Jakarta, Desapenari.id – Pemerintah Kota Jakarta Barat mengakui bahwa proyek ambisius pembangunan dua fasilitas skate park di Kecamatan Tambora masih terhambat oleh persoalan biaya. Kendati demikian, pihaknya terus bergerak aktif mencari solusi agar rencana ini tidak berhenti di tengah jalan.
Kepala Seksi Keolahragaan Suku Dinas Pemuda dan Olahraga (Sudinpora) Jakarta Barat, Usnul Khotimah, mengungkapkan bahwa dana pembangunan memang sepenuhnya bergantung pada program Corporate Social Responsibility (CSR) dari berbagai perusahaan. Oleh karena itu, saat ini timnya tengah gencar menjalin komunikasi dan pendekatan dengan calon mitra potensial.
“Kami sedang memfokuskan upaya pada pencarian sumber pembiayaan yang sifatnya kolaboratif. Strategi kami adalah menggandeng sebanyak mungkin mitra CSR yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan olahraga dan ruang publik,” jelas Usnul saat dihubungi melalui pesan singkat pada Senin (6/7/2026).
Rencana pembangunan skate park di wilayah Tambora sendiri bukanlah proyek isapan jempol belaka. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen besar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menghadirkan ruang aktivitas yang sehat dan produktif, khususnya bagi anak-anak dan generasi muda di ibu kota.
Menurut penuturan Usnul, jajarannya di Pemkot Jakarta Barat sudah melakukan berbagai persiapan matang sejak jauh-jauh hari. Rangkaian kegiatan tersebut mencakup rapat koordinasi internal hingga penyusunan rencana pembangunan yang detail dan terukur. Bahkan, mereka pun melibatkan Induk Organisasi yang membidangi olahraga skateboard untuk memastikan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) disusun secara profesional dan sesuai standar teknis yang berlaku.
Jika berhasil terealisasi, keberadaan skate park ini diprediksi akan menjadi angin segar bagi komunitas skater Tanah Air, sekaligus mengubah wajah kawasan Tambora menjadi lebih dinamis dan kekinian. Namun, semua itu masih menunggu kepastian dari para donatur.
Dua Lokasi Strategis Siap Disulap Jadi Arena Skateboard Kekinian!
Sebelumnya, Pemkot Jakarta Barat sudah menjaring dua lokasi strategis yang dinilai sangat potensial di Kecamatan Tambora untuk disulap menjadi arena skateboard modern sekaligus ruang publik baru yang multifungsi. Dua titik yang dimaksud berada di bawah jalan layang (flyover) Jembatan Dua dan di Taman Jayakarta yang lokasinya tepat di seberang Mal Seasons City.
Pemilihan kedua lokasi tersebut bukan tanpa alasan. Selain memiliki akses yang mudah dijangkau, kawasan tersebut selama ini memang terkesan kurang termanfaatkan secara optimal. Dengan menyulapnya menjadi skate park, Pemkot berharap dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar, sekaligus mengurangi potensi kawasan kumuh atau liar.
Bayangkan, area bawah flyover yang biasanya hanya dipenuhi semak belukar atau tempat parkir liar, nantinya akan berubah menjadi arena penuh warna dengan ramp, rail, dan bowl yang siap digunakan oleh para pecinta olahraga ekstrem. Suasana kawasan pun diprediksi bakal semakin hidup dengan aktivitas positif anak muda setiap harinya.
Pramono Anung Tegaskan: Kolong Flyover Harus Jadi Ruang Publik Bermartabat!
Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah mengeluarkan arahan tegas kepada seluruh wali kota dan bupati di Jakarta untuk memaksimalkan pemanfaatan kawasan kolong tol maupun kolong flyover menjadi ruang publik yang bermanfaat. Pernyataan ini ia sampaikan langsung setelah meninjau secara langsung kesuksesan Skate Park Slipi pada bulan Agustus 2025 lalu.
Dalam kunjungannya tersebut, Pramono menyatakan bahwa ruang-ruang kosong di bawah jalan layang sebenarnya menyimpan potensi besar yang selama ini terabaikan. Ia mencontohkan keberhasilan di kawasan Flyover Slipi yang kini menjadi pusat kegiatan masyarakat yang positif dan terawat dengan baik.
“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menghadirkan ruang publik yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan. Tidak ada lagi alasan bagi kolong-kolong jalan untuk dibiarkan kotor, gelap, dan tidak terurus,” tegas Pramono saat itu.
Arahan gubernur ini tentu saja menjadi angin segar sekaligus amanat bagi Pemkot Jakarta Barat untuk segera mewujudkan rencana pembangunan skate park di Tambora. Dengan adanya dukungan penuh dari pimpinan tertinggi provinsi, diharapkan proses perizinan dan koordinasi lintas sektor dapat berjalan lebih lancar.
Antusiasme Warga Tinggi, Namun CSR Jadi Kunci Utama!
Di tengah gencarnya sosialisasi dan persiapan teknis, antusiasme warga Tambora, terutama kalangan muda, terbilang sangat tinggi terhadap rencana pembangunan dua skate park ini. Banyak dari mereka yang sudah tidak sabar menantikan hadirnya wadah berekspresi dan berolahraga yang representatif di lingkungan tempat tinggalnya.
Seorang pemuda bernama Rizky, yang sehari-hari aktif sebagai skater amatir, mengaku sangat mendukung langkah Pemkot. “Selama ini kami sering kesulitan mencari tempat latihan yang layak dan aman. Kalau skate park ini jadi dibangun, pasti akan sangat membantu perkembangan komunitas skateboard di sini,” ujarnya penuh harap.
Meski dukungan masyarakat mengalir deras, nasib proyek ini tetap bergantung pada kesediaan para pemegang dana CSR. Oleh karena itu, pihak Pemkot Jakarta Barat terus melakukan pendekatan persuasif dan memaparkan berbagai keuntungan bagi perusahaan yang bersedia berkontribusi, mulai dari aspek branding, tanggung jawab sosial, hingga peningkatan citra positif di mata publik.
Dengan segala upaya yang telah dan sedang dilakukan, publik pun berharap agar hambatan biaya ini segera teratasi. Kehadiran skate park di Tambora bukan hanya akan menjadi hadiah bagi para penggemar olahraga ekstrem, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa ruang publik di Jakarta dapat dikelola dengan kreatif, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan generasi muda.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

