Desapenari.id – Pemerintah Korea Selatan baru-baru ini melontarkan wacana mengejutkan yang mendadak membuat para traveler dunia terperanjat. Pasalnya, pihak otoritas secara resmi sedang mempertimbangkan lonjakan biaya masuk ke deretan istana megah serta kompleks makam kerajaan bersejarah mulai tahun 2027 mendatang.
Apabila otoritas setempat benar-benar menetapkan penyesuaian harga ini, maka langkah dramatis tersebut secara otomatis menjadi momen kenaikan tarif tiket perdana yang baru kembali terjadi setelah membeku selama hampir dua dekade atau 20 tahun lamanya.
Berdasarkan rilis berita resmi yang dihimpun dari media terkemuka The Korea Times dan Kyodo News, para pengelola situs mengakui bahwa harga tiket saat ini sudah sangat tidak rasional. Sebab, angka tersebut berada pada tingkat yang jauh terlalu murah jika kita membandingkannya secara langsung dengan destinasi warisan budaya berkelas internasional di berbagai negara lain, sementara pada saat yang sama tren pola kunjungan turis serta penerimaan dana tiket justru terus mengalami pergolakan yang cukup tajam.
Mengintip Dompet Wisatawan: Berapa Sih Tarif Tiket Istana Korea Selatan yang Bikin Kaget Saat Ini?
Saat ini, apabila kamu melangkah ke Istana Gyeongbok yang legendaris atau Istana Changdeok yang memesona, pihak pengelola hanya mematok tiket masuk kategori dewasa sebesar 3.000 won saja. Jika kita hitung ke dalam mata uang rupiah, nominal tersebut bernilai sangat terjangkau yakni sekitar Rp 39.780.
Di samping itu, destinasi bersejarah unggulan lainnya seperti Kuil Jongmyo, Istana Changgyeong, hingga Istana Deoksu bahkan menetapkan harga yang jauh lebih ramah kantong. Alhasil, para pengunjung cuma perlu merogoh kocek sebesar 1.000 won alias setara dengan Rp 13.260.
Sementara itu, bagi wisatawan yang berniat menelusuri keheningan serta keagungan kompleks makam kerajaan peninggalan Dinasti Joseon (1392–1910), pihak pengelola menetapkan rentang harga tiket yang sangat bervariasi. Oleh karena itu, tarifnya dimulai dari angka minim 500 won hingga 2.000 won saja, yang berarti berkisar antara Rp 6.630 sampai Rp 26.520.
Hebatnya lagi, struktur harga yang sangat ekonomis ini ternyata tidak pernah diubah nominalnya sama sekali oleh pihak berwenang alias terus dipertahankan sejak tahun 2005 silam.
Mendasari fenomena langka tersebut, Layanan Warisan Korea akhirnya menggelar sebuah forum diskusi publik yang sangat dinantikan untuk mengupas tuntas rencana penaikan harga tiket ini. Dalam forum tersebut, salah satu bahan pertimbangan paling krusial yang mereka bedah adalah perbandingan kontras antara harga masuk lokasi wisata sejarah lokal dengan tiket masuk berbagai objek warisan budaya terkemuka di mancanegara.
Fakta Bikin Melongo: Jumlah Pengunjung Meroket Tajam, Tapi Kenapa Pendapatan Tiket Justru Anjlok Parah?
Memasuki rekapitulasi data pada tahun 2025, tercatat sebanyak 17,81 juta pasang kaki telah menjejakkan langkah mereka untuk mengagumi keindahan empat istana utama Korea Selatan, Kuil Jongmyo, serta area makam kerajaan. Namun sayangnya, fakta mencengangkan mengungkapkan bahwa sekitar 69 persen dari total pengunjung tersebut justru melenggang masuk tanpa mengeluarkan uang sepeser pun berkat memanfaatkan program tiket gratis.
Akibatnya, meskipun lonjakan jumlah pengunjung secara keseluruhan berhasil tumbuh pesat sebesar 12,9 persen bila kita bandingkan dengan pencapaian tahun 2024, namun di sisi sebaliknya jumlah pengunjung berbayar justru merosot tajam hingga 5,2 persen. Akhirnya, kondisi ini secara otomatis menyeret pendapatan kotor dari penjualan tiket masuk hingga terkoreksi turun sebesar 4,1 persen.
Lebih lanjut lagi, tren keramaian yang sama ternyata masih berlanjut pada paruh pertama tahun 2026. Bahkan, dalam kurun waktu Januari hingga Juni 2026 saja, pihak pengelola mencatat ada sekitar 7,41 juta jiwa yang memadati area empat istana utama dan Kuil Jongmyo.
Kejutkan Publik! Hasil Survei Resmi Mengusulkan Kenaikan Tarif Hingga 9.203 Won, Apakah Masih Masuk Akal?
Dalam gelaran forum publik berskala nasional tersebut, Layanan Warisan Korea secara blak-blakan memaparkan temuan hasil survei komprehensif mengenai estimasi tarif tiket yang dinilai pengunjung paling wajar. Berdasarkan survei tersebut, angka rata-rata yang dianggap masyarakat sangat layak untuk masuk ke kompleks istana ternyata menembus 9.203 won atau setara dengan Rp 122.032.
Di samping itu, untuk akses masuk ke area makam kerajaan serta Kuil Jongmyo yang kental dengan nuansa spiritual, responden survei menyepakati nominal ideal. Maka dari itu, harganya diusulkan mencapai 7.196 won atau kalau kita konversikan berada di kisaran Rp 95.419.
Sontak saja usulan angka ini langsung menyedot perhatian publik karena nilainya melambung lebih dari tiga kali lipat jika kita bandingkan secara telanjang dengan patokan tarif saat ini yang cuma berkisar antara 1.000 hingga 3.000 won. Kendati demikian, sejumlah peserta forum yang bijak dengan cepat mengusulkan agar proses kenaikan harga ini disesuaikan secara bertahap demi menjaga kenyamanan masyarakat.
Bukan Cuma Foto-Foto! Wisatawan Zaman Now Berburu Pengalaman Imersif dan Penjelasan Resmi Pemerintah
Mendasari dinamika baru ini, perubahan drastis pada preferensi serta pola kunjungan wisatawan modern turut menjadi alasan kuat di balik rencana penyesuaian tarif. Sebab, para wisatawan masa kini alih-alih cuma datang untuk berswafoto di depan bangunan kuno, mereka justru menuntut penjelasan sejarah yang jauh lebih mudah dipahami serta mendambakan ragam aktivitas tur yang lebih interaktif, edukatif, dan partisipatif.
Melihat urgensi perubahan zaman tersebut, penyesuaian sistem tarif yang berlaku saat ini ditegaskan secara terbuka oleh Kepala Pusat Istana dan Makam Kerajaan, Cho Kyu-hyung, guna menyokong agenda pelestarian situs serta pemanfaatan warisan kebudayaan nasional secara berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Meskipun demikian, para traveler tidak perlu risau berlebihan karena besaran tarif resmi yang baru sampai saat ini belum ditetapkan oleh pemerintah Korea Selatan, lantaran seluruh masukan berharga dari berbagai lapisan masyarakat masih akan terus dikaji secara mendalam sebelum keputusan final sah diberlakukan.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

