TANGERANG, Desapenari.id – Sabtu (7/2/2026) siang berubah menjadi momen panas! Massa dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) secara mendadak memenuhi lokasi. Mereka dengan sigar menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran tepat di depan Markas Kepolisian Resor (Polres) Metro Tangerang Kota, Jalan Perintis Kemerdekaan.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, Anda dapat menyaksikan pemandangan yang sangat mencolok. Ratusan massa dengan gagah berani mengenakan seragam loreng khas Banser dan atribut hijau Nahdlatul Ulama (NU). Kelompok massa ini mulai bergerak dan tiba di lokasi sekitar pukul 13.45 WIB. Sebelumnya, mereka telah menyemarakkan jalanan Kota Tangerang dengan aksi long march dari Taman Gajah Tunggal sambil membawa seabrek spanduk tegas dan bendera berkibar.
Sesampainya di depan kantor polisi, massa langsung melantangkan tuntutan mereka. Sorakan “Tangkap Bahar, jebloskan ke penjara!” terus menggema, bersahut-sahutan dengan lantunan shalawat yang penuh khidmat. Akibat aksi yang begitu massif ini, Jalan Perintis Kemerdekaan yang berada tepat di depan Mapolres harus rela ditutup total.
Tanpa ragu, massa langsung memadati jalanan dan membentangkan spanduk berisi tuntutan keras. Spanduk di barisan paling depan dengan jelas menyuarakan, “Tangkap Bahar dan kroninya yang ikut serta penganiayaan anggota Banser.” Selain itu, massa juga penuh semangat mengibarkan bendera merah putih, bendera GP Ansor, serta bendera Nahdlatul Ulama. Mereka lantang menyuarakan aspirasi menggunakan pengeras suara, membuat suasana semakin bergelora.
Dari atas mobil komando, seorang orator dengan suara membahana mulai meneriakkan tuntutan. Ia mendesak polisi agar bertindak tegas dan tidak tebang pilih. “Kami meminta keadilan! Tangkap segera pelaku penganiayaan terhadap anggota Banser. Tidak ada yang kebal hukum di negeri ini!” teriaknya. Spontan, peserta aksi menjawab dengan tepuk tangan riuh dan seruan setuju yang membakar semangat.
Sementara itu, di sisi lain, aparat kepolisian telah bersiap siaga. Pengamanan ketat langsung terlihat di gerbang masuk Polres Metro Tangerang Kota. Berdasarkan pengamatan, gerbang utama Polres dengan cepat telah ditutup rapat. Polisi dengan sigap memasang barikade berupa water barrier oranye yang disusun memanjang, guna mengantisipasi desakan massa. Sejumlah personel berseragam juga terlihat bersiaga di balik gerbang dan sekeliling area, memastikan aksi tetap kondusif.
Hingga saat ini, penutupan Jalan Perintis Kemerdekaan masih tetap diberlakukan. Oleh karena itu, para pengendara diimbau untuk segera mencari jalur alternatif. Imbauan ini khususnya ditujukan untuk menghindari kepadatan di sekitar kawasan TangCity Mall dan Polres Metro Tangerang Kota.
Lantas, apa yang sebenarnya memicu aksi besar-besaran ini? Ternyata, aksi ini dipicu oleh sebuah kasus penganiayaan yang mengguncang. Polres Metro Tangerang Kota telah menetapkan Assayid Bahar bin Smith sebagai tersangka. Ia diduga kuat menganiaya seorang anggota Banser di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang.
“Polres Metro Tangerang Kota menetapkan Bahar Bin Smith sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan, tindakan itu dilakukannya terhadap seorang anggota Banser Kota Tangerang,” tegas Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Awaludin Kanur saat dikonfirmasi, Minggu (1/2/2026).
Awaludin kemudian memaparkan kronologi kejadian dengan jelas. Peristiwa naas ini ternyata telah terjadi lebih lama, tepatnya pada 21 September 2025. Saat itu, Bahar sedang menghadiri sebuah acara di Cipondoh. Korban yang merupakan simpatisan awalnya datang dengan niat baik untuk mendengarkan ceramah Bahar. Sayangnya, Awaludin belum menjelaskan pemicu persis dari penganiayaan ini.
Kasus ini sendiri telah tercatat resmi dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/1395/IX/2025/SPKT/Polres Metro Tangerang Kota, yang dibuat oleh istri korban, berinisial R. “Namun, saat anggota tersebut mendekat dan ingin bersalaman dengan Bahar, sekelompok orang yang mengawal kegiatan menghadangnya. Anggota tersebut kemudian dibawa ke sebuah ruangan, dan terjadi kekerasan fisik hingga babak belur,” jelas Awaludin dengan rinci.
Bahar akhirnya disangkakan dengan pasal yang berat. Ia dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan/atau Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, yang digabungkan dengan Pasal 55 KUHP tentang turut serta melakukan tindak pidana. “Kita sudah tetapkan tersangka dan mengirimkan panggilan kepada tersangka (Bahar Bin Smith) untuk hadir dimintai keterangan pada Rabu, 4 Februari 2026,” tambah Awaludin menegaskan.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com


What’s up to all, how is all, I think every one is getting more from this web site, and your views are nice designed for
new viewers.
excellent points altogether, you simply received a new reader.
What may you suggest in regards to your post that you simply
made a few days ago? Any certain?
Superb blog you have here but I was curious if you knew of
any community forums that cover the same topics talked about in this article?
I’d really like to be a part of community where I can get feed-back from other experienced individuals
that share the same interest. If you have any suggestions,
please let me know. Thanks!
Wow, that’s what I was searching for, what a information!
existing here at this webpage, thanks admin of this site.
I always spent my half an hour to read this webpage’s posts
every day along with a cup of coffee.
First off I want to say terrific blog! I had a quick question which
I’d like to ask if you do not mind. I was curious to know how you center yourself and clear your mind before writing.
I have had a tough time clearing my thoughts in getting my thoughts out there.
I do take pleasure in writing but it just seems like the first
10 to 15 minutes are lost just trying to figure out how to begin. Any suggestions or hints?
Kudos!
It’s awesome in support of me to have a web page, which is valuable in support of my knowledge.
thanks admin
where are natural corticosteroids produced
References:
vega-schmidt-3.federatedjournals.com
Почему пользователи выбирают площадку KRAKEN?
Маркетплейс KRAKEN заслужил доверие
многочисленной аудитории благодаря сочетанию
ключевых факторов. Во-первых, это широкий и разнообразный ассортимент, представленный сотнями продавцов.
Во-вторых, интуитивно понятный интерфейс KRAKEN, который упрощает навигацию, поиск товаров
и управление заказами даже для новых пользователей.
В-третьих, продуманная система безопасных транзакций,
включающая механизмы разрешения споров (диспутов) и возможность использования условного депонирования, что минимизирует риски для
обеих сторон сделки. На KRAKEN функциональность сочетается с внимательным отношением к безопасности клиентов, что делает процесс покупок
более предсказуемым, защищенным и,
как следствие, популярным среди пользователей, ценящих анонимность и надежность.