PROBOLINGGO, Desapenari.id – Suasana tenang di jalur wisata Bromo tiba-tiba berubah mencekam. Sebuah kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan menggemparkan kawasan Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 11.40 WIB. Akibat kejadian ini, sembilan orang harus menderita luka-luka. Polisi pun menduga kuat bahwa insiden tragis ini dipicu oleh rem mobil Toyota Hiace yang blong saat kendaraan tersebut melaju di jalan menurun.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wirakrama, langsung membenarkan kabar kecelakaan tersebut. “Benar, terjadi kecelakaan di jalur Bromo yang melibatkan empat kendaraan. Setidaknya sembilan orang mengalami luka-luka,” ungkap Aditya kepada awak media pada Minggu (10/5/2026). Dari pernyataan tegasnya, publik mulai menyadari betapa seriusnya insiden di jalur favorit wisatawan itu.
Hiace Diduga Hilang Kendali Secara Misterius
Kini mari kita bedah kronologinya. Aditya menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika Toyota Hiace dengan nomor polisi BE 7013 AQ yang disopiri oleh Angga Eka Pragola Pati (39), warga Kabupaten Tabanan, Bali, meluncur dari arah selatan menuju utara jalur Bromo. Kendaraan tersebut ternyata membawa tujuh penumpang yang terdiri dari enam warga negara asing (WNA) asal Singapura dan satu warga negara Indonesia (WNI). Tiba-tiba, saat melintasi lokasi dengan kondisi jalan menurun, Hiace itu diduga kehilangan kendali karena remnya blong. “Hiace tersebut langsung oleng ke kanan, masuk ke jalur berlawanan, dan kemudian menabrak Toyota Rush L 1695 WD yang dikemudikan Mohammad Mahfud (38), warga Kota Surabaya,” jelas Aditya dengan nada serius.
Setelah menghantam Rush, Hiace itu belum juga berhenti. Mobil tersebut terus ‘ngamuk’ dan kembali menghajar SUV Renault Koleos D 1785 NH yang dikemudikan Putra Adi (32), warga Kota Bogor, Jawa Barat. Perlu diketahui, Renault Koleos tersebut membawa dua penumpang di dalamnya. Namun, seperti tidak ada habisnya, Hiace itu pun masih melaju kencang dan akhirnya menabrak Microbus Hiace DK 7049 FK yang disopiri Eko Wahyudiyanto (31), seorang mahasiswa asal Kota Probolinggo, yang datang dari arah berlawanan. Barulah setelah menghantam tiang listrik di tepi jalan, laju kendaraan ganas itu berhenti total.
Sembilan Orang Luka-luka, Dibawa ke Dua Fasilitas Kesehatan
Kecelakaan beruntun ini menyebabkan sembilan orang mengalami luka ringan. Tiga korban dari mobil Renault Koleos segera dilarikan ke RSUD Ar Rozy untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara itu, enam penumpang Hiace BE 7013 AQ yang sebagian besar turis asing, langsung menjalani perawatan di Puskesmas Sukapura. “Dugaan sementara memang kendaraan Hiace BE 7013 AQ hilang kendali karena kondisi jalan menurun di lokasi kejadian,” pungkas Aditya. Proses hukum pun masih terus bergulir karena kasus ini masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo. Warga diimbau untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalur ekstrem Bromo.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

