JAKARTA, Desapenari.id – Siapa sangka, hobi mancing sekarang bisa bikin kantong tebal? Warga di RW 06 Janur Elok VI Blok QD9, Kelapa Gading, Jakarta Utara, lagi heboh banget! Pasalnya, mereka bisa mengantongi imbalan segar Rp5.000 untuk setiap kilogram ikan sapu-sapu yang berhasil mereka tangkap. Wah, lumayan banget kan buat nambah jajan?
Ketua RW 06, Ikhsan, dengan penuh semangat menjelaskan bahwa langkah keren ini merupakan respons spontan terhadap instruksi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Pemerintah provinsi memang sedang gencar mengendalikan populasi ikan sapu-sapu yang sudah merusak ekosistem sungai. Oleh karena itu, warga langsung tergerak untuk ambil bagian.
Lebih lanjut, Ikhsan menceritakan alasannya di lokasi, Jumat (17/4/2026). “Saya hanya spontan merespons apa yang Pak Gubernur instruksikan ke wilayah DKI Jakarta untuk mengendalikan hama polusi ikan sapu-sapu ini. Ini hanya spontan dengan teman saya pembina ataupun penasihat RW 06 ini yaitu Haji Amir,” ujarnya dengan antusias. Jadi, ide cemerlang ini lahir dari diskusi santai tapi berdampak besar!
Tujuan utama pemberian imbalan ini? Tentu saja untuk memompa semangat warga! Ikhsan ingin memotivasi partisipasi aktif warganya dalam operasi penangkapan ikan sapu-sapu. “Sebagai imbalan atau pun iming-iming untuk memotivasi ya di wilayah sini nih kita hargain per kilo Rp 5.000 dan uang sapunya begitu nanti khusus untuk wilayah RW 06 begitu,” tegasnya. Dengan begitu, warga jadi makin rajin turun ke sungai.
Namun, Ikhsan dengan tegas mengingatkan bahwa program menggiurkan ini hanya berlaku khusus untuk warganya sendiri di lingkungan RW 06. Mengapa demikian? Ia mengaku akan kewalahan jika kebijakan ini diterapkan hingga ke seluruh Jakarta. “Kalau nanti seluruh Jakarta ribet saya, waduh,” kelakarnya sambil tertawa. Jadi, jangan coba-coba datang dari luar daerah ya!
Perlu diketahui, wilayah RW 06 Kelapa Gading ini ternyata menjadi salah satu lokasi istimewa yang didatangi langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Beliau hadir dalam pelaksanaan perdana gerakan tangkap ikan sapu-sapu yang digelar serentak di lima wilayah Jakarta. Sungguh kehormatan bagi warga setempat!
Saat peninjauan itu, Pramono dengan saksama menyaksikan langsung aksi penangkapan yang dilakukan oleh petugas Pasukan Biru dari Dinas Sumber Daya Air (SDA). Mereka bahu-membahu dengan Pasukan Oranye dari PPSU. Semua bergerak cepat membersihkan sungai dari hama invasif ini.
Menurut penjelasan Pramono yang sangat meyakinkan, ikan sapu-sapu harus segera dibersihkan karena sudah merusak ekosistem sungai secara parah. Yang lebih mengerikan lagi, ikan ini juga berbahaya jika dikonsumsi manusia. “Kenapa ikan ini harus dibersihkan? Karena memang sudah merusak. Dan dari hasil lab, hampir semua ikan yang dites di laboratorium kadar batasnya itu kan 0,3 miligram. Dia lebih dari itu, sehingga akan sangat berbahaya kalau dikonsumsi,” paparnya dengan nada serius. Jadi, jangan coba-coba mengolahnya jadi pepes ikan ya!
Tak hanya itu, ikan sapu-sapu juga diketahui dapat merusak tanggul sungai. Ikan nakal ini sering membuat lubang-lubang untuk bersembunyi, yang lama-lama bisa mengikis struktur tanggul. Parahnya lagi, ikan sapu-sapu dengan rakus memakan ikan lokal beserta telur-telurnya. Akibatnya, keseimbangan ekosistem sungai menjadi terganggu total. Ikan-ikan asli kita jadi terancam punah!
Pramono pun menambahkan fakta mengejutkan bahwa ikan sapu-sapu mampu bertahan hidup di air kotor sekalipun. Bayangkan, kondisi yang paling ekstrem sekalipun tidak membuatnya mati. Ikan invasif ini ternyata berasal dari Amerika Selatan, dan menariknya, di negara asalnya pun ikan ini sudah menjadi masalah besar. “Memang ikan ini bisa hidup dalam segala cuaca termasuk dalam kondisi air yang sangat-sangat tidak sehat. Dan memang ikan yang sumbernya itu di Amerika Selatan, di sana pun ini sudah menjadi persoalan dan dimusnahkan,” ungkap Pramono dengan penuh keyakinan.
Ke depannya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk melakukan penanganan ikan sapu-sapu secara rutin dan berkelanjutan. Program ini tidak akan bersifat seremonial belaka. Oleh karena itu, warga diimbau untuk terus berpartisipasi aktif. Bagi Anda yang tinggal di RW 06 Kelapa Gading, jangan sia-siakan kesempatan emas ini! Ayo buruan siapkan jaring dan pancing Anda. Dapatkan uang jajan tambahan sambil menyelamatkan sungai Jakarta dari hama mematikan. Siapa tahu, Anda bisa membawa pulang jutaan rupiah setiap minggunya. Selamat berburu ikan sapu-sapu, dan jangan lupa ajak tetangga Anda!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

