Desapenari.id – Kabar mengejutkan datang dari dunia gulat profesional! Akhirnya, John Cena secara resmi mengumumkan bahwa tahun 2025 akan menjadi tahun terakhirnya bertarung sebagai pegulat aktif di WWE. Lebih menarik lagi, ia menyampaikan pengumuman pensiun ini langsung di hadapan publik WWE pada tahun 2024. Kemudian, Cena pun menegaskan keputusan besar ini melalui berbagai wawancara media. Pastinya, momen ini benar-benar menutup perjalanan karier legendarisnya yang telah menghiasi ring selama lebih dari dua dekade, sejak ia pertama kali debut di WWE pada 2002. Belum lama ini, pertandingan pada 14 Desember 2025 pun secara resmi menjadi penampilan terakhirnya. Hebatnya, WWE mempersembahkan momen penghormatan besar dengan menghadirkan sejumlah legenda lain di ring untuk melepas masa pensiun sang ikon, yang kemudian mereka siarkan secara spektakuler melalui tayangan utama dan media sosial mereka.
Lalu, apa sebenarnya alasan di balik keputusan pensiun ini? Terutama, John Cena dengan jujur menyebut faktor usia dan kondisi fisik sebagai alasan utamanya. Ingatlah, pria yang lahir pada 23 April 1977 ini akan menginjak usia 48 tahun di tahun 2025. Secara terbuka, ia mengakui bahwa kemampuan fisiknya tidak lagi berada di puncak terbaik untuk bisa bersaing secara penuh waktu di ring. Di sisi lain, dalam pernyataannya, Cena juga menegaskan keinginannya untuk pensiun dengan penuh martabat. Artinya, ia tak ingin memaksakan diri hingga performanya di ring mengalami penurunan yang drastis di mata penggemar.
Selain itu, kesibukannya yang kian meledak di dunia film dan televisi Hollywood turut menjadi pertimbangan utama. Faktanya, jadwal produksi film yang super padat sekarang sangat sulit ia satukan dengan komitmen berat sebagai seorang pegulat jadwal utama WWE. Jadi, pilihannya untuk fokus pada karier aktingnya tidak bisa lagi ia hindari.
Namun tenang, kabar baiknya adalah John Cena tidak akan sepenuhnya menghilang dari dunia WWE! Meski pensiun dari kompetisi penuh waktu, ia telah menegaskan komitmennya untuk tetap muncul dalam beberapa kapasitas. Secara spesifik, Cena masih akan tampil dalam pertandingan-pertandingan khusus yang sangat istimewa. Tak hanya itu, ia juga berjanji untuk hadir di acara-acara besar WWE dan menjadi bagian dari cerita atau momen perayaan tertentu. Dengan kata lain, sang juara akan mengambil peran yang serupa dengan legenda lain seperti The Undertaker atau Shawn Michaels, yang sesekali kembali memberikan kejutan tanpa harus mengikuti jadwal rutin yang melelahkan.
Nah, kalau bicara prestasi, selama lebih dari 20 tahun berkarier, John Cena telah menorehkan sederet pencapaian bersejarah yang sulit ditandingi. Pertama-tama, rekor 17 kali gelar juara dunia WWE ia pegang sebagai rekor terbanyak sepanjang sejarah! Belum lagi, ia juga berhasil menyabet gelar Juara Amerika Serikat sebanyak 5 kali dan menjadi juara tag team sebanyak 4 kali. Lebih hebatnya lagi, Cena dua kali memenangkan pertarungan Royal Rumble, yakni pada tahun 2008 dan 2013. Tak bisa dipungkiri, pria ini menjadi wajah utama WWE sepanjang era 2000-an hingga awal 2010-an. Bahkan, seluruh dunia mengenalnya sebagai ikon utama era “Ruthless Aggression” dan figur sentral dalam ekspansi global perusahaan.
Jadi, pensiunnya John Cena dari WWE benar-benar menandai berakhirnya satu era besar dalam sejarah gulat profesional. Perlu diketahui, di luar ring, Cena juga membangun warisan sebagai figur inspiratif. Contohnya, ia memegang rekor dunia untuk pemenuhan permintaan terbanyak dari Yayasan Make-A-Wish! Tak ketinggalan, transisinya yang sangat sukses ke industri film Hollywood juga menjadi bukti keserbagunaannya. Selain itu, reputasi profesionalisme dan loyalitasnya yang tak tergoyahkan terhadap WWE selalu dipuji oleh banyak pihak. Meski ia tak lagi bertanding rutin, nama John Cena sudah terukir abadi sebagai salah satu legenda terbesar yang pernah dilahirkan oleh WWE.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

