Desapenari.id – Nelayan tradisional yang tinggal di pesisir Kampung Teluk Rubiah, Kelurahan Tanjung, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, saat ini diliputi rasa resah dan geram. Pasalnya, aksi pencurian yang sangat meresahkan tengah menyasar logam timah yang menjadi pemberat jaring pukat mereka. Akibatnya, tidak sedikit nelayan yang terpaksa membatalkan rencana melaut karena jaring pukat yang hendak mereka gunakan ditemukan dalam keadaan rusak parah. Bahkan, situasi ini secara langsung mengancam mata pencaharian harian para pelaut tradisional tersebut.
“Jaring kami robek tidak karuan karena timah pemberatnya diambil paksa oleh maling,” ungkap Yanto (40), seorang nelayan di Teluk Rubiah, dengan nada kesal pada Kamis (22/1/2026). Yanto kemudian membeberkan bahwa aksi pencurian ini tampaknya sangat terencana karena menyasar nelayan-nelayan yang biasa menjemur jaring pukatnya di area terbuka dekat rumah. “Kami sudah melaporkan kejadian ini kepada polisi, semoga aksi pencurian seperti ini bisa segera dihentikan,” harapnya dengan penuh kekhawatiran.
Sementara itu, pihak kepolisian ternyata tidak tinggal diam. Kepolisian Sektor (Polsek) Mentok di bawah Polres Bangka Barat akhirnya berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang menyasar nelayan tradisional di Kampung Teluk Rubiah Laut. Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, menjelaskan bahwa peristiwa pencurian ini pertama kali diketahui terjadi pada tanggal 19 Januari 2026. Saat itu, seorang korban yang hendak berlayar di perairan Mentok mendapati jaring miliknya sudah rusak dan seluruh timah pemberatnya raib.
“Akibat kejadian tersebut, nelayan tersebut harus menanggung kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp 5 juta,” jelas Pradana dengan serius. Kerugian sebesar itu tentu bukan angka kecil bagi para nelayan skala kecil. Oleh karena itu, Unit Reserse Intelijen Polsek Mentok Polres Bangka Barat langsung bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan secara intensif terhadap laporan yang masuk.
Hasil dari penyelidikan yang dilakukan pun cukup gemilang. Pada Selasa (20/1/2026) malam, dua orang pelaku berhasil diamankan oleh polisi di dua lokasi berbeda yang masih berada di wilayah Kampung Teluk Rubiah, yaitu area darat dan laut. Polisi berhasil menangkap kedua tersangka, YH (31) dan A (40), yang ternyata merupakan warga Teluk Rubiah Laut itu sendiri. Tidak hanya menangkap pelaku, polisi juga menyita barang bukti yang sangat kuat dari tangan keduanya.
Barang bukti yang berhasil diamankan tersebut antara lain lima pucuk jaring ikan dalam kondisi rusak, 34 kilogram timah pemberat jaring, serta satu bilah pisau yang diduga kuat digunakan untuk merusak dan memotong pukat milik nelayan. “Yang benar-benar memprihatinkan dari kasus ini adalah jaring yang dirusak merupakan pukat milik nelayan skala kecil. Padahal, jaring itu adalah alat utama nelayan tradisional untuk mencari nafkah sehari-hari,” tegas Kapolres Pradana dengan penuh empati.
Dia menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini menjadi bukti nyata respons cepat dan komitmen tinggi polisi dalam melindungi masyarakat pesisir, khususnya nelayan kecil yang hidupnya sepenuhnya bergantung pada hasil laut. “Kejahatan seperti ini dampaknya sangat luas. Tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga langsung memutus mata pencaharian nelayan. Oleh sebab itu, Polsek Mentok Polres Bangka Barat akan terus menindak tegas semua pelaku kejahatan yang berani menyasar masyarakat kecil yang sedang berjuang,” ucapnya dengan penuh wibawa.
Saat ini, kedua pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan dengan ketat di Mapolsek Mentok untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Proses hukum akan diterapkan seadil-adilnya kepada para pelaku. Masyarakat, khususnya para nelayan, pun diharapkan bisa merasa lebih tenang dan kembali menjalankan aktivitas melaut mereka tanpa rasa was-was. Keberhasilan pengungkapan kasus ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi siapa saja yang berniat melakukan kejahatan serupa di kemudian hari. Pada akhirnya, laut adalah harapan dan hidup bagi mereka, dan menjaganya termasuk menjaga alat kerja mereka dari tangan-tangan jahat adalah tanggung jawab kita bersama.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com


References:
San pablo lytton casino
References:
https://instapages.stream/
**mitolyn official**
Mitolyn is a carefully developed, plant-based formula created to help support metabolic efficiency and encourage healthy, lasting weight management.