Desapenari.id – Operasi penyelamatan untuk pelatih Valencia, Fernando Martin Carreras, beserta dua putrinya yang masih hilang di perairan Pulau Padar secara resmi diperpanjang! Bagaimana tidak, pada hari ketujuh pencarian, Kamis (1/1/2026), situasi justru semakin intens karena perwakilan keluarga korban memutuskan untuk terbang langsung ke lokasi.
Kemudian, momentum harapan ini terus berlanjut ke hari kedelapan, Jumat (2/1/2026). Pagi itu, matahari di Pelabuhan Labuan Bajo menyaksikan pemandangan mengharukan: sang istri dan keluarga besar Carreras hadir secara fisik. Mereka bukan cuma menunggu kabar, tetapi memberi dukungan langsung kepada tim SAR gabungan dan bahkan mengirimkan perwakilan mereka untuk ikut menyisir area pencarian. Kehadiran mereka bagai suntikan semangat yang luar biasa bagi para petugas di lapangan.
Di sisi lain, apresiasi tinggi juga secara khusus disampaikan oleh Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman. Beliau dengan jelas menyoroti perhatian luar biasa dari Pemerintah Spanyol yang disalurkan melalui Duta Besarnya untuk Indonesia. Perhatian tersebut bukan sekadar wacana, melainkan dituangkan dalam surat resmi bertanggal 31 Desember 2025 yang secara eksplisit berisi harapan agar operasi SAR untuk tiga Warga Negara Asing Spanyol itu terus diupayakan maksimal.
“Tak lupa, dukungan dan kehadiran pihak keluarga korban yang setia mendampingi tim SAR gabungan selama proses pencarian juga turut kami apresiasi setinggi-tingginya,” tegas Fathur pada Jumat itu. Kombinasi dukungan moral dari keluarga dan dukungan politis dari pemerintah negara asal ini jelas menciptakan atmosfer kolaborasi yang sangat solid.
Lalu, bagaimana detail perpanjangan operasi besar-besaran ini? Fathur kemudian memaparkan dengan rinci bahwa perpanjangan operasi SAR akan mereka jalankan selama tiga hari ke depan, atau tepatnya hingga tanggal 4 Januari 2026. Keputusan krusial ini sama sekali bukan tanpa dasar, karena muncul dari hasil evaluasi mendalam yang melibatkan seluruh unsur tim SAR gabungan pada Kamis sore.
“Berdasarkan hasil evaluasi sore ini, tim SAR gabungan sepakat untuk melanjutkan dan memaksimalkan totalitas upaya pencarian selama tiga hari ke depan,” ujar Fathur dengan penuh keyakinan. Prinsipnya, menurut Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014, masa pelaksanaan operasi SAR standar memang tujuh hari berturut-turut. Akan tetapi, operasi bisa mereka perpanjang jika masih ditemukan tanda-tanda atau peluang penemuan korban yang dinilai signifikan.
“Kami tetap optimistis kerja keras seluruh unsur Tim SAR Gabungan dapat membuahkan hasil dalam masa perpanjangan operasi SAR ini,” lanjutnya penuh semangat. Jadi, tiga hari ke depan akan menjadi momen kritis dimana semua sumber daya, teknologi, dan harapan dikerahkan secara maksimal. Semua mata tertuju pada perairan Padar, menantikan kabar baik yang didamba-dambakan.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

