Eks Kadispora Kota Bekasi Jadi Tersangka, Langsung Ditahan di Lapas Bulak Kapal

BEKASI, Desapenari.id – Eks Kadispora Kota Bekasi Jadi Tersangka. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi menetapkan mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Ahmad Zarkasih sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat olahraga. Setelah penetapan tersebut, pihak kejaksaan langsung membawanya ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bulak Kapal untuk menjalani masa penahanan.

Tak hanya Zarkasih, Kejari Kota Bekasi juga menetapkan dua orang lain sebagai tersangka, yaitu mantan aparatur sipil negara (ASN) Kota Bekasi, MAR, serta pihak ketiga berinisial M. Keduanya turut menjalani proses penahanan di tempat yang sama.

Baca Juga: Kasmudjo Tegaskan “Bukan Dosen Pembimbing”

Kepala Seksi (Kasi) Intelejen Kejari Kota Bekasi, Ryan Anugrah, menegaskan bahwa ketiganya telah menjalani pemeriksaan intensif sejak Kamis (15/5/2025) sore sebelum akhirnya ditahan.

“Begitu penetapan tersangka keluar, tim kami segera mengamankan dan membawa mereka ke Lapas Bulak Kapal,” jelas Ryan, Kamis malam. “Selanjutnya, ketiganya akan menjalani masa penahanan selama 20 hari untuk kepentingan penyidikan.”

Dia menambahkan bahwa proses tersebut berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Ryan menegaskan bahwa penetapan ketiganya sebagai tersangka bukan tanpa dasar. Pihak kejaksaan telah mengumpulkan sejumlah alat bukti yang kuat sebelum mengambil keputusan. “Penetapan tersangka dalam kasus ini sudah berdasarkan alat bukti yang cukup,” tegasnya.

Meski sudah menetapkan tiga tersangka, Kejari Kota Bekasi terus mengembangkan penyidikan.

“Kami masih mengumpulkan bukti dan mendalami keterlibatan pihak-pihak lain,” tegas Ryan. “Masyarakat harap bersabar karena proses hukum masih terus kami lanjutkan secara menyeluruh.”

Dia menegaskan bahwa tim penyidik akan bekerja secara profesional untuk mengungkap seluruh fakta yang ada.

BPK Perwakilan Jawa Barat pertama kali mengendus kasus ini saat memeriksa pengadaan alat olahraga Dispora Kota Bekasi. Mereka menemukan praktik mark-up harga dalam proyek tahap 1 dan tahap 2 selama tahun 2023.

Temuan auditor BPK menunjukkan negara harus menanggung kerugian mencapai Rp 4,7 miliar akibat permainan harga dalam pengadaan peralatan olahraga tersebut. Angka fantastis ini langsung menjadi sorotan dan memicu proses hukum lebih lanjut.

Para auditor menemukan bukti kuat adanya kelebihan pembayaran yang tidak wajar dalam proses pengadaan tersebut. Mereka pun segera melaporkan temuan ini kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti.

Merespons temuan tersebut, BPK langsung merekomendasikan Wali Kota Bekasi untuk memproses kelebihan pembayaran tersebut.

BPK juga memerintahkan pemkot segera mengembalikan dana lebih tersebut ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD). Mereka menegaskan pengembalian ini harus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami akan memastikan semua pihak terkait segera mengembalikan seluruh dana kelebihan pembayaran yang terindikasi,” tegas perwakilan BPK dengan nada tegas.

“Tidak ada toleransi untuk penundaan pengembalian dana negara ini,” tambahnya sambil menegaskan komitmen BPK untuk menindaklanjuti kasus ini sampai tuntas.

Proses pengembalian ini menjadi salah satu langkah penting untuk memulihkan kerugian negara.

Pemkot Bekasi kini berkewajiban menindaklanjuti rekomendasi BPK tersebut. Mereka harus segera melakukan penyetoran dana lebih tersebut sebelum batas waktu yang ditentukan.

Dampak dan Langkah Hukum Selanjutnya

Penetapan tiga tersangka ini menjadi bukti keseriusan aparat penegak hukum dalam memberantas praktik korupsi di sektor pengadaan barang. Masyarakat pun menyambut positif langkah tegas Kejari Kota Bekasi ini.

Ke depan, penyidik akan terus mengembangkan kasus untuk mengungkap apakah ada pihak lain yang turut andil dalam penyimpangan anggaran tersebut.

Sementara itu, para tersangka kini harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di hadapan hukum. Masa penahanan selama 20 hari menjadi waktu bagi penyidik untuk mengumpulkan bukti lebih lengkap sebelum berkas dilimpahkan ke pengadilan.

Baca Juga: Taj Yasin: Dorong Keterbukaan Informasi untuk Cegah Ijazah Palsu

Masyarakat Kota Bekasi berharap kasus ini bisa menjadi pembelajaran bagi seluruh pejabat daerah agar lebih berhati-hati dalam mengelola anggaran publik. Selain itu, langkah pencegahan seperti pengawasan yang lebih ketat juga perlu diperkuat untuk menghindari penyimpangan serupa di masa mendatang.

Dengan terus digulirkannya kasus korupsi ini, diharapkan tidak ada lagi oknum yang berani menyalahgunakan kepercayaan publik untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Kejari Kota Bekasi pun berkomitmen untuk bekerja profesional guna mengungkap tuntas kasus ini.

More From Author

Taj Yasin: Dorong Keterbukaan Informasi untuk Cegah Ijazah Palsu

Eks Ketua KPU Bongkar

Eks Ketua KPU Bongkar Rahasia Hemat Dengan Jet Pribadi

85 thoughts on “Eks Kadispora Kota Bekasi Jadi Tersangka, Langsung Ditahan di Lapas Bulak Kapal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot gacor interents-expents Wild West Gold Dalam Genre Adventure Arcade Sweet Bonanza Sebagai Game Match Berbasis Simbol Gates of Olympus Membawa Konsep Game Arcade Starlight Princess Menggabungkan Nuansa Fantasi dan Mekanisme Mahjong Wins 3 Menjadi Game Puzzle Populer Lucky Neko Menghadirkan Game Arcade Bertema Kucing Wild Bounty Showdown Mengusung Game Adventure Bertema Sugar Rush 1000 Menawarkan Game Match Bertema Sweet Bonanza x1000 Menjadi Perbincangan di Kalangan Analisis Mahjong Ways Mengungkap Cara Game Puzzle Perkembangan PG Soft Mendorong Evolusi Game Arcade Pragmatic Play Memperluas Pilihan Game Online Dengan Baccarat Online Sebagai Game Kartu Digital Memperlihatkan RTP Live Menjadi Referensi Data pada Mahjong Ways dan Mahjong Wins 3 Dibandingkan Dinamika Sweet Bonanza dan Starlight Princess Menunjukkan Wild West Gold dan Wild Bounty Showdown Menghadirkan Teknologi Machine Learning Mulai Membentuk Analisis Game Perubahan Tren Game Online 2026 Terlihat dari Slot PGSoft Tidak Pernah Gacor Ini Alasan Ilmiah di Balik RNG RTP 97 Bukan Berarti Untung 97 Miskonsepsi Umum Pemain Slot PGSoft Pola Spin Jam Hoki dan Ritual Sebelum Main Mengapa Semuanya Tidak Mengubah Peluang House Edge Tidak Pernah Tidur Kenapa Kasino Tetap Unggul dalam Jangka Panjang Volatilitas Tinggi vs Rendah Memilih Slot PGSoft Sesuai Risiko Bukan Harapan Buy Feature Autoplay dan Turbo Spin Fitur Praktis atau Jebakan Kehilangan Kendali Efek Hampir Menang Bagaimana Otak Dibuat Merasa Sedikit Lagi Jackpot Chase Loss Semakin Dikejar Semakin Dalam Lubang Keuangannya Paytable Adalah Peta Risiko Bukan Ramalan Kemenangan Kapan Harus Stop Tanda Judi Slot Sudah Tidak Lagi Sehat RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE Mahjong Ways Sebagai Game Puzzle Online Wild West Gold Game Bertema Petualangan Gates Of Olympus Dalam Genre Game Sweet Bonanza Game Puzzle Berbasis Starlight Princess Sebagai Game Arcade Mahjong Wins 3 Game Puzzle Lucky Neko Game Petualangan Bertema Baccarat Online Game Kartu Digital Wild Bounty Showdown Game Bertema Sugar Rush 1000 Game Puzzle Mahjong Ways 2 Game Puzzle Sweet Bonanza X1000 Game Arcade PG Soft Game Digital Berbasis Mahjong Ways Dalam Kategori Game Gates Of Olympus Game Arcade] Lucky Neko Game Bertema Petualangan Wild West Gold Game Petualangan Mahjong Wins 3 Game Puzzle Interaktif Starlight Princess Game Arcade Online Sweet Bonanza Game Puzzle Digital