UNGARAN, Desapenari.id – Duka menyelimuti keluarga dan seluruh warga Wirogomo Lor usai Chandra Waskito (25) meregang nyawa dalam perampokan brutal yang terjadi Kamis (6/8/2026) lalu. Pemuda baik hati itu ternyata memiliki segudang kebaikan yang tak pernah ia gembar-gemborkan selama hidupnya. Kini, kepergiannya meninggalkan luka mendalam yang tak hanya dirasakan oleh sanak saudara, melainkan juga oleh puluhan warga yang selama ini merasakan langsung uluran tangannya.
Chandra Waskito memang dikenal sebagai putra asli Wirogomo yang memiliki hati emas. Sekretaris Desa Wirogomo, Slamet Sunar, mengungkapkan fakta menyentuh bahwa Chandra selalu menyempatkan pulang ke rumah meski hanya dua hari sekali. Kesibukannya mengelola bisnis ponsel memang menyita waktu, namun Chandra tak pernah melupakan kampung halamannya. “Dia memang aktivitasnya di konter, sering tidur di konter atau di rumahnya di perumahan yang sedang direnovasi,” tutur Sunar ketika melayat pada Jumat (7/8/2026) dengan mata sembab.
Sunar menambahkan bahwa almarhum merupakan sosok pemuda yang sangat baik dan memiliki kepedulian tinggi pada lingkungan sekitar. Siapa pun yang berinteraksi dengannya pasti akan merasakan keramahan dan kesopanannya yang luar biasa. “Orangnya ramah, sopan, dan sumeh pada siapa pun, termasuk pada orang tua,” kenang Sunar dengan nada haru. Senyum khas Chandra memang tak pernah luntur, bahkan di tengah kesibukannya melayani pelanggan di Royal Phone.
Selalu Sisihkan Penghasilan untuk Orang Lain: Bukti Nyata Kepedulian Chandra
Sunar menceritakan fakta mengagumkan bahwa sejak bisnis konter ponsel milik Chandra berkembang pesat, pemuda dermawan ini tak pernah lupa berbagi. Chandra dengan sukarela menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu sesama. “Chandra tidak lupa memberi sedekah untuk lansia dan anak-anak. Termasuk membagi takjil setiap hari Jumat,” ungkap Sunar sambil mengusap air mata.
Warga Wirogomo pun mengakui bahwa Chandra adalah sosok yang selalu hadir di tengah-tengah mereka. Ia tak segan-segan memberikan bantuan kepada para lansia yang membutuhkan dan anak-anak yatim di desanya. Tradisi berbagi takjil setiap Jumat pun menjadi ciri khas Chandra yang sangat dinanti oleh warga. Kini, semua kebaikan itu menjadi kenangan manis yang tak terlupakan.
Kejadian mengerikan yang merenggut nyawa Chandra diketahui keluarga dan warga melalui media sosial. Kabar duka itu menyebar dengan cepat dan mengagetkan banyak pihak. “Kemudian informasi berkembang, termasuk penemuan di Grobogan tersebut,” terang Sunar sambil menggelengkan kepala tak percaya. Tak seorang pun menduga bahwa Chandra akan pergi dengan cara yang begitu tragis.
Ratusan Warga Iringi Kepergian Chandra ke Peristirahatan Terakhir
Suasana haru menyelimuti pemakaman Chandra Waskito di TPU Lemahabang Dusun Seseh Desa Wirogomo Kecamatan Banyubiru pada Jumat (7/8/2026) pukul 09.00 WIB. Ratusan warga berbondong-bondong mengiringi jenazah Chandra menuju peristirahatan terakhirnya. Tangis pecah di sepanjang jalan ketika keranda jenazah melintas.
Warga dari berbagai kalangan tampak hadir memberikan penghormatan terakhir kepada pemuda baik hati tersebut. Mereka mengenang segala kebaikan Chandra selama ini. Iring-iringan mobil dan motor mengikuti prosesi pemakaman dengan khidmat. Suasana duka yang mendalam terasa begitu kentara mewarnai pemakaman itu.
“Kami kehilangan sosok pemuda yang sangat berharga. Chandra adalah inspirasi bagi kami semua,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Banyak di antara mereka yang menangis tersedu-sedu saat melihat peti jenazah diturunkan ke liang lahat. Kenangan tentang senyum dan kebaikan Chandra akan selalu hidup dalam ingatan mereka.
Perampokan Brutal di Royal Phone, Karyawan Curiga Toko Tak Kunjung Buka
Peristiwa mengerikan itu terjadi di Royal Phone yang terletak di Kelurahan Pojoksari Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang pada Kamis (6/8/2026). Chandra yang merupakan pemilik Royal Phone ditemukan tewas di dalam mobilnya setelah toko ponsel miliknya dirampok. Kondisi toko ditemukan dalam keadaan berantakan dengan seluruh ponsel hilang digondol perampok.
Nurul, salah satu saksi mata, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 13.30 WIB. Para karyawan counter ponsel mulai curiga karena toko tak kunjung buka meski sudah siang hari. “Karyawan counter ponsel pada curiga, kok toko belum buka padahal sudah siang. Pemilik toko yang bernama Chandra saat dihubungi tidak respons, ponselnya tidak aktif,” ungkap Nurul dengan suara bergetar.
Kecurigaan mereka semakin menjadi ketika upaya menghubungi Chandra melalui telepon tak membuahkan hasil. Tak ada jawaban sama sekali dari pemilik Royal Phone yang biasanya sangat responsif. Keadaan itu membuat para karyawan dan warga sekitar merasa ada sesuatu yang tidak beres.
Tindakan Heroik Karyawan, Mendobrak Pintu Temukan Fakta Mengerikan
Karena tak kunjung mendapat respons, para karyawan pun mengambil keputusan berani untuk mendobrak pintu toko ponsel tersebut. Betapa terkejutnya mereka saat memasuki ruangan dan mendapati kondisi toko yang sudah berantakan. Rak-rak display kosong melompong dan seluruh ponsel di dalam toko telah raib tak bersisa. “Mereka kemudian mendobrak pintu toko ponsel tersebut. Ternyata di dalam toko kondisi sudah berantakan dan seluruh ponsel di toko tersebut juga sudah hilang,” jelas Nurul.
Kepanikan segera melanda para karyawan dan warga sekitar. Mereka segera mencari tahu keberadaan Chandra yang tak kunjung muncul. Situasi mencekam itu langsung dilaporkan kepada pihak berwajib untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Polisi pun bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Penemuan Mobil dan Jenazah Chandra di Grobogan yang Mengguncang
Tak berselang lama, kabar mengejutkan datang dari Desa Trisari, Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan. Mobil Honda Jazz warna hitam milik Chandra ditemukan di lokasi tersebut. Namun, yang lebih mengerikan lagi adalah ditemukannya jenazah Chandra di dalam mobil tersebut. “Di dalam mobil tersebut ada jenazah Chandra,” ungkap sumber yang mengetahui langsung kejadian tersebut.
Penemuan itu sontak membuat warga dan keluarga syok. Chandra yang sehari-hari dikenal sebagai pemuda baik hati harus meregang nyawa di dalam mobilnya sendiri. Polisi masih menyelidiki motif dan pelaku di balik perampokan sadis ini. Hingga kini, pihak kepolisian masih memburu para pelaku perampokan yang telah merenggut nyawa Chandra.
Warga Wirogomo dan keluarga besar Chandra berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya. Mereka tak terima Chandra yang dikenal sebagai sosok dermawan harus meninggal dengan cara begitu tragis. Doa dan harapan terus dipanjatkan agar Chandra mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

