YOGYAKARTA, Desapenari.id – Sebanyak 12 mahasiswi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta mengalami musibah terjebak di dalam lift. Saat ini, teknisi tengah gencar memperbaiki lift tersebut dan memutuskan untuk menonaktifkannya sementara waktu demi keselamatan bersama.
Peristiwa mencekam yang menimpa para mahasiswi itu terjadi pada Senin (20/4/2026) siang hari. Bayangkan, belasan gadis harus merasakan sesaknya ruang lift yang tiba-tiba berhenti tanpa aba-aba!
Kepala Humas dan Protokol UAD, Ariadi Nugraha, dengan sigap menjelaskan bahwa pihak kampus langsung menggelar pemeriksaan menyeluruh pada lift segera setelah insiden usai. Tim teknis pun langsung turun tangan tanpa menunggu lama.
Selama proses perbaikan berlangsung, lift nakal tersebut resmi dinonaktifkan sementara. Langkah tegas ini diambil untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Saat ini, teknisi kami tengah memfokuskan diri pada perbaikan lift. Operasional lift baru akan kami aktifkan kembali setelah tim menyatakan kondisinya benar-benar aman,” ujar Ariadi saat dihubungi awak media pada Selasa (21/4/2026).
Lebih lanjut, Ariadi memaparkan bahwa lift bermasalah itu berlokasi di Kampus 1B UAD yang berada di Jalan Kapas, Kota Yogyakarta. Lokasinya cukup strategis, namun insiden ini sempat menimbulkan kepanikan.
“Sebanyak 12 mahasiswi kami di Kampus 1B UAD terjebak di dalam lift. Penyebabnya, ada kendala teknis pada sistem pintu lift yang tidak berfungsi semestinya,” terangnya.
Menurut penjelasannya, sinyal darurat langsung tertangkap oleh sistem keamanan kampus begitu lift tersebut macet. Petugas pun segera bergerak cepat setelah alarm berbunyi nyaring.
Lega! Seluruh Mahasiswi Dipastikan Sehat Walafiat
Proses evakuasi yang dramatis itu berhasil dilakukan berkat kerja sama solid antara pihak UAD dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamat (Damkarmat) Kota Yogyakarta. Tim gabungan langsung bahu-membahu mengeluarkan para korban.
“Tim sukses mengevakuasi seluruh mahasiswi dalam waktu singkat. Begitu keluar dari lift, para mahasiswi langsung kami arahkan ke tim medis untuk pemeriksaan menyeluruh. Alhamdulillah, seluruh mahasiswi dinyatakan sehat dan dengan sigap mereka langsung beraktivitas kembali seperti sedia kala,” ungkap Ariadi dengan nada lega.
Salah satu petugas Damkarmat Kota Yogyakarta, Argo, ikut menceritakan detail kejadian yang membuat jantung berdebar itu. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin (20/4/2026) pukul 12.20 WIB, saat matahari tepat berada di atas kepala.
Kronologinya, rombongan mahasiswi yang terdiri dari 12 orang pertama-tama memasuki lift dari lantai 5 dengan suasana ceria. Namun, begitu lift bergerak turun dan tiba di lantai 4, tiba-tiba alarm lift berbunyi keras menandakan ada masalah serius.
“Begitu mencapai lantai 4, lift langsung berbunyi nyaring dan pintu lift mengunci otomatis dari luar. Situasi ini sontak memicu kepanikan di antara para korban. Petugas satpam yang sigap segera mengecek CCTV dan mendapati adanya insiden terjebak. Pihak kampus sudah berusaha menangani selama kurang lebih 30 menit, tapi mereka gagal mengatasi karena kunci darurat tidak bisa digunakan,” jelas Argo saat dihubungi pada Senin (20/4/2026).
Staf UAD pun tidak tinggal diam. Mereka dengan cepat menghubungi Damkarmat Kota Yogyakarta untuk meminta bantuan profesional. Tanpa membuang waktu, panggilan darurat itu segera direspons.
“Staf dari bagian kemahasiswaan UAD langsung menghubungi kantor Damkarmat. Hebatnya, hanya dalam waktu 3 menit, tim dari Damkar sudah tiba di lokasi! Sesampainya di sana, mereka langsung mengeksekusi pintu lift dengan penuh konsentrasi,” tambah Argo.
Untuk membuka pintu lift yang bandel itu, tim penyelamat menggunakan alat khusus bernama spreaders manual. Proses evakuasi yang menegangkan itu akhirnya berhasil diselesaikan dalam waktu 15 menit. Semua mahasiswi pun keluar dengan selamat meski masih sedikit syok.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

