Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah Asal India di Jakarta Utara

JAKARTA, Desapenari.id — Aparat Polda Metro Jaya berhasil membongkar dugaan praktik kejahatan bisnis berupa impor ilegal kacang tanah asal India dalam jumlah yang sangat fantastis, yakni mencapai 49,85 ton. Oleh sebab itu, publik langsung terperanjat karena komoditas pangan bernilai tinggi sebanyak itu ternyata mampu menyelinap masuk secara sembunyi-sembunyi melalui Pelabuhan Dumai di Riau. Lebih lanjut, para pelaku sengaja mengangkut seluruh barang bukti tersebut memanfaatkan rute darat menuju sebuah gudang tersembunyi yang berlokasi di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.

Selanjutnya, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Victor Dean Mackbon, menjelaskan kronologi penggerebekan mengejutkan ini secara teperinci dan transparan. Menurut beliau, tim penyidik kepolisian melancarkan operasi penindakan tegas tersebut tepat pada sembilan September 2026 yang lalu. Selain itu, petugas kepolisian menyasar sebuah fasilitas gudang penyimpanan besar yang berdiri kokoh di Jalan Kertajaya Raya, Penjaringan, demi menyita seluruh barang bukti terlarang yang meresahkan tersebut.

“Sebenarnya, barang impor ini diduga kuat memang dipasok dari luar negeri, lalu disundulkan masuk ke wilayah Pelabuhan Dumai, Riau. Setelah itu, para pelaku mendistribusikannya melalui jalur darat yang sangat jauh hingga akhirnya tiba di kawasan pergudangan Jakarta Utara,” ujar Kombes Victor secara gamblang saat menggelar konferensi pers mendadak di depan lokasi penyimpanan kacang tanah tak berizin tersebut pada Rabu, 16 September 2026.

Bahkan, sewaktu tim kepolisian menerobos masuk ke lokasi, puluhan ton kacang tanah penyelundupan tersebut sudah rapi tersusun di dalam area gudang tersebut. Akibatnya, polisi menduga kuat bahwa pengelola gudang berencana menyebarkan sekaligus memperdagangkan bahan pangan ilegal tanpa jaminan mutu ini secara bebas ke masyarakat luas demi meraup keuntungan finansial yang berlipat ganda.

Tak hanya itu, para penyidik kepolisian juga menghitung tumpukan karung yang jumlahnya sangat fantastis saat menggeledah lokasi kejadian perkara. Di satu sisi, petugas mengamankan sebanyak 458 karung kacang tanah berukuran jumbo seberat 50 kilogram. Di sisi lain, tim penyidik pun menyita sekitar 1.078 karung tambahan berukuran 25 kilogram yang sudah siap edar ke pasar tradisional maupun modern.

Di samping menyita bahan pangan tersebut, penyidik mengamankan sederet bukti transaksi keuangan dan berkas administrasi yang sangat krusial demi pengusutan hukum. Oleh karena itu, polisi membawa nota pembelian, lembar penjualan, resi bukti setoran tunai, buku surat jalan, buku catatan transaksi harian, dan berkas resmi perjanjian perpanjangan kontrak sewa gudang tersebut sebagai bahan bukti utama.

Namun demikian, ketika polisi menggelar pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara, para pihak yang berada di lokasi ternyata gagap dan sama sekali tidak sanggup menunjukkan dokumen legalitas wajib. Sebab, mereka gagal memperlihatkan berkas Persetujuan Impor (PI), dokumen resmi Laporan Surveyor, dan Sertifikat Karantina Kesehatan yang sangat vital untuk menjamin keamanan pangan serta melindungi konsumen nasional.

Lebih jauh lagi, Kombes Victor menegaskan bahwa jajaran penyidik menduga keras adanya praktik keji berupa pemalsuan dokumen surat-surat administrasi perjalanan. Karenanya, sindikat ini ditengarai sengaja merekayasa berkas perjalanan darat agar pengiriman puluhan ton kacang dari Pelabuhan Dumai menuju Jakarta Utara terkesan legal dan bisa lolos dari incaran aparat.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, dokumen-dokumen palsu tersebut diduga dimanfaatkan oleh para pelaku untuk mengelabui kewaspadaan para petugas karantina di lapangan. Akibatnya, aksi manipulasi ini berhasil mengelabui aparat penegak hukum, baik saat pemeriksaan ketat di dermaga pelabuhan asal Dumai maupun saat tiba di titik pembuangan akhir di pergudangan Jakarta Utara.

“Memang benar, sepanjang rute pergerakan barang dari Dumai hingga bermarkas di gudang Jakarta Utara ini, pelaku cuma menyertakan surat-surat formalitas. Namun demikian, kami saat ini sedang membuktikan secara ilmiah bahwa lembaran surat tersebut memang sengaja dipalsukan oleh mereka,” tegas Kombes Victor dengan penuh kepastian kepada para awak media.

Oleh sebab itu, jajaran penyidik Polda Metro Jaya terus mendalami seluk-beluk asal-usul komoditas pangan tersebut, alur jaringan distribusi gelap di lapangan, sosok penyandang dana utama, serta calon pembeli skala besar yang siap menampung dan mendistribusikan kacang tanah ilegal ini ke tengah masyarakat.

Menariknya, petunjuk awal yang telah dihimpun oleh tim kepolisian justru membuka fakta yang jauh lebih mencemaskan publik. Pasalnya, penyelidikan menunjukkan bahwa aktivitas penyelundupan komoditas impor secara ilegal ini ternyata bukan kali pertama terjadi, melainkan sudah berhasil dilancarkan sebanyak dua kali pengiriman tanpa terdeteksi.

“Apabila kita merujuk pada temuan bukti dokumen, meskipun ini masih berupa petunjuk awal, kelompok ini tercatat sudah dua kali menuntaskan transaksi pengiriman barang ilegal dari Dumai hingga akhirnya tertangkap di Jakarta Utara,” tambah Victor saat menjelaskan temuan barang bukti administrasi tersebut kepada wartawan.

Sementara itu, nilai total kerugian finansial negara akibat praktik kejahatan impor tanpa izin ini masih dihitung secara intensif oleh aparat kepolisian. Oleh karena itu, polisi sengaja menggandeng para ahli dari Direktorat Jenderal Pajak serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk mengkalkulasi potensi kebocoran penerimaan negara serta denda kepabeanan secara presisi.

Selanjutnya, sampai detik ini, tim penyidik Polda Metro Jaya masih terus mencecar sembilan orang terperiksa yang status hukumnya masih ditetapkan sebagai saksi kunci. Polisi menginterogasi mereka secara maraton demi mengupas tuntas peran serta keterlibatan setiap individu dalam skandal penyelundupan pangan berskala besar ini.

“Mengenai penentuan sosok pelaku utama, kami tentu masih menjalankan proses pembuktian materiil secara cermat dan profesional. Oleh sebab itu, hingga hari ini kami belum menetapkan tersangka resmi karena seluruh penanganan perkara masih berada dalam tahap penyidikan mendalam,” pungkas Victor menutup keterangannya secara tegas.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

More From Author

Densus 88 dan Polda Jateng Bantu Polres Sukoharjo Usut Kasus Perusakan Warung Mi & Babi

Tak Ada Pemaksaan Program MBG di Solo, Pemkot Tetap Kawal Ketat Standardisasi Dapur Gizi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot gacor interents-expents Wild West Gold Dalam Genre Adventure Arcade Sweet Bonanza Sebagai Game Match Berbasis Simbol Gates of Olympus Membawa Konsep Game Arcade Starlight Princess Menggabungkan Nuansa Fantasi dan Mekanisme Mahjong Wins 3 Menjadi Game Puzzle Populer Lucky Neko Menghadirkan Game Arcade Bertema Kucing Wild Bounty Showdown Mengusung Game Adventure Bertema Sugar Rush 1000 Menawarkan Game Match Bertema Sweet Bonanza x1000 Menjadi Perbincangan di Kalangan Analisis Mahjong Ways Mengungkap Cara Game Puzzle Perkembangan PG Soft Mendorong Evolusi Game Arcade Pragmatic Play Memperluas Pilihan Game Online Dengan Baccarat Online Sebagai Game Kartu Digital Memperlihatkan RTP Live Menjadi Referensi Data pada Mahjong Ways dan Mahjong Wins 3 Dibandingkan Dinamika Sweet Bonanza dan Starlight Princess Menunjukkan Wild West Gold dan Wild Bounty Showdown Menghadirkan Teknologi Machine Learning Mulai Membentuk Analisis Game Perubahan Tren Game Online 2026 Terlihat dari Slot PGSoft Tidak Pernah Gacor Ini Alasan Ilmiah di Balik RNG RTP 97 Bukan Berarti Untung 97 Miskonsepsi Umum Pemain Slot PGSoft Pola Spin Jam Hoki dan Ritual Sebelum Main Mengapa Semuanya Tidak Mengubah Peluang House Edge Tidak Pernah Tidur Kenapa Kasino Tetap Unggul dalam Jangka Panjang Volatilitas Tinggi vs Rendah Memilih Slot PGSoft Sesuai Risiko Bukan Harapan Buy Feature Autoplay dan Turbo Spin Fitur Praktis atau Jebakan Kehilangan Kendali Efek Hampir Menang Bagaimana Otak Dibuat Merasa Sedikit Lagi Jackpot Chase Loss Semakin Dikejar Semakin Dalam Lubang Keuangannya Paytable Adalah Peta Risiko Bukan Ramalan Kemenangan Kapan Harus Stop Tanda Judi Slot Sudah Tidak Lagi Sehat RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE Mahjong Ways Sebagai Game Puzzle Online Wild West Gold Game Bertema Petualangan Gates Of Olympus Dalam Genre Game Sweet Bonanza Game Puzzle Berbasis Starlight Princess Sebagai Game Arcade Mahjong Wins 3 Game Puzzle Lucky Neko Game Petualangan Bertema Baccarat Online Game Kartu Digital Wild Bounty Showdown Game Bertema Sugar Rush 1000 Game Puzzle Mahjong Ways 2 Game Puzzle Sweet Bonanza X1000 Game Arcade PG Soft Game Digital Berbasis Mahjong Ways Dalam Kategori Game Gates Of Olympus Game Arcade] Lucky Neko Game Bertema Petualangan Wild West Gold Game Petualangan Mahjong Wins 3 Game Puzzle Interaktif Starlight Princess Game Arcade Online Sweet Bonanza Game Puzzle Digital