LUWU, Desapenari.id – Nah, detik-detik menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, suasana di Desa Tiromanda, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, benar-benar terasa beda! Para pedagang dan peternak sapi kurban di sana kini kebanjiran order. Yang paling mencengangkan, tren penjualan tahun ini menunjukkan lonjakan luar biasa. Bukan cuma permintaan yang naik drastis, tapi harga jualnya juga ikut melesat dibandingkan tahun lalu. Penasaran seberapa gila kenaikannya? Yuk, simak selengkapnya!
Gila! Harga Sapi Termurah Naik Rp 2 Juta Seketika
Siapa sangka, Arif, seorang peternak sekaligus pedagang sapi kurban yang sudah malang melintang di bisnis ini, dengan semangat membagikan kabar mengejutkan. Ia mengungkapkan bahwa harga sapi paling terjangkau saat ini benar-benar meroket! Dari yang tadinya cuma Rp 10 juta per ekor tahun lalu, sekarang melompat tajam menjadi mulai dari Rp 12 juta. Bayangkan, kenaikan Rp 2 juta dalam setahun!
“Alhamdulillah, sungguh di luar dugaan! Tahun ini peningkatan penjualan sapi kurban sangat signifikan. Coba deh bandingkan, tahun lalu orang masih bisa beli sapi sekitar Rp 10 juta, sekarang sudah naik menjadi Rp 12 juta,” ujar Arif dengan penuh syukur saat ditemui awak media pada Senin (4/5/2026). Ia tak menyangka animo masyarakat begitu tinggi.
Siap-Siap! Ada Sapi Premium Seharga Rp 50 Juta, Badannya Raksasa!
Tapi tunggu dulu, jangan kaget! Arif tidak hanya menyediakan sapi untuk kantong menengah ke bawah. Ia juga dengan percaya diri menyiapkan sapi kategori premium yang bikin melongo. Harganya? Wuih, tembus hingga Rp 50 juta per ekor! Lantas, apa istimewanya sapi semahal itu? Ternyata, sapi premium ini memiliki bobot gila-gilaan, yaitu di atas 500 kilogram dengan fisik yang proporsional dan memukau.
“Mulai dari yang paling rendah hingga yang terbesar, kami buka harga Rp 12 juta. Tapi hati-hati, kami juga menyiapkan stok khusus hingga Rp 50 juta. Semua tersedia di sini. Sapi Rp 50 juta itu jelas kualitasnya juara, badannya besar dan sehat. Biasanya diburu oleh pembeli kelas atas yang ingin kurban dengan hewan terbaik,” jelas Arif sambil sedikit berpromosi.
Nah, hingga pekan ini saja, Arif mengaku sudah berhasil melariskan sekitar 100 ekor sapi. Jumlah itu berasal dari total stok keseluruhan yang mencapai 200 ekor. Luar biasa, kan? Artinya, stok sudah habis setengah! Peningkatan penjualan tahun ini diperkirakan menembus lebih dari 10 persen. Siapa saja peminatnya? Mulai dari instansi pemerintah bergengsi, sektor swasta besar, hingga perorangan di seluruh wilayah Luwu Raya.
Tenang! Kesehatan Sapi Dijamin 100%, Sudah Divaksin Resmi
Pasti ada yang bertanya-tanya, “Lantas, apakah sapi-sapi ini sehat?” Jawabannya, jangan khawatir! Demi menjaga kualitas dan kenyamanan hati para pembeli, seluruh sapi yang didatangkan dari berbagai daerah seperti Kendari, Bone, maupun dari peternakan lokal sudah melalui pemeriksaan super ketat. Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Luwu pun turun tangan. Mereka telah melakukan pengecekan kesehatan menyeluruh untuk memastikan hewan-hewan ini benar-benar layak dikonsumsi dan memenuhi syariat kurban.
“Alhamdulillah, semua sapi sudah diperiksa secara saksama oleh dinas peternakan setempat. Kondisinya sehat walafiat, bahkan sudah diberi vitamin tambahan dan juga divaksinasi resmi,” tutur Arif dengan nada meyakinkan.
Jadi, buat Anda yang sedang mencari hewan kurban di wilayah Luwu dan sekitarnya, jangan sampai kehabisan! Ketersediaan pakan yang segar juga diprioritaskan setiap hari oleh Arif. Dengan lokasi peternakan yang luas dan asri, ia memastikan pasokan pakan segar selalu tersedia bagi ratusan ternaknya hingga hari pemotongan tiba. Segera pesan sebelum stok benar-benar habis!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

