Desapenari.id – Publik Jayapura baru-baru ini digemparkan oleh aksi nekat dua pencuri sapi yang akhirnya berakhir tragis. Lebih tepatnya, warga Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, dengan sigap menangkap dua pelaku pencurian ternak pada Senin (2/2/2026) malam. Patut dicatat, penangkapan ini tidak terjadi secara kebetulan, melainkan berkat kesigapan warga yang sedang melakukan patroli malam. Sebagai informasi, patroli tersebut mereka gelar sebagai respons langsung maraknya aksi pencurian sapi yang terus menerus terjadi di Kelurahan Koya Barat. Pada akhirnya, kedua pelaku yang bernama NK (40) dan SN (38) benar-benar tak berkutik ketika tangan-tangan warga yang waspada meringkus mereka di lokasi kejadian.
Kemudian, situasi langsung memanas karena luapan emosi warga yang sudah lama geram tak terbendung lagi. Akibatnya, NK dan SN pun menjadi bulan-bulanan kemarahan massa yang tak dapat lagi menahan kesal. Meski begitu, perlu ditekankan bahwa keduanya berhasil selamat dari amukan massa setelah aparat Kepolisian Polsek Muara Tami berhasil tiba di lokasi. Setibanya di TKP, personel polisi segera menenangkan suasana dan mengambil alih keadaan. Selanjutnya, pihak kepolisian membawa kedua pelaku yang sudah diamankan tersebut ke Mapolsek Muara Tami untuk proses lebih lanjut.
Terkait pengungkapan kasus ini, Kapolsek Muara Tami, AKP Zakaruddin, memberikan klarifikasi resmi pada Rabu (4/2/2026). Beliau dengan tegas menyatakan, “Kasus ini terungkap berkat kewaspadaan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti secara cepat oleh personel Kepolisian di lapangan.” Selain itu, Zakaruddin juga memaparkan kronologi respons cepat anggotanya, “Setelah menerima informasi dari warga, personel kami langsung bergerak ke TKP dan mengamankan dua terduga pelaku beserta barang bukti satu ekor sapi.” Ungkapan ini sekaligus menegaskan sinergi yang solid antara komunitas dan aparat.
Tak berhenti di situ, Kapolsek Zakaruddin juga memastikan komitmen penuh institusinya untuk menindak tegas. Beliau menegaskan, “Perkara ini akan kami proses sampai ke tahap hukum selanjutnya. Penegakan hukum yang tegas kami lakukan agar menimbulkan efek jera, sekaligus menjadi peringatan bagi pihak lain untuk tidak mencoba melakukan perbuatan serupa di wilayah hukum Polsek Muara Tami.” Bahkan, pesan peringatannya semakin keras, “Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan, khususnya pencurian hewan ternak yang sangat merugikan masyarakat. Setiap perbuatan melawan hukum pasti akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku.” Pernyataan ini jelas menjadi sinyal kuat bagi para calon pelaku kejahatan.
Di sisi lain, Kapolsek juga tidak lupa memberikan apresiasi tinggi. Beliau secara khusus mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah membantu tugas kepolisian. Tidak hanya itu, Zakaria juga mengimbau agar sinergi positif ini terus terjaga dengan baik. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian. Segera laporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana, karena keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab kita bersama,” tutupnya sebagai penekanan pentingnya kolaborasi.
Sampai saat ini, kedua terduga pelaku, NK (40) dan SN (38), telah menjalani proses hukum tahap awal. Mereka telah diamankan di Rutan Polsek Muara Tami. Sementara itu, proses penyelidikan dan penyidikan terhadap perkara ini masih terus berjalan secara intensif sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Dengan kata lain, masyarakat dapat tenang karena kasus ini ditangani secara profesional dan transparan hingga tuntas.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com


This text is invaluable. How can I find out more?