JAMBI, Desapenari.id – Seorang guru sekolah dasar di Kabupaten Batang Hari, Jambi, justru menjadi korban penyekapan dan perampokan usai menerima tumpangan dari mobil pribadi yang diduga beroperasi sebagai travel gelap. Perlu Anda ketahui, peristiwa mencekam ini benar-benar terjadi pada Selasa (3/2/2026) dan langsung membuat korban mengalami trauma psikologis yang sangat berat. Selain itu, korban sendiri ternyata adalah guru SD 42/1 Lubuk Ruso, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batang Hari.
Setelah kejadian ini, video yang memperlihatkan korban masih mengenakan seragam PNS sambil menangis histeris pun langsung viral di media sosial. Akibatnya, video tersebut berhasil menyedot perhatian publik dan memicu gelombang simpati masyarakat terhadap kondisi memilukan sang korban.
Laporan Sudah Diterima Polisi
Bagaimanapun, peristiwa itu telah dilaporkan ke Polres Batang Hari pada Rabu (4/2/2026). Di sisi lain, Kasi Humas Polres Batang Hari, Iptu Simbang Tetap, dengan tegas membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima laporan tersebut. “Laporan sudah masuk dan saat ini sedang ditangani oleh Polres Batang Hari,” jelas Simbang pada Kamis (5/2/2026). Meski demikian, kepolisian masih belum membeberkan secara rinci kronologi kejadian maupun perkembangan penyelidikan terkini.
Korban Masih Syok, Keluarga Menolak Ditemui
Sementara itu, pihak keluarga korban hingga kini belum bersedia menerima kunjungan awak media. Pasalnya, korban disebut masih mengalami syok berat akibat peristiwa tragis yang dialaminya. Ibu korban lantas menuturkan bahwa kondisi anaknya masih sangat membutuhkan waktu untuk pemulihan. “Anak saya ada di dalam, sedang tidur dan istirahat. Tadi juga sudah minum obat,” ujarnya dengan suara bergetar sambil menangis. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keluarga belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut karena masih diliputi trauma mendalam.
Kronologi Kejadian yang Bikin Merinding
Nah, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa mencekam itu ternyata bermula ketika korban bersama seorang rekannya hendak pulang menuju Muara Bulian. Pada saat itu, keduanya sedang menunggu kendaraan di kawasan Simpang Lubuk Ruso. Tak lama kemudian, sebuah mobil pribadi tiba-tiba berhenti dan menawarkan tumpangan. Namun, pelaku diduga melancarkan siasat licik dengan hanya memperbolehkan korban untuk naik lebih dahulu, sementara rekan korban tidak diizinkan masuk dengan alasan kendaraan sudah penuh.
Diduga Disekap dan Dirampok di Dalam Mobil
Setelah korban berada di dalam mobil tersebut, ia pun langsung diduga menjadi sasaran penyekapan dan perampokan. Bahkan, para pelaku dilaporkan berhasil merampas sejumlah barang berharga milik korban, seperti satu unit telepon genggam iPhone dan uang tunai. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami laporan korban dan terus mengumpulkan keterangan untuk mengungkap pelaku serta rangkaian lengkap peristiwa tersebut.
Sebagai catatan, masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap tawaran tumpangan dari kendaraan tidak jelas. Selain itu, pastikan Anda selalu memberitahukan lokasi dan nomor kendaraan kepada keluarga atau teman saat bepergian. Di sisi lain, pihak kepolisian sejauh ini masih terus mengembangkan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Terlebih lagi, kasus ini juga menyadarkan kita tentang pentingnya kehati-hatian dalam menggunakan moda transportasi tidak resmi. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama meningkatkan kewaspadaan demi keamanan diri sendiri dan orang terdekat. Akhirnya, semoga korban segera pulih dan pelaku segera ditangkap agar keadilan benar-benar ditegakkan.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com


Excellent goods from you, man. I’ve understand your stuff previous to
and you’re just too great. I actually like what you’ve acquired here, really
like what you are saying and the way in which you say it.
You make it entertaining and you still take care
of to keep it smart. I can’t wait to read much
more from you. This is actually a terrific website.