Misi Tim SAR: Drone dan Eskavator Dikerahkan untuk Lacak Korban Banjir Bandang Nagekeo

LABUAN BAJO, Desapenari.id – Dalam upaya heroik yang tak kenal lelah, Tim SAR gabungan akhirnya mengerahkan semua teknologi dan kekuatan mereka. Mereka secara resmi memanfaatkan alat berat eskavator dan drone mutakhir untuk mempercepat pencarian tiga korban yang hingga kini masih hilang akibat terjangan banjir bandang di Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, NTT, pada Kamis (11/9/2025).

Kepala Basarnas Maumere, Fathur Rahman, dengan penuh semangat menjelaskan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) terus berlanjut tanpa henti. “Tim SAR gabungan tak hanya mengandalkan tenaga manusia, tetapi juga secara maksimal mengerahkan tiga unit eskavator untuk menggali material tanah dan puing-puing yang tersapu banjir,” ujarnya dengan penuh keyakinan. Lebih lanjut, ia membeberkan bahwa mereka juga memanfaatkan drone thermal canggih milik Kantor SAR Maumere untuk melakukan pencarian dari udara guna mendeteksi tanda-tanda kehidupan melalui sensor panas.

Sebuah Temuan yang Mengharukan di Tengah Kesedihan

Pada perkembangan yang begitu mengharukan sekaligus memilukan, Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban pada Kamis (11/9). Mereka menemukan seorang balita berusia 134 bulan bernama Achiles Agustinus Busa Jago yang telah meninggal dunia akibat amukan banjir bandang. “Dengan berat hati, kami sampaikan bahwa korban balita bernama Achiles Agustinus Busa Jago ini merupakan satu dari empat korban yang sebelumnya dinyatakan hilang,” jelas Fathur dalam keterangan tertulis yang diterima Jumat (12/9).

Tim berhasil menemukan korban pada pukul 10.00 Wita, sekitar dua kilometer dari lokasi rumahnya. Tanpa menunggu lama, mereka segera melakukan evakuasi dengan penuh khidmat dan membawanya ke posko medis tim SAR gabungan yang telah disiapkan. Temuan ini sekaligus mempertegas betapa dahsyatnya kekuatan alam yang menerjang kawasan tersebut.

Kekuatan Solidaritas: 219 Orang Bersatu untuk Satu Misi

Yang paling membanggakan dan menunjukkan kekuatan solidaritas bangsa Indonesia, operasi besar-besaran ini melibatkan kekuatan personel yang sangat masif dari berbagai latar belakang. Fathur dengan detail menyebutkan semua elemen yang turun langsung. Tim inti terdiri dari Kantor SAR Maumere yang mendedikasikan 9 orang terbaiknya, disusul oleh unit Siaga SAR Ende yang mengirim 3 personel, dan Batalyon Infanteri TP 834 Wakangamere yang menurunkan 28 prajuritnya.

Tak ketinggalan, Kepolisian Sektor (Polsek) Boawae mengerahkan 10 anggotanya, Komando Distrik Militer (Kodim) Ngada mengirim 10 personel, dan Koramil Boawae juga menyumbang 10 anggotanya. Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagekeo turun dengan 10 orang, TNI AL Kabupaten Ende mengirim 2 personel, dan Babinsa Desa Sawu mengerahkan 10 anggotanya.

Kekuatan dari lokal pun tak mau kalah. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Nagekeo mengerahkan 10 personel, Polisi PP Boawae (5 orang), tenaga sosial Kecamatan Boawae (5 orang), Tagana Boawae (5 orang), dan puskesmas Boawae (10 orang) siap siaga di posko medis. Bahkan, puskesmas Sawu juga berkontribusi dengan 8 orang tenaga kesehatannya.

Yang paling menghangatkan hati, masyarakat setempat bersama aparat desa dan keluarga korban turun langsung menyumbangkan tenaga dengan jumlah yang mencengangkan: 50 orang! Dukungan juga datang dari Komunitas Sosial (Komsos) Paroki Wolosambi (1 orang) dan yang paling mencolok adalah keterlibatan sivitas akademika dari Institut Nasional Flores yang mengirimkan kontingen besar berjumlah 30 orang mahasiswa atau stafnya. “Secara total, jumlah pihak yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini mencapai 219 orang,” pungkas Fathur, menegaskan betapa besarnya kekuatan kolaborasi ini.

Misi penyelamatan ini adalah bukti nyata komitmen seluruh elemen bangsa untuk tidak berhenti berusaha selama masih ada harapan. Penggunaan teknologi drone thermal dan eskavator menunjukkan evolusi dalam metode tanggap darurat bencana Indonesia, sementara semangat gotong royong dari ratusan relawan adalah jantung dari segala upaya ini. Seluruh mata tertuju pada Nagekeo, berharap ketiga korban yang masih hilang dapat segera ditemukan.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

More From Author

Komisi I DPR RI Imbau WNI di Nepal Ikuti Protokol Keamanan dari KBRI

Qatar Siap Balas Dendam ke Israel Usai Serangan di Doha, Serukan Timur Tengah Bergabung!

3 thoughts on “Misi Tim SAR: Drone dan Eskavator Dikerahkan untuk Lacak Korban Banjir Bandang Nagekeo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ternyata WiFi Lemot Bisa Jadi Keunggulan Fenomena Lag Stop Main di Jam Kerja Inilah Hitung hitungan Psikologis Soal Jam Akun Baru vs Akun Tua Fakta Kejam Soal Hadiah Loyalitas yang Ternyata Cuma Jerat Jangan Sentuh Tombol Turbo Bukti Riset Bahwa Kecepatan Klik Raup Jackpot Tanpa Menambah Deposit Teknik Balikan Modal Layar Pecah atau Retak Justru Membawa Hoki Ini Penjelasan Ilusi Satu HP Khusus Main vs Multitasking Data Kuat Hari Tua vs Hari Muda Kenapa Pemain yang Sudah 3 Bulan Trik Kunci Volume yang Bikin Notifikasi Sound Jadi Penanda Sabar Itu Berat Tapi Teknik Menahan Diri di Detik 5 Terbukti Fitur Beli Free Spin vs Tunggu Scatter Alami Hitung hitungan Hati Hati dengan Mode Turbo Data Respons Sistem Ungkap Hubungan Bukan Mitos Bukti Empiris Soal Efek Pendinginan Algoritma PGSoft Deposit Kecil Bukan Penghalang Strategi Memicu Volatilitas Tinggi PGSoft Rahasia Scatter yang Gagal Muncul Teknik Menggeser Waktu Spin Satu Akun untuk Semua Game vs Fokus Satu Tema Uji Coba Pengaruh History Efek Kelelahan Simbol Bukti Bahwa Mengganti Taruhan Kecil Waspada Jam Sibuk Analisis Server Mendeteksi Adanya Lag Celah Pembulatan Ke bawah Mengapa Memilih Taruhan Ganjil Terbukti Sinyal Kemenangan dari Layar Sentuh Teknik Mengatur Ritme Klik Studi Perilaku Wild West Gold Dan Volatilitas Analisis Data Mahjong Ways PG Soft Modern Kajian Statistik Sweet Bonanza Dan Variasi Multiplier Eksperimen Data Mahjong Ways 2 PG Soft Tinjauan Probabilitas Gates Of Olympus Secara Rasional Analisis Lucky Neko Dan Preferensi Komunitas Digital Kajian Starlight Princess Mengenai Fitur Dan Varians Analisis Mahjong Wins 3 Dan Fluktuasi Hasil Perspektif Data Wild Bounty Showdown Dan Volatilitas Model Probabilistik Sugar Rush Dan Variasi Hasil Analisis Fortune Mouse Dan Fenomena Simbol Digital Kajian Statistik Baccarat Online Dan Batas Risiko Transformasi Koi Gate Dan Tren Permainan Modern Riset Komunitas Hot Hot Fruit Dan Fluktuasi Analisis Buffalo King Megaways Mengenai Karakteristik Volatilitas Fenomena Sweet Bonanza Xmas Dan Variasi Multiplier Kajian Mahjong Wins 2 Berdasarkan Distribusi Simbol Evolusi The Great Riffle Dalam Analisis Digital Machine Learning Gates Of Gatotkaca Untuk Analisis Eksplorasi Big Bass Splash Dan Dinamika Komunitas Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Membaca Dinamika Wild West Gold dari Perspektif Statistik Mahjong Ways 2 Menghadirkan Permainan Puzzle Berbasis Simbol Sweet Bonanza x1000 dari Pragmatic Play Menjadi Sorotan Eksplorasi Mahjong Wins 3 Sebagai Game Arcade Digital Starlight Princess Memperkenalkan Konsep Permainan Bertema Fantasi Gates of Olympus dan Model Permainan Multiplier Lucky Neko Mengusung Permainan Bertema Kucing Asia Wild Bounty Showdown Menawarkan Format Permainan Western Interaktif Sweet Bonanza Xmas Membawa Nuansa Musiman ke Permainan Digital Mahjong Ways dari PG Soft Menjadi Objek Kajian Data Kajian Algoritma pada Fortune Mouse Mengungkap Karakteristik Inovasi Digital PG Soft pada Mahjong Wins 3 Analisis Probabilistik pada Game Baccarat Online Transformasi Teknologi pada Game Digital 2026 Studi Data pada Wild West Gold Menunjukkan Pentingnya Variasi Statistik Mengurai Mekanisme Multiplier Sugar Rush 1000 Riset Perilaku Pengguna pada Starlight Princess Teknologi Random Number Generator pada Mahjong Ways 2 Perkembangan Game Online Berbasis Data Semakin Pesat Analisis Modern Permainan Digital Menggabungkan Data Historis Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Live Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft