JAKARTA, Desapenari.id – Hati-hati, bro and sis! Sebuah video yang lagi panas di medsos bikin bulu kuduk merinding. Terekam jelas aksi dua pria mencurigakan yang dengan santai ngecek nomor rangka mobil di area parkir GBK, Senayan. Kejadian ini sontak bikin Polda Metro Jaya langsung turun tangan dan mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra. Pasalnya, modus seperti ini bukan cuma bikin was-was, tapi juga bisa jadi ancaman buat keamanan kendaraan kita semua.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya sudah bergerak cepat menanggapi hebohnya video tersebut. “Semoga ini segera terungkap karena modus-modus seperti ini harus segera ditangani dengan cepat,” ujar Budi kepada wartawan di Tangerang Selatan, Sabtu (22/8/2026). Menurutnya, aksi ini jelas sangat meresahkan dan memicu kekhawatiran yang meluas di tengah masyarakat. Oleh karena itu, ia pun meminta agar warga tidak panik, tetapi tetap waspada.
Lebih lanjut, Budi mengingatkan agar masyarakat tidak bertindak nekat melakukan konfrontasi langsung apabila menjumpai aktivitas serupa. “Kalau lihat hal yang aneh-aneh, jangan dilawan sendiri, ya! Lebih baik segera laporkan,” tegasnya. Masyarakat diminta untuk langsung menghubungi layanan darurat 110 atau melapor ke kantor polisi terdekat. Dengan begitu, petugas bisa segera menindaklanjuti tanpa membahayakan keselamatan warga.
Sampai saat ini, tim kepolisian masih sibuk mendalami kasus ini. Mereka tidak hanya mencari tahu siapa identitas dua pria yang terekam kamera itu, tetapi juga memeriksa jenis kendaraan serta mengorek motif di balik aksi mencurigakan tersebut. “Kami masih melakukan pendalaman terkait siapa dua orang sosok itu. Kita juga mengidentifikasi kendaraan dan motifnya. Kami pun berkoordinasi erat dengan pihak pengelola GBK dan sekitarnya,” jelas Budi. Kerja sama yang solid ini diharapkan bisa mengungkap kasusnya dalam waktu dekat.
Budi kembali menekankan bahwa peran aktif masyarakat sangat krusial. Jika ada warga yang menemukan kejadian serupa, ia meminta agar tidak ragu untuk segera melapor. “Laporan dari masyarakat akan sangat membantu kami untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan mencegah aksi serupa terulang lagi,” pungkasnya. Dengan begitu, polisi bisa langsung turun tangan dan melakukan pemeriksaan menyeluruh.
Siapa Dalang di Balik Aksi Intai di Kolong Mobil?
Sehari sebelumnya, kabar mengejutkan datang dari Direktur Umum Pusat Pengelola Komplek Gelora Bung Karno (PPK GBK), Hadi Sulistia. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi dari kepolisian, aksi nekat itu diduga kuat dilakukan oleh debt collector atau penagih utang. “Dari kepolisian disampaikan bahwa perbuatan tersebut diduga dilakukan oleh debt collector,” ujar Hadi saat dikonfirmasi pada Jumat (21/8/2026). Pengakuan ini sontak menambah spekulasi di publik.
Hadi pun menjelaskan lebih dalam modus operandi para debt collector tersebut. Mereka diduga sedang memburu kendaraan yang menunggak pembayaran angsuran kredit. Untuk memastikan sasaran, mereka tak segan-segan memeriksa identitas fisik kendaraan hingga ke bagian paling bawah, termasuk nomor rangka yang tersembunyi. “Debt collector ini mencari kendaraan yang menunggak, lalu memasang pelat nomor palsu atau tidak semestinya. Untuk memastikannya, mereka mencari identitas kendaraan lain seperti nomor rangka,” jelas Hadi dengan lugas.
Viralnya video itu sendiri memperlihatkan momen mencekam, di mana seorang pria dengan sigap masuk ke kolong mobil yang sedang terparkir. Dengan gerakan lincah, ia memeriksa nomor rangka di bawah mobil tanpa rasa takut ketahuan. Aksi ini tentu saja meresahkan pengunjung GBK dan warganet yang melihatnya. Banyak yang bertanya-tanya, apakah ini pertanda adanya praktik penarikan kendaraan ilegal yang merajalela?
Menanggapi hal itu, Hadi mengingatkan bahwa potensi kejadian serupa tidak hanya terbatas di area GBK. Dengan nada waspada, ia mengatakan bahwa aksi seperti ini bisa terjadi di area parkir mana pun. “Jadi perbuatan semacam itu berpotensi dilakukan di area parkir mana saja,” tuturnya. Karena itu, ia mengimbau seluruh pengunjung tempat umum untuk lebih jeli memperhatikan aktivitas orang di sekitar kendaraan mereka.
Pesan kewaspadaan pun semakin ditekankan agar masyarakat tidak lengah. Dalam situasi seperti ini, pengamatan dan pelaporan cepat menjadi kunci utama untuk mencegah kejahatan. Jangan sampai mobil kesayangan kita jadi incaran karena kita abai. Ingat, waspada itu gratis, tapi dampaknya besar!
Geger Medsos, Polisi Gerak Cepat!
Di tengah keramaian pengunjung GBK, aksi dua pria yang satu di antaranya sampai masuk ke kolong mobil ini sontak menjadi perbincangan panas di linimasa Twitter dan Instagram. Video amatir yang tersebar luas itu memperlihatkan betapa berani para pelaku beroperasi di siang bolong. Hal ini tentu membuat para pemilik kendaraan khususnya yang sering parkir di tempat umum, merasa ketar-ketir.
Menanggapi hebohnya video viral itu, Kabid Humas Kombes Budi Hermanto kembali menegaskan bahwa kepolisian tidak akan tinggal diam. Pihaknya sudah menginstruksikan jajaran di lapangan untuk memperketat patroli dan pengawasan di titik-titik rawan parkir. “Ini sudah menjadi perhatian serius kami. Kami tidak mau masyarakat terus-menerus resah,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Polisi pun mengupayakan berbagai langkah, mulai dari pengecekan CCTV di sekitar GBK hingga meminta keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian. Selain itu, koordinasi dengan pihak keamanan GBK terus digencarkan untuk mengantisipasi aksi serupa. Mereka berkomitmen untuk mengungkap motif dan jaringan pelaku agar tidak ada lagi korban yang dirugikan.
Sementara itu, warganet terus memberikan dukungan kepada polisi untuk bergerak tegas. Banyak yang berharap agar pelaku segera ditangkap agar memberikan efek jera dan membuat area parkir kembali aman. “Semoga polisi cepat tangkap, jadi kami bisa tenang parkir di GBK,” tulis salah satu pengguna media sosial. Suara publik ini pun menjadi tekanan positif bagi aparat untuk bertindak.
Di sisi lain, edukasi kepada masyarakat mengenai keamanan kendaraan juga mulai digalakkan. Pengelola area parkir diminta untuk memperbanyak petugas keamanan yang berjaga dan memasang lebih banyak kamera pengawas. Dengan kolaborasi yang kuat, bukan tidak mungkin kasus seperti ini bisa dicegah sejak dini.
Ketahui Ciri-cirinya, Jangan Jadi Korban!
Untuk melindungi diri dari aksi debt collector nakal, masyarakat perlu mengenali ciri-ciri orang yang mencurigakan di area parkir. Biasanya, mereka akan terlihat mondar-mandir di antara deretan mobil, lalu tiba-tiba membungkuk atau bahkan masuk ke bawah kendaraan. Gerak-gerik mereka sering kali terlihat gugup dan selalu menengok ke kanan-kiri agar tidak ketahuan.
Jika menjumpai hal serupa, jangan ragu untuk segera mengabadikan kejadian tersebut sebagai barang bukti. Setelah itu, langsung hubungi petugas keamanan setempat atau polisi. Ingat, jangan sekali-kali berhadapan langsung karena bisa memicu konflik yang tidak diinginkan. Lebih baik menyerahkan urusan ini kepada pihak berwenang yang memiliki kompetensi di bidangnya.
Tak hanya itu, pemilik kendaraan pun disarankan untuk selalu memarkirkan mobil di tempat yang terang dan ramai. Hindari area parkir yang sepi dan gelap, karena biasanya menjadi incaran pelaku kejahatan. Menggunakan kunci ganda atau steering lock juga bisa menambah lapisan perlindungan ekstra bagi mobil kesayangan Anda. Dengan begitu, risiko pencurian atau penarikan ilegal bisa diminimalisir.
Kepolisian juga mengingatkan pentingnya dokumentasi kepemilikan kendaraan yang rapi. Pastikan semua surat-surat seperti BPKB dan STNK berada di tempat yang aman dan mudah diakses jika diperlukan. Hal ini akan memudahkan proses verifikasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terkait status kredit atau kepemilikan kendaraan.
Di era serba digital seperti sekarang, berbagi informasi melalui media sosial memang cepat dan efektif. Namun, pastikan informasi yang kita sebarkan sudah terverifikasi kebenarannya. Jangan sampai kita ikut menyebarkan hoaks yang justru menimbulkan kepanikan berlebihan. Jadilah pengguna media yang cerdas dan bertanggung jawab!
Tetap Waspada, Jangan Lengah!
Kasus di GBK ini menjadi pengingat bahwa kejahatan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja, bahkan di tempat umum sekalipun. Oleh karena itu, kewaspadaan kolektif dari seluruh elemen masyarakat sangatlah penting. Jangan pernah menganggap remeh orang yang terlihat melakukan aktivitas aneh di sekitar kendaraan kita.
Polda Metro Jaya berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kasus ini dan memastikan pelaku mendapatkan hukuman setimpal. Dukungan dari masyarakat berupa laporan cepat akan sangat berarti bagi proses penyelidikan. Mari kita jaga keamanan lingkungan sekitar dengan saling mengingatkan dan melindungi satu sama lain.
Akhir kata, semoga kasus ini cepat terungkap dan memberikan efek jera bagi pelaku. Jangan sampai aksi serupa terjadi lagi dan meresahkan masyarakat luas. Dengan sinergi yang baik antara polisi, pengelola tempat umum, dan masyarakat, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman untuk semua. Stay safe, stay alert, dan jangan lupa laporkan segala hal mencurigakan ke polisi!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

