MUNA, Desapenari.id – Sebuah kejadian nyaris berakhir tragis berhasil diakhiri dengan sukacita! Minggu (1/2/2026) sore yang mencekam itu, sebuah kapal rakyat bernama Bintang GT 06 secara tiba-tiba harus bertarung dengan amukan alam sebelum akhirnya tenggelam di perairan Muna, Sulawesi Tenggara. Pertama-tama, mari kita lihat rute pelayarannya, kapal ini sebelumnya berlayar dengan tenang dari Pelabuhan Raha menuju Pelabuhan Maligano. Meskipun begitu, cuaca buruk dan gelombang tinggi yang ganas akhirnya tidak bisa ditahannya. Namun, di balik berita tenggelamnya kapal ini, terselip sebuah keajaiban: seluruh 28 penumpang ditambah empat ABK berhasil selamat dan dievakuasi dengan selamat ke daratan!
Lantas, bagaimana cerita awalnya? Ternyata, awal mula pelayaran ini sama sekali tidak mengisyaratkan bahaya. Faktanya, kapal tersebut justru bertolak dari Pelabuhan Raha dalam kondisi cuaca yang sangat tenang dan laut yang bersahabat. Sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Basarnas Kendari, Amiruddin AS melalui pesan singkatnya, Senin (1/2/2026), “Kapal berangkat dari pelabuhan Laino Raha tujuan Maligano dimana pada saat itu cuaca bagus.” Singkatnya, semua pihak merasa perjalanan ini akan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Akan tetapi, kondisi laut ibarat hati wanita, bisa berubah seketika! Begitu mendekati Pelabuhan Maligano, situasi berbalik 180 derajat secara drastis dan mengejutkan. Tanpa permisi, angin kencang disertai hujan lebat dan gelombang tinggi langsung menerjang kapal tanpa ampun. Akibatnya, suasana di atas kapal pun berubah menjadi sangat mencekam dan penuh kepanikan. Menyadari bahaya yang mengancam, seluruh penumpang kemudian dengan sigap mengenakan jaket pelampung mereka. Namun, malang tak dapat ditolak, tak lama berselang, mesin mendadak mati, membuat kapal tak berdaya dihantam oleh gelombang besar. Seperti diungkapkan Amiruddin, “Saat kapal mendekati pelabuhan Maligano kapal mengalami mati mesin dan dihantam gelombang hingga terbalik.” Pada akhirnya, kapal yang malang itu pun takluk dan tenggelam.
Di tengah situasi kritis ini, tim penyelamat segera bergerak! Begitu menerima laporan, Tim SAR langsung bergegas menuju lokasi kejadian yang letaknya cukup jauh, sekitar tujuh mil laut dari daratan. Sementara itu, di lokasi, para penumpang menunjukkan insting bertahan hidup yang luar biasa. Sebagian dari mereka berhasil menyelamatkan diri dengan turun dari kapal dan berjuang mencapai hutan bakau terdekat.
Di sisi lain, penumpang yang lain beruntung dapat dievakuasi oleh kapal lain yang kebetulan melintas di sekitar lokasi. Akhirnya, kabar gembira pun tiba. Pada pukul 20.05 Wita, tim di lapangan mengonfirmasi bahwa semua 32 orang telah dinyatakan selamat dan berada di darat. Dengan kata lain, operasi penyelamatan berhasil dilakukan dengan sempurna meskipun lokasi kecelakaan sangat menantang.
Jadi, apa pelajaran berharga dari peristiwa ini? Sebagai penutup, insiden kapal Bintang GT 06 ini memberikan kita beberapa catatan penting. Pertama, kejadian ini secara gamblang menunjukkan betapa tidak terduganya kondisi laut dan betapa vitalnya kewaspadaan serta kesiapsiagaan, termasuk penggunaan jaket pelampung yang ternyata menyelamatkan nyawa. Kedua, keberhasilan penyelamatan 32 jiwa ini tidak lepas dari respons cepat Basarnas Kendari dan bantuan dari kapal lain yang kebetulan melintas, yang menunjukkan semangat gotong royong di laut.
Selain itu, berdasarkan keahlian di bidang keselamatan pelayaran, peristiwa ini mengingatkan kita bahwa teknologi pelacakan cuaca real-time dan pelatihan keselamatan bagi awak kapal rakyat tetap menjadi hal yang sangat krusial. Oleh karena itu, mari kita apresiasi kerja keras para penyelamat dan sekali lagi, kita diingatkan untuk selalu menghormati laut dan tidak menganggap remeh perubahan cuaca, meskipun perjalanan diawali dengan langit yang cerah. Bagaimanapun juga, keselamatan jiwa manusia adalah pencapaian terbesar dari setiap musibah, dan dalam kisah ini, 32 keluarga masih bisa tersenyum berkat sebuah keselamatan yang hampir mustahil.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

