Desapenari.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini sedang menyelesaikan proyek besar untuk mengatasi banjir! Ya, normalisasi Sungai Ciliwung akhirnya digenjot secara serius menyusul cuaca ekstrem yang kerap mengancam. Yang menarik, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dengan percaya diri mengklaim bahwa hambatan terbesar, yaitu pembebasan lahan, hampir tuntas. “Normalisasi Ciliwung kita sudah mulai. Pembebasan lahannya sudah hampir selesai. Kemudian Cakung Lama dan Krukut,” tegas Pramono saat berada di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Minggu (8/2/2026).
Lantas, bagaimana progres pengerjaannya? Ternyata, pengerjaan berlangsung sangat masif. Pemerintah dengan sigap mengerahkan ratusan alat berat dan armada pengangkut material yang tersebar di puluhan titik sekaligus. “Sehingga pada hari ini sebagai misal, ada 60 unit ekskavator yang bergerak, ada 144 dump truck dan juga bekerja di 66 lokasi yang seperti ini,” paparnya detail. Dengan kata lain, Anda bisa membayangkan betapa gegap gempitanya operasi ini di sepanjang bantaran sungai.
Namun, kunci percepatan ini ternyata ada pada administrasi. Untuk menghilangkan semua kendala, Pramono secara personal telah menandatangani 14 penetapan lokasi (penlok). “Jadi semua ada 14 penlok yang sudah saya tanda tangani dan sudah dilakukan pembebasan lahan,” ujarnya. Bahkan, sebuah seremoni besar bersama Menteri ATR/BPN, Pak Nusron, telah dijadwalkan pada Jumat mendatang untuk menandai pencapaian ini. Dengan demikian, birokrasi tidak lagi menjadi penghalang.
Lalu, bagaimana dengan nasib warga terdampak? Di sisi ini, transparansi pembayaran ganti untung diberlakukan. Pramono membeberkan sistem monitoring yang jelas di wilayah seperti Bidara Cina dan Cawang. “Supaya semua yang dibebaskan sudah selesai dan kemarin di Bidara Cina, di Cawang dan sebagainya kan sudah kita kasih tanda. Yang kuning belum dibayar, yang merah sudah dibayar, dan sebagainya,” jelasnya. Alhasil, status pembayaran dapat dipantau secara langsung oleh publik untuk menghindari keraguan.
Setelah semua tahap ini, apa langkah selanjutnya? Target besar telah dicanangkan. Pramono berharap, begitu lahan benar-benar bersih, pembangunan tanggul permanen oleh pemerintah pusat bisa segera dimulai. “Sehingga dengan demikian, mudah-mudahan bulan Maret sudah mulai dibuat tanggul oleh pemerintah pusat. Dalam hal ini Kementerian PU yang tanggung jawab,” harapnya optimis. Ini artinya, impian memiliki pertahanan kokoh di bantaran Ciliwung bisa terwujud dalam hitungan minggu.
Perlu Anda ketahui, proyek vital ini sebelumnya sempat mandek lama. Setelah tertunda sejak tahun 2017, upaya penataan bantaran sungai—yang sering jadi biang banjir saat hujan—akhirnya digulirkan kembali pada Kamis (29/1/2026). Akibatnya, pemerintah daerah kini menjalankan strategi pengendalian banjir yang jauh lebih terstruktur. Dengan demikian, risiko luapan air yang selalu menghantui warga Jakarta diharapkan bisa ditekan secara signifikan.
Menurut Pramono, pengaktifan kembali proyek ini adalah solusi jangka menengah yang krusial. “Ini adalah bagian untuk mengatasi banjir jangka menengah yang ada di Jakarta. Normalisasi Sungai Ciliwung ini sempat terhenti dari tahun 2017 dan kita lanjutkan kembali,” tegasnya saat meninjau langsung proses pembebasan lahan di Cawang, Jakarta Timur. Oleh karena itu, kelangsungan proyek ini menjadi penanda keseriusan pemerintah dalam mengatasi masalah klasik ibu kota.
Di balik layar, dukungan anggaran pun telah disiapkan dengan matang. Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Ika Agustin, mengonfirmasi bahwa pemerintah telah mengalokasikan dana khusus yang sangat besar untuk tahun 2026. “2026 itu kurang lebih sekitar Rp 300 miliar untuk Ciliwung. Ganti untung,” ungkap Ika. Dana sebesar itu, tentu saja, dialokasikan untuk memastikan proses normalisasi dan ganti rugi berjalan lancar tanpa hambatan pendanaan.
Secara keseluruhan, geliat normalisasi Ciliwung menunjukkan momentum positif. Proses pembebasan lahan yang hampir rampung, pengerahan alat berat masif, transparansi pembayaran, dan dukungan anggaran khusus menjadi bukti komitmen. Akhirnya, setelah bertahun-tahun tertunda, proyek pengendalian banjir ini menemukan titik terang. Masyarakat pun kini bisa berharap bahwa ancaman banjir tahunan perlahan-lahan akan dapat dijinakkan melalui kerja nyata ini. Tanggul pada Maret? Semua mata tertuju pada realisasi janji ini.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com


Thank you for the sensible critique. Me & my neighbor were just preparing to do some research about this. We got a grab a book from our local library but I think I learned more clear from this post. I’m very glad to see such excellent information being shared freely out there.