JAKARTA, Desapenari.id – Antusiasme masyarakat menyambut mudik Lebaran 2026 benar-benar sudah terasa sejak sekarang. PT Kereta Api Indonesia (Persero) baru saja mengumumkan data fantastis: lebih dari 1,3 juta tiket untuk periode mudik langsung ludes terjual! Artinya, kompetisi untuk mendapatkan kursi kereta favorit benar-benar ketat, dan kamu harus segera bergerak kalau tidak ingin jadi penonton di kampung halaman.
Bayangkan, total 1.322.397 tiket untuk keberangkatan mulai 11 Maret hingga 31 Maret 2026 sudah berpindah tangan ke para calon pemudik. Angka ini menunjukkan betapa besarnya hasrat masyarakat untuk pulang kampung menggunakan moda transportasi favorit ini. Kita lihat beberapa tanggal menjadi primadona dengan transaksi yang mencengangkan. Sebagai contoh, keberangkatan pada 24 Maret 2026 mencatat penjualan tertinggi dengan 99.234 tiket terjual. Tidak mau kalah, tanggal 23 Maret juga diburu habis oleh 94.739 pemudik. Sementara itu, tanggal 19 Maret dan 18 Maret masing-masing mencatatkan angka 92.776 dan 88.994 tiket ludes terjual. Lonjakan ini jelas menandakan titik-titik waktu favorit masyarakat untuk memulai perjalanan mudik mereka.
Meskipun angka penjualan sudah sangat tinggi, jangan langsung patah semangat. Masih ada secercah harapan! Anne Purba, selaku Vice President Corporate Communication KAI, menjelaskan dalam keterangan resminya pada Senin (16/2/2026) bahwa data penjualan ini bersifat sangat dinamis. Maksudnya, setiap saat bisa berubah seiring proses transaksi yang terus berlangsung. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk terus memantau aplikasi dan situs resmi KAI.
Lebih menggembirakannya lagi, Anne menyebutkan bahwa ketersediaan kursi di berbagai relasi dan tanggal alternatif masih terbuka lebar. Jadi, jika tanggal incaranmu sudah penuh, jangan menyerah dulu. Proses pemesanan tiket sendiri masih akan terus dilayani hingga 31 Maret 2026. Ketentuannya tetap mengikuti sistem pembelian H-45 sebelum jadwal perjalanan. Artinya, masih ada waktu dan kesempatan untuk merencanakan pulang kampung dengan tenang.
“Ketersediaan kursi pada berbagai relasi dan tanggal masih dapat dimanfaatkan pelanggan. Pemesanan baru dapat dilayani hingga 31 Maret 2026 mengikuti ketentuan pembelian H-45 sebelum jadwal perjalanan,” ujar Anne dalam pernyataannya. Jadi, jangan tunda lagi, segera buka aplikasi KAI Access atau situs resminya sekarang juga.
Lalu, kira-kira kota mana saja yang menjadi tujuan favorit para pemudik tahun ini? Berdasarkan data KAI, sepuluh stasiun tujuan mencatatkan jumlah pelanggan tertinggi. Puncaknya, Stasiun Pasar Senen menjadi yang terpadat dengan kedatangan 141.753 pelanggan. Menyusul di belakangnya, Stasiun Gambir melayani 71.657 pelanggan dan Stasiun Bekasi dengan 55.985 pelanggan. Tujuan favorit lainnya didominasi oleh kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Yogyakarta mencatat 44.916 pelanggan, disusul Kiaracondong 42.158 pelanggan, dan Purwokerto 40.528 pelanggan. Sementara itu, wilayah timur juga tak kalah ramai, dengan Surabaya Pasar Turi menarget 39.293 pelanggan, disusul Kutoarjo 38.629 pelanggan, Lempuyangan 35.876 pelanggan, dan Semarang Tawang 35.575 pelanggan.
Melihat animo masyarakat yang begitu tinggi, KAI terus memantau secara ketat pola penjualan ini. Tujuannya jelas, yaitu untuk menjaga keseimbangan kapasitas angkut, memastikan keselamatan operasional, dan menjamin kenyamanan perjalanan seluruh pelanggan. Dengan persiapan matang, mereka berharap arus mudik tahun ini berjalan lancar.
Nah, buat kamu yang mungkin belum berhasil mendapatkan tiket di relasi dan tanggal pilihan, jangan langsung berkecil hati. Anne Purba memberikan beberapa tips jitu. Ia menyarankan para pelanggan untuk mempertimbangkan alternatif tanggal keberangkatan. Cobalah untuk berangkat lebih awal atau mungkin sehari setelah hari yang direncanakan. Fleksibilitas tanggal seringkali menjadi kunci mendapatkan tiket.
“Bagi pelanggan yang belum memperoleh tiket pada relasi pilihan, disarankan mempertimbangkan alternatif tanggal keberangkatan, baik lebih awal maupun setelah hari yang direncanakan,” ujar Anne, memberikan solusi cerdas.
Selain mengatur ulang tanggal, ada opsi lain yang tak kalah menarik, yaitu skema connecting train. KAI menawarkan solusi ini untuk menjangkau kota tujuan melalui kombinasi perjalanan. Misalnya, jika tiket langsung ke kota tujuanmu habis, kamu bisa mencari tiket ke kota besar terdekat, lalu melanjutkan dengan kereta lokal atau moda transportasi lain. Ini adalah trik jitu yang banyak digunakan para pemudik berpengalaman.
Sebagai kabar baik tambahan, pemerintah turut hadir memberikan angin segar bagi mobilitas nasional. Insentif tarif sebesar 30 persen diberikan untuk perjalanan yang dilakukan pada periode 14 hingga 29 Maret 2026. Kebijakan ini jelas bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong kelancaran mobilitas nasional selama periode Lebaran. Jadi, selain mendapatkan kemudahan transportasi, kamu juga bisa menikmati tarif yang lebih hemat.
Dengan segala persiapan ini, KAI menegaskan komitmennya penuh pada pelaksanaan Angkutan Idul Fitri 2026. Fokus utama mereka adalah kesiapan sarana dan prasarana, kelancaran operasional di lapangan, serta dukungan penuh terhadap kebijakan transportasi publik yang telah dicanangkan pemerintah.
Jadi, tunggu apa lagi? Jangan sampai momen kebersamaan dengan keluarga di kampung halaman lewat hanya karena terlambat memesan tiket. Segera rencanakan perjalananmu, manfaatkan insentif tarif, dan jadilah bagian dari jutaan pemudik yang akan merayakan kemenangan di kampung halaman. Selamat mudik dan semoga perjalananmu menyenangkan!
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

