MUSI BANYUASIN, Desapenari.id – Heningnya malam di Dusun IV, Desa Dawas, Kecamatan Keluang, tiba-tiba pecah oleh gerak cepat aparat kepolisian. Jajaran Polres Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, baru saja membongkar praktik penyulingan minyak ilegal yang beroperasi secara sembunyi-sembunyi di tengah pemukiman warga. Operasi penertiban yang dilaksanakan pada Rabu (22/7/2026) malam itu benar-benar menghentikan aktivitas pengolahan minyak mentah tanpa izin yang sudah berlangsung cukup lama.
Bayangkan, dari lokasi penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan bukti yang sangat mencengangkan. Puluhan ribu liter cairan minyak mentah dan berbagai jenis BBM hasil olahan ilegal langsung disita. Pengungkapan kasus ini bukan sekadar operasi biasa, melainkan wujud nyata keseriusan aparat dalam memberantas aktivitas berbahaya yang mengancam keselamatan warga sekaligus merusak kelestarian lingkungan hidup di sekitar lokasi.
Bagaimana Awal Mula Penggerebekan Mencekam Ini?
Semuanya berawal dari desas-desus yang hingga kini masih hangat diperbincangkan warga. Informasi intelijen menyebutkan adanya aktivitas mencurigakan berupa pengolahan minyak bumi secara ilegal di kawasan Desa Dawas. Tanpa membuang waktu, jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Muba segera menindaklanjuti temuan tersebut. Mereka langsung menyusun strategi dan bergerak cepat untuk melakukan penggerebekan di lokasi yang telah dipetakan.
Begitu tiba di lokasi, pemandangan yang ditemukan sungguh di luar nalar. Polisi mendapati aktivitas penyulingan yang masih berlangsung dengan menggunakan metode tradisional. Di sana terlihat tungku-tungku sederhana yang menyala membara, mengolah minyak mentah menjadi BBM jenis bensin dan solar. Semua proses produksi itu berlangsung tanpa dilengkapi izin resmi dari pihak berwenang. Sungguh mengejutkan bahwa praktik berbahaya ini bisa terjadi begitu terang-terangan di wilayah tersebut.
“Barang bukti minyak yang berhasil kami amankan terdiri atas 21.000 liter minyak mentah, 9.000 liter bensin olahan, serta 20.000 liter solar hasil penyulingan,” ungkap Kasi Humas Polres Muba AKP Hutahaean saat ditemui di Sekayu pada Jumat (24/7/2026). Jumlah fantastis ini tentu membuat publik terkejut dan bertanya-tanya, sudah berapa lama operasi ilegal ini berlangsung?
Apa Saja Barang Bukti yang Berhasil Disita Polisi?
Penggerebekan ini benar-benar menghasilkan temuan yang besar. Selain berhasil mengamankan cairan minyak dalam jumlah yang luar biasa banyak, tim kepolisian juga menyita berbagai peralatan canggih yang digunakan untuk menunjang aktivitas penyulingan ilegal tersebut. Semua barang ini kini diangkut ke Mapolres Musi Banyuasin untuk dijadikan sebagai barang bukti dalam proses hukum.
Berikut rincian barang bukti yang berhasil diamankan dari lokasi penggerebekan:
- 21.000 liter minyak mentah yang siap diolah
- 9.000 liter bensin hasil olahan yang nyaris diedarkan ke masyarakat
- 20.000 liter solar hasil penyulingan yang juga siap dipasarkan
- Satu unit tangki raksasa berkapasitas 185 drum atau setara dengan sekitar 37.000 liter, yang menjadi tempat penampungan utama
- Enam unit tedmond yang digunakan untuk memindahkan cairan
- Dua unit mesin sedot yang bekerja keras menghisap minyak
- Dua unit blower untuk mengalirkan udara dalam proses produksi
- Satu buah besi T dan selang sepanjang 10 meter yang menjadi pelengkap operasi ilegal ini
Dengan temuan sebanyak ini, tak heran jika masyarakat sekitar pun ikut terkejut. Bagaimana tidak, aktivitas sebesar ini bisa berjalan tanpa terdeteksi oleh pihak berwenang dalam waktu yang cukup lama.
Siapa Dalang di Balik Praktik Ilegal Ini?
Dalam operasi yang berlangsung cepat dan terarah tersebut, polisi tidak hanya mengamankan barang bukti. Mereka juga berhasil menangkap seorang tersangka yang diduga menjadi otak dari pengoperasian lokasi penyulingan ilegal ini. Tersangka berinisial NN langsung digelandang petugas untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Saat ini, NN telah menjalani pemeriksaan intensif di kantor polisi. Seluruh barang bukti yang disita pun turut mendampinginya sebagai alat bukti yang kuat. Penyidik juga masih terus mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak-pihak lain dalam jaringan ilegal ini. Proses pengembangan kasus pun bergulir cepat, mengingat besarnya skala operasi yang berhasil dibongkar.
Mengapa Praktik Ini Sangat Berbahaya dan Merugikan?
Tidak main-main, aktivitas penyulingan minyak ilegal ini dinilai memiliki segudang dampak negatif. Dari sisi keselamatan, proses penyulingan yang dilakukan secara tradisional tanpa standar keamanan yang memadai sangat berpotensi menimbulkan kebakaran atau bahkan ledakan yang bisa memakan korban jiwa. Selain itu, limbah berbahaya dari proses pengolahan ini juga mencemari tanah dan sumber air di sekitar lokasi, merusak ekosistem, dan mengancam kesehatan warga yang tinggal di dekat tempat tersebut.
Tidak berhenti di situ, negara pun dirugikan secara materiil karena aktivitas ini jelas-jelas beroperasi tanpa izin dan tidak membayar pajak. Negara kehilangan potensi pendapatan yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Ini adalah kejahatan yang merugikan banyak pihak.
“Penindakan ini merupakan komitmen tegas Kapolres Muba AKBP Ruri Prastowo yang memerintahkan Kasat Reskrim AKP M. Wahyudi untuk terus memberantas aktivitas illegal refinery. Aktivitas ini sangat membahayakan keselamatan masyarakat, merusak lingkungan, dan merugikan negara,” tegas AKP Hutahaean. Pernyataan tegas ini menunjukkan bahwa aparat tidak akan tinggal diam terhadap praktik-praktik ilegal yang bisa merugikan masyarakat luas.
Keseriusan polisi dalam menangani kasus ini patut diapresiasi. Dengan penggerebekan ini, diharapkan akan memberikan efek jera bagi para pelaku serupa dan menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Seluruh barang bukti yang disita kini diamankan dengan baik, dan proses hukum terhadap NN terus berlanjut. Publik pun kini menunggu pengembangan lebih lanjut dari kasus ini, apakah akan muncul jaringan baru atau ternyata melibatkan aktor-aktor lain yang selama ini bermain di belakang layar.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

