BANGKALAN, Desapenari.id – Satlantas Polres Bangkalan baru saja mengamankan sebuah truk Colt Diesel mencurigakan. Pasalnya, truk ini diduga menjadi biang kerok tumpahan solar yang bikin puluhan pengendara tergelincir selama dua hari berturut-turut! Saat petugas menggeledah bagian dalam bak truk, mereka menemukan fakta mengejutkan: sebuah tangki raksasa berkapasitas 5 ton penuh dengan solar ilegal bersembunyi di balik terpal abu-abu!
Modus Licik di Balik Terpal Biasa
Kasat Lantas Polres Bangkalan, AKP Febri Hermawan, dengan tegas mengungkapkan bahwa truk biru tersebut tampak begitu normal dari luar. Bahkan, tidak ada satu pun modifikasi mencolok pada kendaraannya. “Dari pandangan pertama, truk ini persis seperti angkutan barang biasa,” jelas Febri kepada awak media pada Selasa (5/5/2026).
Namun, ketika polisi melakukan penggeledahan lebih intensif di bagian bak truk, mereka langsung terkejut. Di balik terpal abu-abu yang tampak polos, ternyata menyembunyikan sebuah tangki putih besar. Berdasarkan perhitungan awal, kapasitas tangki itu mencapai 5.000 liter atau setara dengan 5 ton!
“Untuk truknya, kami tidak menemukan modifikasi apa pun. Tapi di dalam baknya, terdapat tangki sekitar 5 ton,” ungkap Febri dengan nada penuh penekanan.
Diduga Solar Ilegal, Polisi Langsung Sita
Lanjut Febri, tangki putih di dalam truk itu ternyata berisi solar. Namun, pihaknya belum merinci secara pasti berapa persis jumlah solar yang diamankan dari kendaraan tersebut. “Truk ini kami curigai membawa solar ilegal. Infonya, kendaraan ini berangkat dari Pamekasan dan hendak melaju menuju Surabaya atau keluar dari Madura,” terangnya.
Saat ini, proses penyelidikan terus berjalan. Polisi masih mendalami kasus ini dan tengah memburu asal-usul solar tersebut. “Untuk urusan ilegal atau tidaknya, kami sudah serahkan sepenuhnya ke Satreskrim. Mereka yang akan menindaklanjuti lebih dalam,” ujar Febri.
Selain menyita truk, aparat juga mengamankan dua orang terduga pelaku, yaitu sopir dan kernet truk tersebut. Keduanya kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Bangkalan.
Kronologi Terungkapnya Truk Maut
Sebelum aksi pengamanan ini terjadi, wilayah Jalan Raya Arosbaya hingga Jalan Raya Bancaran semacam jadi “arena seluncuran” berbahaya. Sejak Sabtu (2/5/2026) hingga Minggu (3/5/2026), puluhan pengendara motor dilaporkan tergelincir akibat jalanan yang licin luar biasa. Bau solar menyengat pun membuat warga sekitar panik.
Tak hanya korban roda dua, sebuah kendaraan angkutan penumpang bahkan sampai terguling di lokasi yang sama! Akibat insiden ini, arus lalu lintas sempat macet total selama berjam-jam. Warga setempat pun geram dan mendesak polisi segera mengusut tuntas.
Ternyata Ini Modus Baru Penimbun Solar?
Belakangan, muncul spekulasi liar di kalangan masyarakat. Banyak yang menduga truk tangki 5 ton ini bagian dari sindikat penimbun solar bersubsidi. Dengan modus menyamarkan tangki raksasa di balik terpal, pelaku berharap lolos dari razia petugas di jalan raya.
“Mereka pikir polisi akan mengira ini sekadar truk muatan biasa. Tapi kami tidak tertipu,” tegas Febri. “Saat terjadi kecelakaan beruntun akibat tumpahan solar, kami langsung curiga ada yang janggal.”
Dari hasil penyelidikan sementara, truk tersebut diduga mengalami kebocoran saat melintasi jalur rawan tikungan. Solar pun mengalir ke aspal tanpa disadari sopir dan kernet. Akibatnya, puluhan korban jatuh bergelimpangan.
Akankah Denda dan Hukuman Berat Menanti?
Para pengamat transportasi menilai kasus ini sangat serius. Solar ilegal dengan kapasitas 5 ton jelas bukan konsumsi rumah tangga biasa. “Ini jelas untuk industri atau dijual kembali dengan harga tinggi. Modus seperti ini pernah terjadi di Jawa Timur sebelumnya,” ujar salah satu pengamat yang enggan disebutkan namanya.
Jika terbukti bersalah, sopir dan pemilik truk terancam hukuman berat berdasarkan Undang-Undang Migas. Selain denda puluhan miliar, mereka juga bisa mendekam di penjara bertahun-tahun. “Apalagi dampaknya menyebabkan kecelakaan massal. Itu memberatkan hukuman,” imbuhnya.
Hingga saat ini, polisi masih terus mengembangkan kasus ini. Mereka tidak menutup kemungkinan akan menangkap aktor di balik pengiriman solar 5 ton ini. Sementara, truk dan seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Bangkalan.
Warga sekitar yang sempat resah kini mulai lega. “Setidaknya biang keladinya sudah ditangkap. Kami berharap polisi mengusut sampai ke otak pelaku,” ujar Samin, salah satu pengendara yang sempat jatuh akibat tumpahan solar.
Pantauan terakhir, Satreskrim Polres Bangkalan telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki asal usul solar tersebut. Apakah dari penimbunan subsidi atau impor ilegal? Semua masih dalam tahap penyidikan. Sementara, dua terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan tambahan.
Jadi, jangan heran kalau dalam beberapa hari ke depan bakal ada guncangan baru dari kasus truk tangki solar 5 ton ini. Pasalnya, polisi berjanji takkan berhenti di sopir dan kernet. “Kami akan kejar pemilik truk dan pembeli solar ilegal ini,” tegas Febri mengakhiri.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

