-logo keren kayak Redbull dan Kenzo. Gila, seisi pesta diskotek bisa hancur semua! Tidak hanya itu, petugas juga menemukan narkotika golongan II jenis etomidate yang selama ini disalahgunakan untuk campuran vape. Jadi, hati-hati buat yang suka ngevape, siapa tahu isinya bukan liquid biasa.
Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno H Siregar, dengan tegas menjelaskan bahwa setan-setan berbungkus plastik ini dibawa langsung dari Pekanbaru dengan target awal menuju ke Palembang. Namun, pria berpangkat bintang dua itu curiga kalau barang haram tersebut tidak hanya berhenti di Palembang. “Tetapi ini belum tentu juga diedarkan ke Palembang, bisa saja ke wilayah lain,” ujar Krisno dengan muka garang saat menggelar konferensi pers, Senin (12/5/2026). Jadi, warga di seluruh Sumatera, awas ya! Barang ini bisa nyasar ke kampung kalian.
Kapolda Krisno juga membeberkan detail serem di balik penangkapan ini. Katanya, proses penangkapan maling-maling nyawa ini disertai dengan aksi kejar-kejaran paling epic sepanjang tahun. Sobat, kalau lihat adegan di film Fast & Furious, ya kurang lebih kayak gitu deh. Para pengedar nekad kabur dengan mobil mereka, ngeloyor seenak jidat. Polisi nggak tinggal diam, dong. Mereka pun melakukan tembakan peringatan yang diarahkan ke bagian roda mobil para pelaku. Tembakan ini bukan buat mainan, tapi untuk menghentikan total pelarian gila mereka. Brattt! Ban mobil kempes, pelaku pun tekor.
Di lokasi kejadian pertama yang mencekam itu, polisi berhasil menangkap dua pelaku yang masih beruntung hidup. Mereka adalah MR dan JM. Keduanya langsung digelandang dan nggak bisa berkutik. Begitu polisi menginterogasi kedua pemuda itu, mereka gemetaran dan mengaku bahwa semua barang bukti narkotika super banyak itu disimpan di dalam sebuah mobil Xenia. Mobil murah meriah ternyata jadi sarang harimau, ya?
Dua Pelaku Lain Akhirnya Dijebloskan Bui Setelah Ditangkap di Hotel
Nah, nggak mau setengah-setengah, polisi lalu melakukan penelusuran galakan ke berbagai arah. Hasilnya? Mantap jiwa! Tim berhasil mengamankan 20 paket besar sabu yang siap hancurin masa depan anak bangsa. Selain itu, ada 10 paket besar ekstasi serta 16 paket besar etomidate. Bisa dibayangkan, kalau semua itu lolos ke tangan pemuda, hancur lebur sudah generasi penerus. Semua barang haram itu kemudian disita sebagai bukti kuat di pengadilan.
Tapi operasi ini masih tetap bergerak cepat. Aparat nggak mau tidur nyenyak dulu sebelum semua penjahat keburu sembunyi. Makanya, polisi kembali melakukan pengembangan dan penelusuran lebih mendalam. Akhirnya, mereka berhasil membekuk dua pelaku lainnya yang masih bebas berkeliaran. Kedua penjahat itu bernama KS dan YN. Lokasi persembunyian mereka? Bukan di hutan, tapi di sebuah hotel di Kecamatan Bagan Batu, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Duh, lagi nyantai-nyantai di hotel, eh tiba-tiba digrebek polisi. Ketakutan setengah mati, pasti!
“Kita masih terus mengembangkan kasus ini,” pungkas Irjen Pol Krisno H Siregar dengan nada penuh peringatan. Artinya, ini belum berakhir. Bisa jadi ada lagi bandar-bandar besar di balik layar yang masih bebas. Polisi saat ini terus memburu jaringan ke atas untuk memotong mata rantai setan ini.
Hebatnya, semua pengungkapan ini berkat kerja keras tim yang nggak kenal lelah. Mobil polisi panas mengejar di tengah malam, nyawa jadi taruhan. Mereka rela basah kuyup, begadang, dan berhadapan dengan penjahat bersenjata api hanya demi menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman sabu-sabu. Jadi, tolong apresiasi kerja keras polisi, ya!
Dari kejadian ini, kita belajar bahwa peredaran narkoba sudah semakin nekat. Mereka ngirim barang kayak kirim paket biasa, padahal isinya mematikan. Modusnya pun moderen, mulai dari diselipin di mobil keluarga hingga menggunakan hotel sebagai tempat transit. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan melapor jika melihat hal-hal mencurigakan. Jangan takut, lapor aja ke polisi terdekat, karena nyawa kita semua taruhannya. Semoga kasus ini cepat terungkap tuntas dan para pengedar besar segera ditangkap. Selamat untuk Polda Jambi, terus berantas narkoba sampai ke akar-akarnya!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

