BANDA ACEH, Desapenari.id – Satreskrim Polresta Banda Aceh akhirnya berhasil membongkar praktik curang penimbunan bahan bakar minyak bersubsidi jenis bio solar yang diduga kuat disimpan dan dipindahkan secara ilegal. Sungguh mengejutkan, dalam penggerebekan tersebut, petugas kepolisian langsung mengamankan satu unit mobil minibus Kia Travello lengkap dengan sekitar 600 liter BBM subsidi yang disimpan rapi dalam sejumlah wadah berbeda. Kejadian ini sontak menjadi perbincangan hangat warga, apalagi tindakan tegas ini terjadi tepat di saat masyarakat Banda Aceh sedang dilanda kelangkaan BBM subsidi dan harus rela mengantre panjang di berbagai SPBU. Lantas, bagaimana sebenarnya kronologi pengungkapan kasus penimbunan BBM bersubsidi yang meresahkan ini?
Patroli Malam yang Mengungkap Jaringan Penimbun
Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Miftahuda Dizha Fezuono, dengan tegas menjelaskan bahwa operasi penindakan ini berawal dari patroli rutin yang dilakukan petugas di sejumlah SPBU yang tersebar di Kota Banda Aceh. Patroli tersebut ternyata tidak dilakukan tanpa alasan, melainkan sebagai respons cepat terhadap kondisi kelangkaan BBM subsidi yang semakin parah dan sangat dirasakan oleh masyarakat luas. “Dari kendaraan tersebut, petugas mengamankan sekitar 600 liter BBM subsidi jenis Bio Solar yang terdiri dari tiga drum warna biru dan dua jerigen warna putih,” ujar Kompol Miftahuda Dizha Fezuono di hadapan awak media di Banda Aceh, Rabu (2/9/2026). Mobil mencurigakan yang membawa BBM ilegal tersebut kemudian langsung diamankan pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 20.30 WIB di kawasan Desa Blang Oi, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, tepat saat malam mulai menyelimuti kota.
Deretan Barang Bukti yang Membuat Pelaku Tak Berkutik
Dalam proses penindakan yang berlangsung cepat dan terukur, petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti yang diduga kuat digunakan untuk menyimpan sekaligus memindahkan BBM subsidi tersebut secara ilegal. Selain kendaraan roda empat, polisi juga mengamankan berbagai peralatan pendukung yang turut digunakan dalam aktivitas penimbunan ini. Rincian barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas meliputi satu unit mobil Kia Travello warna coklat metalik dengan nomor polisi BL 1786 AAH, tiga drum warna biru yang terisi penuh BBM subsidi jenis bio solar, dua jerigen warna putih yang juga berisi BBM subsidi jenis bio solar, serta satu unit mesin pompa yang diduga keras digunakan untuk memindahkan BBM dari satu wadah ke wadah lainnya. Kompol Dizha dengan nada tegas menegaskan bahwa total volume BBM yang diamankan mencapai sekitar 600 liter yang dikemas dalam beberapa wadah berbeda, sebuah jumlah yang tidak sedikit dan jelas merugikan negara.
Bermula dari Patroli Rutin, Berakhir dengan Penggerebekan Malam Hari
Pengungkapan kasus penimbunan BBM subsidi yang menggemparkan ini ternyata bermula pada Jumat, 28 Agustus 2026, ketika Unit III Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) melaksanakan patroli intensif di beberapa SPBU yang ada di Banda Aceh. Patroli ini sengaja digelar sebagai respons cepat atas meningkatnya antrean kendaraan di berbagai SPBU yang disebabkan oleh keterbatasan pasokan BBM subsidi yang sangat terbatas. Saat petugas berada di SPBU Simpang Jam, Desa Sukaramai, Kecamatan Baiturrahman, pandangan mereka tertuju pada mobil Kia Travello yang kemudian menjadi objek penyelidikan awal karena gerak-geriknya yang sangat mencurigakan. Tanpa membuang waktu, petugas kemudian berkomunikasi dengan pengemudi kendaraan tersebut dan berhasil mendapatkan nomor kontak yang bersangkutan untuk keperluan pendalaman lebih lanjut. Keberhasilan awal ini kemudian membuka jalan bagi pengungkapan kasus yang lebih besar.
Tawaran Menggiurkan yang Justru Membongkar Praktik Ilegal
Kejadian semakin menarik perhatian ketika sehari setelah patroli, tepatnya pada Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 08.38 WIB, pihak yang diduga merupakan kakak dari pengemudi tersebut menghubungi petugas dan dengan berani menawarkan sekitar satu ton BBM subsidi jenis bio solar yang diklaim disimpan dengan aman di rumahnya. Tawaran ini tentu saja langsung mendapat respons cepat dari pihak kepolisian yang kemudian melakukan pemantauan ketat terhadap aktivitas mencurigakan tersebut. Setelah melakukan pengintaian intensif selama beberapa hari, akhirnya pada Senin malam, 31 Agustus 2026, BBM subsidi tersebut kembali dipindahkan menggunakan mobil Kia Travello menuju Desa Blang Oi, Kecamatan Meuraxa. Begitu kendaraan tiba di lokasi tujuan, petugas yang sudah bersiaga langsung melakukan pemeriksaan mendadak dan menemukan tiga drum serta dua jerigen berisi sekitar 600 liter BBM subsidi jenis bio solar yang siap diedarkan secara ilegal.
Dua Tersangka Diamankan, Jaringan Distribusi Ilegal Mulai Terbongkar
“Petugas kemudian mengamankan kedua orang tersebut beserta barang bukti ke Mapolresta Banda Aceh untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyelidikan lebih lanjut,” tegas Kompol Dizha dengan penuh ketegasan. Dalam operasi senyap yang berlangsung dramatis ini, polisi juga berhasil menangkap dua orang yang diduga kuat terlibat dalam praktik penimbunan BBM ilegal. Kedua tersangka yang masing-masing berinisial T YUN (34) dan T YUS (32) diketahui merupakan warga Gampong Jawa, Kecamatan Kutaraja, Kota Banda Aceh. Kini, penyidik terus mendalami secara intensif asal-usul BBM subsidi tersebut serta mengidentifikasi pihak-pihak lain yang mungkin terlibat dalam jaringan distribusi ilegal yang lebih luas. “Penyidik terus melengkapi administrasi penyidikan, pemeriksaan terhadap terduga pelaku, melaksanakan gelar perkara, dan memproses perkara sesuai ketentuan hukum berlaku,” demikian pernyataan tegas Kompol Dizha yang menandakan bahwa kasus ini akan dituntaskan hingga ke akar-akarnya demi memberikan efek jera bagi para penimbun BBM bersubsidi.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.


References:
Best iphone casino real money australia top mobile casinos australia
Что дома он просто не справится — я принял решение. Мы долго откладывали этот шаг, боялись, что он не согласится. Врачи обещали помочь, и я поверил им. лечение алкоголизма в клинике СПб — это было единственное, что реально помогло. Работал с психологами, посещал групповые занятия. Спасибо врачам за их труд и терпение. выведение из запоя в спб выведение из запоя в спб Это может спасти жизнь для нашего города. Не ждите, пока станет поздно. Вывод из запоя в стационаре — это реальное решение проблемы!