Pencurian Mahkota Suci Pendeta di Karangasem Terungkap, Pelaku Berhasil Ditangkap

KARANGASEM, Desapenari.id – Heningnya malam di Desa Budakeling mendadak berubah gegar! Aksi maling yang menggasak mahkota suci dan perhiasan emas milik empat pendeta Hindu berhasil diungkap polisi. Yang lebih mencengangkan, pelaku ternyata bukan orang luar, melainkan warga setempat yang selama ini tinggal di lingkungan yang sama!

Tim Reskrim Polres Karangasem bergerak cepat membekuk pelaku berinisial IMW (39), pria paruh baya yang sehari-hari dikenal sebagai warga Desa Budakeling. Kapolres Karangasem melalui Kasi Humas, Ipda I Nengah Artono, mengonfirmasi penangkapan ini dengan tegas saat dihubungi awak media, Selasa (16/6/2026).

“Kami langsung mengamankan tersangka setelah menerima laporan dari para korban. Pelaku ini ternyata bukan pertama kalinya berurusan dengan hukum, dia adalah residivis kasus pencurian yang sudah malang melintang,” ungkap Artono dengan nada geram. Saat ini, IMW tengah menjalani proses penyidikan intensif di Mapolres Karangasem untuk mengungkap kemungkinan keterlibatannya dalam aksi pencurian lainnya.

Atas kejahatan keji yang meresahkan warga ini, polisi menjerat IMW dengan pasal berlapis. Pasal 477 KUHP pun dikenakan padanya dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun! Tak hanya itu, denda kategori V sebesar Rp 500 juta juga siap membebani pundak pelaku jika terbukti bersalah di persidangan nanti.

Kasus pencurian yang menggemparkan ini sontak menyita perhatian publik secara luas. Bukan tanpa alasan, pasalnya benda-benda yang dicuri bukan sekadar perhiasan emas biasa, melainkan perlengkapan sakral dan mahkota suci yang memiliki nilai religius sangat tinggi. Peralatan pemujaan ini digunakan dalam upacara keagamaan dan memiliki makna spiritual yang mendalam bagi umat Hindu setempat.

“Yang membuat publik ikut merasakan sakitnya adalah karena korban yang menjadi sasaran adalah para pendeta atau pandita yang sangat disucikan dan dihormati masyarakat,” tambah Artono dengan nada prihatin. Betapa tidak, rumah ibadah dan tempat suci para pemuka agama menjadi target perampasan yang tidak berperikemanusiaan.

Pelaku IMW melakukan aksi nekatnya dengan cara yang terbilang licik. Ia memanfaatkan kegelapan malam dan mengintai rumah atau geria milik para pendeta. Dengan tubuhnya yang lincah, IMW memanjat pagar bagian belakang yang dianggapnya sebagai titik terlemah. Setelah berhasil masuk ke halaman, ia langsung bergerak menuju area kamar yang ternyata terkunci rapat. Tanpa gentar, pelaku mencongkel jendela dengan alat tertentu hingga berhasil membobol masuk.

“Saat itu pelaku berhasil menggasak prebawa atau ketu (mahkota suci) milik korban dan langsung membawa kabur barang berharganya,” jelas Artono memaparkan kronologi kejadian yang membuat warga Desa Budakeling gempar.

Hebohnya lagi, aksi pencurian ini ternyata menyasar tiga rumah pendeta sekaligus dalam waktu yang hampir bersamaan pada Jumat (5/6/2026) lalu. Total kerugian yang diderita para korban mencapai sekitar Rp 500 juta! Jumlah fantastis yang bikin warga sontak waspada dan berjaga-jaga setiap malam.

Pada Griya Dauh, milik Ida Pedanda Istri Ketut Jelantik, pelaku diduga memboyong seperangkat perhiasan emas dan perlengkapan puja dengan nilai mencapai sekitar Rp 150 juta. Sementara itu, di Griya Demung, mahkota suci milik Ida Ketut Demung ikut melayang dari tempat penyimpanannya dengan perkiraan kerugian sekitar Rp 200 juta. Tak ketinggalan, di Griya Kawan, mahkota suci milik Ida Pedanda Istri Ketut Gianyar turut digondol dengan nilai yang ditaksir mencapai Rp 150 juta.

Polisi menduga kuat bahwa aksi pencurian ini dilakukan di lokasi-lokasi yang berdekatan dengan modus yang nyaris identik. Pelaku dengan cekatan bergerak dari satu geria ke geria lainnya dalam satu malam.

Fakta mengejutkan lainnya terungkap dari hasil investigasi polisi. Ternyata IMW masih memiliki hubungan keluarga besar dengan Geria Budakeling, sehingga ia sangat memahami kondisi lingkungan dan kebiasaan para korban. Pengetahuannya yang mendalam tentang tata letak rumah dan rutinitas para pendeta menjadi modal utamanya dalam melancarkan aksi.

“Ia memanfaatkan statusnya sebagai keluarga untuk mengamati situasi dengan saksama. Dia tahu persis kapan waktu yang tepat untuk bergerak dan titik mana yang paling mudah untuk ditembus,” ungkap Artono.

Namun kini, nasib IMW sudah berubah tragis. Menurut keterangan resmi kepolisian, tersangka sudah tidak dianggap lagi sebagai bagian dari keluarga besar Geria Budakeling. Bahkan, Desa Adat Budakeling telah mengeluarkan keputusan tegas untuk mengucilkan IMW dari lingkungan masyarakat adat setempat. Sanksi sosial ini menjadi penghinaan tersendiri bagi pelaku yang kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum dan masyarakat adat.

Guncangan bagi Masyarakat Adat Budakeling

Kejadian ini ibarat petir di siang bolong bagi warga Desa Budakeling yang selama ini dikenal sebagai komunitas yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur agama dan budaya. Kepercayaan masyarakat terhadap satu sama lain pun ikut tercoreng oleh ulah oknum yang seharusnya menjadi bagian dari keluarga besar.

Para pendeta yang menjadi korban pun masih dalam kondisi syok dan trauma. Bagaimana tidak, mahkota suci dan perhiasan emas yang dicuri bukan hanya bernilai material, melainkan memiliki makna spiritual yang diwariskan turun-temurun. Kehilangan benda-benda sakral ini tentu berdampak pada pelaksanaan upacara keagamaan yang selama ini rutin digelar.

Warga setempat pun kini meningkatkan kewaspadaan dengan membentuk ronda malam dan memasang pengaman tambahan di sekitar geria. Mereka bertekad untuk tidak membiarkan kejadian serupa terulang kembali. Kepolisian pun terus mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Proses Hukum Berlanjut

Saat ini, tim penyidik Polres Karangasem terus mendalami kasus ini untuk mengungkap apakah IMW bertindak sendirian atau melibatkan orang lain dalam aksi pencurian beruntun tersebut. Selain itu, polisi juga tengah berupaya melacak keberadaan barang-barang curian yang sudah dibawa kabur pelaku.

“Kami masih mengembangkan penyidikan untuk mengungkap jaringan yang mungkin terlibat. Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui informasi tentang keberadaan barang curian atau mengetahui pelaku lainnya untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat,” imbuh Artono.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap keamanan lingkungan tetap penting dijaga. Terlebih lagi, objek-objek bernilai tinggi, baik secara material maupun spiritual, rentan menjadi sasaran kejahatan.

Dengan ditangkapnya IMW, diharapkan rasa aman kembali pulih di Desa Budakeling. Namun, pengucilan sosial yang diterima pelaku dari Desa Adat Budakeling menunjukkan bahwa masyarakat lokal tidak segan memberikan sanksi tegas bagi warganya yang melanggar norma-norma kesucian dan adat istiadat yang telah dijunjung tinggi selama bergenerasi. Kini, semua mata tertuju pada proses persidangan yang akan menentukan nasib IMW di balik jeruji besi.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

More From Author

MA Minta Tambahan Rp10,3 T demi Operasional hingga Pembangunan Rumah Dinas Hakim

Sudah Enam Kali Beroperasi, Jaringan Penimbun Minyak Tanah Subsidi Kupang-Rote Terungkap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot88 slot777 slotgacor slot gacor slot gacor slot online slot88 slot gacor slot online mahjong ways 2 kajian variasi hasil sweet bonanza pengganda volatilitas permainan eksplorasi data mahjong wins 3 risiko gates of olympus analisis pengganda bonus lucky neko mekanisme reel variasi hasil starlight princess volatilitas respons pemain wild bounty showdown statistik permainan sugar rush tumble pengganda pengalaman baccarat analisis riwayat hasil keputusan studi wild west gold pragmatic analisis mahjong ways 2 pgsoft volatilitas sweet bonanza x1000 evolusi mahjong wins 3 interaktif ritme starlight princess probabilistik dinamika wild bounty showdown historis distribusi lucky neko statistik transformasi gates of olympus digital mekanisme mahjong ways analitik multiplier sweet bonanza probabilistik popularitas wild west gold komunitas pemetaan mahjong wins 3 statistik arsitektur starlight princess data perubahan tren mahjong ways 2 simulasi monte carlo sweet bonanza model probabilistik wild bounty showdown analisis real time lucky neko multiplier gates of olympus analisis machine learning mahjong ways 2 evolusi game online mahjong wins 3 studi ritme wild west gold pragmatic play analisis fluktuasi mahjong ways pg soft perubahan perangkat mekanisme acak mahjong ways 2 fenomena kemenangan besar sweet bonanza pragmatic pembaruan ekosistem digital pg soft mahjong wins 3 kajian pola keputusan lucky neko pg soft mekanisme multiplier sugar rush 1000 pragmatic eksplorasi karakteristik starlight princess pragmatic play analisis distribusi hasil gates olympus pragmatic evolusi sistem interaktif mahjong wins 3 pg soft pendekatan statistik wild bounty showdown pragmatic kajian probabilistik fortune mouse pg soft perbandingan karakter sweet bonanza xmas pragmatic eksperimen data wild west gold pragmatic play mekanisme random generator mahjong ways pg transformasi analitik starlight princess pragmatic play kajian perilaku pengguna lucky neko pg soft model monte carlo sugar rush 1000 pragmatic perkembangan teknologi mahjong ways 2 pg soft analisis data gates olympus pragmatic play Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft studi ritme wild west gold pragmatic play analisis fluktuasi mahjong ways pg soft perubahan perangkat mekanisme acak mahjong ways 2 fenomena kemenangan besar sweet bonanza pragmatic pembaruan ekosistem digital pg soft mahjong wins 3 kajian pola keputusan lucky neko pg soft mekanisme multiplier sugar rush 1000 pragmatic eksplorasi karakteristik starlight princess pragmatic play analisis distribusi hasil gates olympus pragmatic evolusi sistem interaktif mahjong wins 3 pg soft pendekatan statistik wild bounty showdown pragmatic kajian probabilistik fortune mouse pg soft perbandingan karakter sweet bonanza xmas pragmatic eksperimen data wild west gold pragmatic play mekanisme random generator mahjong ways pg transformasi analitik starlight princess pragmatic play kajian perilaku pengguna lucky neko pg soft model monte carlo sugar rush 1000 pragmatic perkembangan teknologi mahjong ways 2 pg soft analisis data gates olympus pragmatic play Analisis Dinamika Mahjong Ways 2 Eksplorasi Volatilitas Wild West Gold Studi Multiplier Sweet Bonanza Probabilitas Multiplier Gates of Olympus Frekuensi Fitur Mahjong Ways Hubungan Variasi Starlight Princess Analitik Volatilitas Wild Bounty Data Historis Lucky Neko Kajian Statistik Mahjong Wins 3 Probabilitas Sistem Acak Fortune Mouse Fenomena Multiplier Sugar Rush 1000 Transformasi Digital PG Soft Pengalaman Pragmatic Play Modern Pola Statistik Aztec Gems Evaluasi Probabilistik Buffalo King Perbandingan Big Bass Bonanza Dinamika Starlight Princess 1000 Perspektif Mahjong Wins 2 Teknologi RNG Permainan Digital Evolusi Game Online 2026