desapenari.id – Jalan yang macet saat mudik Lebaran ternyata juga terjadi di Malaysia. Warga setempat memanfaatkan momen ini untuk berjualan jajanan dan makanan di sepanjang jalan yang tersendat. Sama seperti di Indonesia, mudik menjadi tradisi tahunan bagi masyarakat Malaysia yang ingin merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.
“BACA JUGA : Antrean Kendaraan Mengular di Pelabuhan Bakauheni Lampung”
Keuntungan dan Tantangan di Malaysia
Banyak pemudik memilih perjalanan darat dengan mobil pribadi. Perjalanan panjang ini terkadang menyebabkan kemacetan, apalagi saat mendekati Lebaran. Di Malaysia, terutama di kawasan Kuala Lumpur dan Pasir Mas, kemacetan panjang sering terjadi 3 hari sebelum Lebaran.
Melihat peluang ini, masyarakat sekitar memanfaatkan kesempatan untuk menawarkan berbagai jajanan, minuman, dan makanan praktis kepada para pemudik. Penjual seringkali menawarkan camilan ringan dan minuman botolan untuk berbuka puasa. Selain itu, beberapa warga juga menjual bahan bakar minyak, karena banyak pengendara yang kehabisan BBM di tengah kemacetan.
Aksi berjualan makanan dan minuman ini sudah menjadi kebiasaan musiman di Malaysia. Beberapa pedagang bahkan menaikkan harga barang mereka, memanfaatkan situasi yang tidak terhindarkan. Beberapa warung makan juga kerap mendapat sorotan karena praktik “getok harga,” yang menyebabkan kecaman di media sosial.
Penting bagi pemudik untuk berhati-hati saat membeli makanan dari warung musiman. Beberapa tips yang bisa diikuti adalah dengan menanyakan harga terlebih dahulu dan berbicara dengan bahasa daerah agar tidak ada kesalahpahaman mengenai harga.
Meskipun ada sisi negatifnya, jualan musiman ini memberikan keuntungan tinggi bagi warga sekitar. Mereka bisa meraup untung lebih banyak di tengah tingginya permintaan makanan dan minuman saat macet. Namun, pemudik harus tetap waspada agar tidak menjadi korban harga tinggi yang tidak wajar.
“BACA JUGA : Penjual Makanan Ini Raup Rp 3 M Selama Ramadan”
Dengan kecermatan dan sedikit kewaspadaan, pemudik tetap bisa menikmati makanan dan minuman yang mereka butuhkan selama perjalanan mudik tanpa merasa dirugikan.
2 thoughts on “Penjual Jajanan Hadir di Jalan Raya saat Macet Mudik Lebaran”