KENDAL, Desapenari.id – Proyek pengecoran Jalan Pantura Brangsong, Kabupaten Kendal, akhirnya resmi dimulai pada Senin (1/6/2026). Pemerintah menargetkan perbaikan jalan nasional yang menghubungkan Jakarta menuju Semarang ini rampung tepat pada 1 Juli 2026.
Rekayasa Lalu Lintas Mulai Diterapkan
Selama proses pengerjaan berlangsung, Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal bersama Satlantas Polres Kendal secara aktif menyiapkan rekayasa lalu lintas. Mereka akan menerapkan sistem contraflow secara situasional, menyesuaikan dengan kondisi arus kendaraan di lapangan. Oleh karena itu, para pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan.
Pengerjaan Tahap Awal Fokus di Jalur Kanan
Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kendal, Sofyan Efendi, menjelaskan bahwa pengerjaan tahap awal difokuskan pada jalur kanan arah Jakarta menuju Semarang. Lokasinya tepat di depan SPBU Brangsong. “Kami memperbaiki jalur kanan untuk arah Jakarta ke Semarang, sementara jalur kirinya masih bisa dilewati kendaraan,” ujar Sofyan kepada awak media pada Selasa (2/6/2026).
Lebih lanjut, Sofyan menegaskan bahwa sistem contraflow akan diterapkan pada waktu-waktu tertentu saja. Pihaknya hanya akan memberlakukan rekayasa lalu lintas tersebut apabila terjadi kepadatan kendaraan yang signifikan di sekitar lokasi proyek.
Pengendara Wajib Tahu! Jalur Alternatif Sudah Disiapkan
Untuk mengurangi antrean kendaraan yang panjang, pengendara dari arah barat yang menuju Semarang sangat disarankan menggunakan jalur alternatif. Mereka bisa melewati rute Ngampel menuju Srogo hingga Kaliwungu, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Dengan demikian, waktu tempuh perjalanan bisa lebih terprediksi.
Sofyan dengan tegas meminta masyarakat memahami dampak kemacetan yang pasti terjadi selama proyek berlangsung. “Kami sadar keluhan masyarakat pasti ada, tetapi kondisi ini memang sulit dihindari selama proses perbaikan jalan,” katanya dengan nada memohon pengertian.
Selain itu, ia juga mengimbau kendaraan angkutan berat untuk memanfaatkan jalan tol. Kebijakan ini penting agar kepadatan di jalur Pantura dapat berkurang secara signifikan. Sebagai langkah antisipasi, Dishub Kendal akan menambah rambu-rambu peringatan di sekitar lokasi proyek. Rambu-rambu tersebut dipasang untuk meningkatkan keselamatan seluruh pengguna jalan.
Contraflow Rutin Setiap Pagi, Waspada!
Kasatlantas Polres Kendal, AKP Panji Yuga Putranto, mengimbau masyarakat agar menyesuaikan waktu perjalanan. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan selama proses pengerjaan berlangsung,” ujarnya. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap pengguna jalan.
Panji menegaskan bahwa Satlantas Polres Kendal siap menerapkan rekayasa lalu lintas contraflow kapan pun dibutuhkan. Penerapannya akan selalu disesuaikan dengan perkembangan situasi kendaraan di lapangan, sehingga tidak bersifat kaku.
Sementara itu, Kanit Turjawali Satlantas Polres Kendal, Ipda Veri Okta Dwi Saputra, memberikan detail penting. Contraflow rutin dilakukan setiap pagi mulai pukul 06.30 WIB untuk mengurai kepadatan kendaraan dari arah Brangsong menuju Semarang. Mengapa jam segitu? Karena aktivitas masyarakat menuju Semarang dan Kawasan Industri Kendal cukup tinggi pada pagi hari. Jadi, siapkan strategi perjalanan Anda mulai sekarang!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

