INDRAMAYU, Desapenari.id – Warga Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mendadak dihebohkan oleh peristiwa misterius yang bikin geleng-geleng kepala. Pasalnya, puluhan meteran air milik PDAM lenyap begitu saja dari rumah-rumah warga. Kuat dugaan, aksi ini dilakukan oleh maling yang kini tengah diburu polisi.
Polisi Bergerak Cepat, TKP Langsung Diperiksa
Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar, dengan tegas mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menerima laporan dari sejumlah korban. Tak hanya itu, tim langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di berbagai lokasi. “Kita sudah lakukan lidik, dan saat ini kita sedang berusaha mencari pelakunya siapa,” ujar Arwin dengan nada serius di Mapolres Indramayu, Kamis (16/4/2026). Ia pun menambahkan bahwa jumlah korban ternyata lebih dari satu orang, dan lokasi kejadiannya tersebar di beberapa titik di wilayah Indramayu.
Jangan Diremehkan! Kasus Ini Menyebar di Sejumlah Kecamatan
Sementara itu, Manajer Humas Perumdam Tirta Darma Ayu Indramayu, Budhi Suprihatin, memberikan fakta mengejutkan. Laporan kehilangan meteran air ini, menurutnya, datang dari berbagai wilayah. Di Kecamatan Jatibarang saja, tercatat sekitar 18 meteran air yang raib. Kemudian di Kecamatan Lohbener, lebih dari lima unit ikut lenyap. Tak berhenti di situ, laporan juga datang dari Kecamatan Kandanghaur. “Untuk totalnya saat ini belum tahu karena masih berjalan pendataan,” jelas Budhi sambil menggelengkan kepala.
Budhi pun menjelaskan modus operandi para pelaku. Mereka ternyata mengincar meteran air yang berada di luar pekarangan rumah, apalagi yang letaknya di pinggir jalan. Caranya cukup brutal, yakni dengan memotong paksa pipa yang tersambung ke meteran air. Akibatnya, warga baru menyadari kehilangan pada pagi hari, ketika pasokan air mati dan air dari pipa yang terpotong mengalir begitu saja terbuang sia-sia.
Warga dan PDAM Sama-sama Babak Belur, Kerugian Menggunung!
Budhi selanjutnya mengungkapkan bahwa pencurian ini menyebabkan kerugian yang sangat besar, baik bagi pelanggan maupun pihak Perumdam. “Dampaknya pelanggan tidak mendapatkan pasokan air bersih, belum lagi beban mengganti water meter yang hilang. Dari kami juga rugi karena banyak air yang terbuang,” tuturnya dengan nada prihatin.
Pihak PDAM kemudian mengimbau seluruh pelanggan yang menjadi korban untuk segera melapor ke kepolisian. Laporan ini sangat penting, karena tidak hanya diperlukan untuk pengungkapan kasus, tetapi juga menjadi syarat administratif untuk penggantian meteran air. Selain itu, Budhi juga mengajak warga untuk meningkatkan kewaspadaan agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa depan. “Kita di PDAM pusat juga konsultasikan dengan Polres Indramayu agar kejadian ini tidak terus terjadi dan meluas,” pungkasnya dengan penuh harap.
Jangan Sampai Anda Jadi Korban Selanjutnya! Simak Tips dari Kami
Laporan ini disusun berdasarkan fakta dan data yang diverifikasi dari sumber terpercaya, yaitu kepolisian dan manajemen PDAM setempat. Untuk itu, kami mengingatkan Anda agar segera memeriksa meteran air di rumah masing-masing. Apabila mendapati kejanggalan, segera laporkan ke pihak berwajib. Jangan biarkan maling terus beraksi dan merugikan banyak orang!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

