JAKARTA, Desapenari.id — Baru saja ditertibkan, kini para pengungsi asal Somalia dengan berani kembali menduduki trotoar di belakang kantor UNHCR di Jalan Setiabudi Selatan, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Jumat (3/7/2026). Mereka seolah tak peduli dengan aturan yang telah ditegaskan sebelumnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa jumlah pengungsi yang kembali berkumpul kali ini memang tak sebanyak gelombang sebelumnya. Mereka tampak lesu duduk-duduk di trotoar sambil menunggu nasib yang masih menggantung, sembari kepanasan dan kehujanan tanpa tempat berlindung yang layak.
Sementara itu, di sekitar lokasi, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) bersama Dinas Pertamanan dan Kehutanan tampak sibuk memangkas pohon besar yang rimbun di atas trotoar tersebut. Namun, pemandangan berbeda terjadi sekitar pukul 10.05 WIB ketika sejumlah anggota kepolisian tiba-tiba datang dan langsung berbincang akrab namun tegas dengan para pengungsi yang berkumpul di sana.
Tak berselang lama, tiga petugas Dinas Sumber Daya Air juga ikut terlihat bekerja di sekitar lokasi, menambah hiruk-pikuk suasana di kawasan tersebut. Kehadiran mereka seolah menjadi pemandangan biasa di tengah polemik yang belum menemukan titik terang.
Sebelumnya, aparat keamanan telah meminta para pengungsi untuk mengosongkan trotoar tersebut. Mereka dinilai mengganggu ketertiban umum dan menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat sekitar. Namun, imbauan itu tampaknya diabaikan begitu saja.
UNHCR Tegaskan Pengungsi Wajib Patuh pada Hukum Indonesia
Di sisi lain, Protection Associates UNHCR, Linda Boboy, dengan tegas menyampaikan bahwa para pengungsi di Indonesia tetap memiliki kewajiban untuk mematuhi peraturan yang berlaku di Tanah Air, di samping hak-hak mereka yang dilindungi oleh hukum internasional.
Linda menekankan bahwa setiap tindakan pengungsi yang mengganggu ketertiban umum harus mendapatkan tindakan tegas dari aparat keamanan, tanpa pandang bulu.
“Terlepas dari kewarganegaraan mereka, jika mereka melanggar hukum Indonesia, maka aparat keamanan di Indonesia juga perlu menindak mereka dengan tegas,” ujar Linda dalam keterangan video yang dikutip pada Jumat.
Namun, di balik pernyataan tegas tersebut, Linda mengakui bahwa UNHCR hingga kini belum memiliki solusi konkret terkait penyediaan tempat tinggal baru bagi para pengungsi yang semakin hari semakin memprihatinkan kondisinya.
Menurut penjelasan Linda, para pengungsi hanya diberi pemahaman bahwa menduduki trotoar merupakan tindakan yang melanggar aturan yang berlaku. Mereka juga diminta untuk menandatangani surat perjanjian dengan pihak Imigrasi sebagai komitmen agar tidak mengulangi perbuatan serupa di masa mendatang.
“Dengan demikian, mereka tidak boleh melakukannya lagi dan mereka bersedia menandatangani perjanjian dengan pihak Imigrasi. Jika mereka mengulanginya lagi, maka tindakan tegas akan segera dijatuhkan kepada mereka,” jelas Linda menegaskan.
Kisah Pilu di Balik Trotoar: 12 Tahun Terpisah dari Keluarga
Sebelumnya pada Jumat (26/6/2026), sedikitnya 25 pengungsi asal Somalia dan Afghanistan telah terlebih dahulu menduduki trotoar di pintu belakang kantor UNHCR. Mereka bertahan dengan mendirikan tenda seadanya untuk melindungi diri dari terik matahari dan guyuran hujan yang kerap mengguyur Jakarta.
Salah seorang pengungsi asal Somalia bernama Ayub (19) menceritakan dengan lirih bahwa dirinya dan keluarganya kini benar-benar kehilangan tempat tinggal. Ia mengungkapkan bahwa sejak pertama kali dibawa ke Indonesia, mereka dijanjikan tempat yang aman dan nyaman untuk berlindung.
Awalnya, mereka sempat menerima bantuan dana untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, termasuk menyewa sebuah rumah di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan. Namun, segalanya berubah drastis ketika bantuan tersebut tak lagi mencukupi.
“Sebelumnya kami tinggal di Ciputat dengan tenang. Sekarang terpaksa pindah ke sini karena pemilik rumah berkata, ‘Ayub, jika kamu tidak bisa membayar uang sewa tepat waktu setiap bulan, tolong pergi dari rumah saya.’ Jadi saya menjawab, ‘Baik, saya pergi,'” jelas Ayub dengan nada getir saat ditemui di lokasi, Jumat.
Sementara itu, pengungsi lainnya, Aziz (30), mengaku hanya ingin segera berkumpul kembali dengan keluarganya yang masih berada di Afghanistan. Rasa rindu yang mendalam itu telah ia pendam selama 12 tahun lamanya!
Aziz telah menghabiskan waktu lebih dari satu dekade di Indonesia. Selama beberapa pekan terakhir, ia bersama para pengungsi lainnya rela bertahan di belakang kantor UNHCR dengan mendirikan tenda darurat yang sangat sederhana. Mereka bertahan dalam kondisi yang memprihatinkan hanya untuk berlindung dari panasnya sinar matahari maupun derasnya hujan yang turun.
“Apa yang harus kami perbuat? Saya benar-benar bingung dan putus asa. Setiap saat saya sangat menderita. Seringkali ketika saya sendirian, saya menangis tersedu-sedu, karena selama 12 tahun ini saya terpisah dari keluarga saya,” ujar Aziz dengan mata berkaca-kaca saat ditemui secara terpisah.
Mereka memilih bertahan di lokasi tersebut sebagai bentuk tuntutan lantang agar segera diberangkatkan ke negara tujuan dalam program pemukiman kembali (resettlement) yang telah dinanti-nantikan selama bertahun-tahun lamanya.
Hingga berita ini diturunkan, nasib para pengungsi masih menggantung di ujung tanduk. Akankah mereka akhirnya mendapatkan tempat tinggal layak dan terwujudnya harapan untuk bersatu kembali dengan keluarga? Atau justru tindakan tegas yang akan menjemput mereka? Semua masih menjadi tanda tanya besar yang belum menemukan jawaban pasti.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.


I am really enjoying the theme/design of your weblog.
Do you ever run into any web browser compatibility issues?
A handful of my blog audience have complained about my blog not operating
correctly in Explorer but looks great in Chrome.
Do you have any ideas to help fix this issue?
Have you ever thought about including a little bit
more than just your articles? I mean, what you say is important and everything.
However think about if you added some great pictures or video clips to give your posts more, “pop”!
Your content is excellent but with images and videos, this
blog could definitely be one of the greatest in its field.
Amazing blog!
Hi there it’s me, I am also visiting this site on a regular basis, this website is genuinely good and the people are truly sharing nice thoughts.
Magnificent goods from you, man. I’ve understand your stuff previous to and you are just too wonderful.
I really like what you have acquired here, certainly like what you are saying and the way in which you say it.
You make it entertaining and you still take care of to keep it
smart. I cant wait to read much more from you.
This is really a great web site.
This design is spectacular! You most certainly know
how to keep a reader amused. Between your wit and
your videos, I was almost moved to start my own blog (well,
almost…HaHa!) Fantastic job. I really loved what you had to
say, and more than that, how you presented it. Too cool!
Great article, just what I wanted to find.
I’m really inspired together with your writing
abilities as well as with the layout to your weblog.
Is that this a paid subject or did you customize it your self?
Either way stay up the excellent high quality writing, it’s uncommon to look a great blog like this one nowadays..
Hey I know this is off topic but I was wondering if you knew of any widgets I could add
to my blog that automatically tweet my newest twitter
updates. I’ve been looking for a plug-in like this for quite some time and was hoping
maybe you would have some experience with something like this.
Please let me know if you run into anything. I truly enjoy reading your blog and I look forward to your new updates.
Very nice post. I simply stumbled upon your weblog and wished to say that I have really loved browsing your blog posts. In any case I’ll be subscribing for your rss feed and I am hoping you write again soon!
I’m still learning from you, as I’m trying to reach my goals. I certainly enjoy reading everything that is written on your website.Keep the information coming. I loved it!